News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Zulhas Iri ke Prabowo dan Airlangga, Minta Diajak Jokowi Safari Politik agar Elektabilitas Naik

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) mengaku dirinya juga ingin diajak Presiden Joko Widodo kunjungan kerja layaknya Menteri Pertahanan Prabowo Subianto.
Minggu, 2 April 2023 - 16:05 WIB
Ketum PAN, Zulkifli Hasan bersama dengan Presiden RI Jokowi di Kantor DPP PAN, Minggu (2/4/2023).
Sumber :
  • Muhammad Bagas/tvOnenews.com

Jakarta, tvOnenews.com - Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan mengaku  dirinya ingin diajak Presiden Joko Widodo kunjungan kerja layaknya Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dan Menteri Koordinator Perekonomian, Airlangga Hartarto.

Menurut Zulhas, jika ikut mendampingi Presiden Jokowi bersafari, maka dia juga bisa ketiban 'wangi' Jokowi seperti Prabowo.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mulanya, Zulhas menyinggung elektabilitas Prabowo yang meningkat baru-baru ini. Kemudian, Zulhas memberikan kode kepada Presiden Jokowi terkait peningkatan elektabilitas Prabowo.

Dia menilai, meningkatnya elektabilitas Prabowo karena sering ikut mendampingi Presiden Jokowi berkunjung ke daerah alias mendapatkan restu dari Jokowi.



"(Iri pingin diajak juga?) Oiya, iya gini, kalau kita deket sama Pak Airlangga, pakai minyak wangi, kita kan kebagian wanginya. Bayangin Pak Jokowi kan 74 (persen kinerjanya di percaya publik) disukainya luar biasa, jadi, kalau kita ikut-ikut orang yang wangi, kan kebagian juga wanginya," ucap Zulhas kepada wartawan di Kantor DPP PAN, Jakarta Selatan, Minggu (2/4/2023).

Menteri Perdagangan itu tidak menampik dia juga mau diajak kunjungan kerja oleh Jokowi. Sambil berguyon, dia mengatakan mau juga seperti Airlangga dan Prabowo mendampingi mantan Gubernur DKI Jakarta itu.

"Iya, masa Pak Airlangga terus, saya juga pengen," katanya.

Sebelumnya diberitakan, Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan menyinggung soal meningkatnya elektabilitas Ketum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

Menurut Zulhas, elektabilitas Prabowo naik lantaran selalu terlihat bersama dengan Presiden Joko Widodo dalam kegiatan kunjungan kerja ke sejumlah daerah. Termasuk salah satunya saat panen raya padi di Kebumen.

"Satu filosifi, tetapi tidak tertulis, kalau kita berbisnis ini mesti ikut kalau yang lagi wangi, yang lagi harum, artinya pegang apa aja jadi, masarkan apa aja laku. Bikin apa itu disukai orang. Kalau ikut itu, kita jadi wangi kita. Tapi, kalau ikut yang lagi gak bagus itu ikut pak. Jadi, tidak heran kalau Pak Prabowo panen padi, survei naik," kata Zulhas dalam sambutannya dalam acara 'Silaturahmi Ramadhan' di Kantor DPP PAN, Jakarta Selatan, Minggu (2/4/2023).

Menanggapi hal ini, Jokowi yang menghadiri acara itu pun angkat bicara. Menurut dia, elektabilitas siapa pun naik bukan karena sering terlihat bersama dengannya. Pun termasuk elektabilitas Prabowo Subianto.

“Ini tadi disinggung mengenai Pak Prabowo yang naik elektabilitasnya, saya pikir-pikir naiknya elektabilitas beliau bukan karena saya ya. Karena beliau sendiri dan Gerindra," kata Jokowi menanggapi ucapan Zulhas.

Jokowi kemudian menyimpulkan bahwa ucapan tersebut merupakan kode dari Zulhas untuk juga diajak ikut bersafari layaknya Prabowo.

Eks Gubernur DKI Jakarta ini lantas berguyon ke Zulkifli Hasan. Jokowi berkata kepada Menteri Perdagangan itu untuk ikut dengannya dalam kegiatan kunjungan kerja bulan depan.

“Saya hanya berpikir ini jangan-jangan Pak Zul minta diajak. Baru nangkep saya. Sudah, bulan besok tiga kali sama saya," ucapnya.(rpi/muu)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 
Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Perseteruan panas antara NAC Breda dan KNVB kian memanas setelah kedua pihak saling berhadapan di Pengadilan Utrecht, Selasa (28/4/2026) waktu Belanda.
Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Rasa duka menyelimuti kediaman almarhumah Nurlaela di Kampung Ceger, Cikarang Timur, saat Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi datang berkunjung, Selasa (28/4). 

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral