News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Viral Metode Pengobatan Ida Dayak, Ini Peringat dari Dokter Bedah Tulang

Nama wanita asal Kalimantan Timur, Ida Dayak akhir-akhir ini masih jadi perbincangan hangat publik karena video metode pengobatan penyakit tulangnya yang viral
Jumat, 7 April 2023 - 11:12 WIB
Ida Dayak dan dr. Asa Ibrahim
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com

Jakarta, tvOnenews.com - Nama wanita asal Kalimantan Timur, Ida Dayak akhir-akhir ini masih menjadi perbincangan hangat publik karena video metode pengobatan penyakit tulangnya yang viral.

Melansir dari VIVA, Ida Dayak sering datang ke wilayah-wilayah untuk mendatangi undangan masyarakat dan tidak memasang tarif.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Fenomena pengobatan Ida Dayak ini menarik perhatian doter spesialis tulang yakti dr. Asa Ibrahim. Melalui akun TikToknya, ia menyoroti penyakit tulang yang diobati oleh Ida Dayak.

Dr. Asa Ibrahim mengaku keran karena pengobatan Ida Dayak yang bisa mengobati orang patah tulang dengan cara ditarik saja langsung sembuh. Hal itu ia beberkan sambil melihatkan aksi Ida Dayak menyembuhkan pasien.

Artikel

"Sendi palsu ini dia bisa digerak-gerakan tapi tidak nyeri, itu penting. Jadi bisa dilihat tadi di video orangnya sampai ketawa-ketawa, sampai santai-santai karena memang dia digerak-gerakan tidak nyeri," ujar dr. Ada Ibrahim.

Ia juga menjelaskan di bagian akhir video tersebut terdapat bapak-bapak yang tangannya menjadi bengkok lagi dan harus dipegang.

Dr. Asa Ibrahim menyarankan agar pasien tersebut dibawa ke rumah sakit untuk diperiksa oleh dokter.

"Jadi sebaiknya cepat berobat ke dokter untuk difiksasi, untuk dibenerin tulangnya supaya tegak lagi, tidak bengkok. Seperti itu," lanjutnya.

Melihat hal itu, dr. Asa Ibrahim kembali membahas kasus serupa yakni fenomena pengobatan Ponari. Saat itu banyak pasien yang justru tambah sakit bahkan meninggal dunia setelah diobati Ponari.

"Sekedar mengingatkan, ribuan orang pernah kegocek, ponari jadi kaya raya. beberapa pasien sempat ada yang tambah parah bahkan sampe meninggal. Pasien2nya? ya berobat lagi ke dokter ujung2nya," tulisnya lewat Twitter, mengutip dari VIVA.

“Menarik sebenarnya fenomena2 seperti ini, kita liat aja nanti endingnya. Yg namanya medis kadang emang saklek, ada penyakit yg ga bisa sembuh kalo ga dioperasi. Byk org yg ga bisa menerima itu, akhirnya percaya dgn yg KATANYA bisa menyembuhkan tanpa operasi, manusiawi sekali," pungkasnya.

Pesulap Merah Bongkar Fakta Tentang Ida Dayak

Baru-baru ini nama perempuan asal Kalimantan Timur, Ida Dayak menjadi tr

Artikel

Bahkan Ida Dayak disebut-sebut karena kesaktiannya yang dapat menyembuhkan penyakit tanpa bantuan medis.

Mengutip dari VIVA, Pesulap Merah yang kerap membongkar rahasia dan trik kesaktian pesulap dan dukun akhirnya ikut mengungkap fakta tentang ida Dayak.

Bahkan Pesulap Merah mengungkap pekerjaan sebenarnya Ida Dayak. Ia mengatakan Ida Dayat hanyalah seorang ahli pijat.

"Tentang IDA DAYAK, pengobatannya ya ahli pijat tulang pada umumnya, semua ahli perbaikan tulang juga memang begitu keahliannya," kata Pesulap Merah di akun Instagram pada Rabu (5/4/2023).

Tak hanya itu, soal minyak bintang yang digunakan oleh Ida Dayak untuk pengobatan juga menjadi sorotan. Ada yang mengatakan bahwa minyak tersebut bisa mengeluarkan darah kotor pasien.

Pesulap Merah juga menjelaskan tentang minyak yang digunakan oleh Ida Dayak itu.

"Terus kalo tentang cairan minyak yang katanya bisa ngeluarin darah kotor itu udah lama gue bongkar kebohongannya di ILMU MERAH, tapi alhamdulillah belakangan ini IDA DAYAK udah nggak pernah lagi praktekin trik itu dan lebih fokus ke keahlian membetulkan tulang yang geser atau tidak sesuai tempatnya," lanjutnya.

Ida Dayak disebut bisa sembuhkan penyakit-penyakit Ini, salah satunya hilangkan benjolan di payudara

Diberitakan sebelumnya, wanita asal Kalimantan Timur atau yang kerap dikenal dengan Ida dayak sungguh diluar nalar, Pasalnya, penyembuhan yang dilakukan Ida Dayak tak menggunakan peralatan atau obat-obatan yang selama ini dilakukan dunia medis.

Saat melakukan ritual pengobatan alternatifnya, Ida Dayak kerap menggerakan anggota tubuhnya, dengan melakukan pemijatan pada bagian tubuh yang merasa sakit atau bermasalah.

Lalu, dengan memberikan olesan minyak berwarna merah atau Ida dayak kerap menyebutnya dengan Minyak Bintang dan ajaibnya bagian tubuh yang sakit tak berapa lama sembuh seperti sedia kala, atau pada tangan seorang anak yang bengkok pun lurus kembali dan sempat viral di media sosial TikTok.

Selain menggerakan anggota tubuh dalam proses penyembuhan pasien, Ida Dayak juga kerap melafalkan kalimat tauhid (laa ilaaha illallaah) dan basmalah (bismillahirrahmanirrahim) yang juga menjadi bukti jika penyembuhan yang dilakukanya tak lain atas izin Allah SWT.

Wanita paruh baya yang kerap menggunakan atribut suku dayak saat melakukan pengobatanya ini, berasal dari Paser, kalimantan Timur.

Memiliki nama lengkap Ida Andriyani, ia lahir 51 tahun yang lalu di Pasir Belengkong, Kabupaten Paser,kalimantan Timur, tepatnya pada 3 Juli 1972.

Penyakit yang telah diobati Ida Dayak pun tak 'kaleng-kaleng', mulai dari penyakit biasa hingga penyakit yang terkadang pihak medis saja pun tak bisa, misalnya saja meluruskan tulang yang menonjol dan bengkok tanpa menggunakan peralatan medis. Bahkan, pengobatan yang dilakukan Ida Dayak dilakukan dalam waktu singkat.  

Sebelum terkenal seperti saat ini, wanita yang berperawakan gempal tersebut, memulai pengobatan alternatifnya berkeliling dari pasar ke pasar. Bahkan, setelah namanya mulai didengar banyak orang atas kemampuanya dalam menyembuhkan berbagai penyakit, Ida Dayak pun mulai keliling ke sejumlah wilayah, seperti Sumatera, Kalimantan, Sulawesi dan Papua.

Saat ini, Ida Dayak tengah berada di Jakarta untuk melakukan pengobatan. Bahkan, kemarin ia sempat melakukan pengobatan di Depak, Jawa barat. Namun sayang, antusias warga yang membludak dan membuat keadaan menjadi chaos, pihak keamanan pun akhirnya membawa Ida Dayak keluar dari lapangan yang sedianya dijadikan tempat pengobatan.

Ida Dayak

Tentu saja batalnya pengobatan yang akan dilakukan oleh Ida Dayak membuat banyak warga yang terlanjut datang ke tempat itu pun kecewa. Sebut saja Aep Saefudin. Aep datang dari Lampung bersama istrinya untuk mendapatkan pengobatan langsung dari Ida Dayak. Dia bersama sang istri yang menggunakan kursi roda berangkat dari Lampung sejak Minggu dan sudah menunggu di lokasi sejak pukul 6 pagi.

"Istri saya sakit stroke sudah 14 tahun. Yang jelas sudah sering berobat kemana-mana tidak ada satupun yang cocok. Mudah-mudahan ini berjodoh," kata Aep.

Hal yang sama juga dirasakan Ira yang datang dari Tangerang. Ira bersama keluarganya datang ke Depok berharap mendapatkan pengobatan dari Ida Dayak. Dia berharap suami, ibu dan kakak iparnya bisa sembuh.

Rat-rata mereka yang akhirnya datang pada pengobatan Ida Dayak, karena ingin mencari alternatif pengobatan selain medis yang dirasakanya belum menunjukan hasil. 

"Cara sudah dilakukannya untuk mengobati keluarganya mulai dari pengobatan dokter hingga alternatif." Ungkap warga Tangerang, Ira. (mii)

Fakta Minyak Ida Dayak

Dari beragam video yang beredar di media sosial, nampak Ida Dayak mengobati anggota tubuh pasiennya sembari menggerakkan tubuhnya dan memijat-mijat dengan minyak bintang.

Ida Dayak nampak membuat tangan seorang anak yang bengkok menjadi lurus kembali hanya dengan bantuan minyak bintang.

Yang membuat nama Ida Dayak semakin melejit adalah dirinya tidak mematok tarif setiap kali menangani pasiennya, alias gratis.

Tak heran jika antusiasme warga yang penasaran dengan Ida Dayak sempat membludak saat ia membuka pengobatan di daerah Depok beberapa waktu lalu.

Ida Dayak Melakukan Praktik Pengobatan Alternatif

Melihat 'kesaktian' Ida Dayak dalam menyembuhkan penyakit pasiennya, netizen pun penasaran dengan minyak bintang yang sering digunakannya.

Ternyata minyak bintang bukanlah hal sembarangan, terutama dalam tradisi suku Dayak sebagai obat tradisional.

Bahkan minyak bintang sudah masuk dalam warisan budaya takbenda Indonesia.

Seperti dilansir tvOnenews.com dari laman resmi Warisan Budaya Takbenda Indonesia, berikut ulasan singkat tentang minyak bintang Dayak.

Minyak bintang adalah salah satu ilmu magis yang berkembang dalam masyarakat Dayak Benuaq dan Dayak Tunjung yang ada di Kabupaten Kutai Barat, Provinsi Kalimantan Timur.

Ternyata, pada mulanya ilmu minyak bintang dipelajari agar penggunanya dapat bertahan sekaligus menyerang musuh.

Pada masa lampau, masih sering terjadi perang antar suku sehingga berkembanglah ilmu minyak bintang yang dipakai selama peperangan.
Minyak bintang dapat diperoleh dengan cara dibeli (temaai) sebesar 5 sampai 10 antang.

Harga tersebut tentu sangat besar pada kala itu sehingga hanya sedikit yang memilikinya dan bukan sembarangan orang yang bisa mendapatkan minyak bintang.

Uniknya, orang yang mempelajari ilmu minyak bintang biasanya akan berkurang minatnya untuk mempelajari ilmu lainnya.

Konon kesaktian ilmu minyak bintang ini sampai disebut-sebut dapat menghidupkan pemiliknya yang telah terbunuh.

Pemiliknya yang sudah tewas konon akan bangkit kembali seiring dengan kemunculan bintang-bintang di langit.

Pemakaian ilmu bintang ini adalah dengan meminum beberapa tetes pada malam hari dan sudah cukup untuk bertahan seumur hidup.

Sayangnya, minyak bintang hanya dapat menolong nyawa pemiliknya dan tidak berlaku untuk orang lain.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, minyak bintang tidak akan bergun jika pemiliknya meninggal dalam kondisi organ tubuh terpotong-potong dan dikuburkan secara terpisah.

Dari sisi fungsi sosial, ilmu minyak bintang pada masa lalu berguna sebagai penambah semangat selama terjadinya perang suku. (far/mii/ree)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 
Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Perseteruan panas antara NAC Breda dan KNVB kian memanas setelah kedua pihak saling berhadapan di Pengadilan Utrecht, Selasa (28/4/2026) waktu Belanda.
Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Rasa duka menyelimuti kediaman almarhumah Nurlaela di Kampung Ceger, Cikarang Timur, saat Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi datang berkunjung, Selasa (28/4). 

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral