News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Aipda Ambarita Geledah Paksa Ponsel Warga, Ini Kata Pengamat Kepolisian

Mantan Anggota Kompolnas, Edi Hasibuan mengatakan pemeriksaan hp sesuai SOP  bisa dilakukan polisi hanya terhadap pelaku kejahatan.
Selasa, 19 Oktober 2021 - 22:14 WIB
Aipda Monang Parlindungan Ambarita, Mantan Tim Raisman Backbone Jakarta Timur
Sumber :
  • Instagram @mpambarita

Jakarta - Aipda Monang Parlindungan Ambarita menjadi sorotan usai beredar video viral di media sosial (medsos) yang menampilkan cuplikan dirinya yang ngotot memeriksa ponsel seorang pemuda. Pengamat Kepolisian yang merupakan mantan anggota Kompolnas, Edi Hasibuan menilai tindakan Ambarita bertentangan dengan Peraturan Kapolri (Perkap).

"Tindakan oknum yang memeriksa hp sewenang-wenang itu bertentangan dengan Perkap no. 8 tahun 2009 tentang implementasi prinsip dan standar HAM dalam pelaksanaan tugas kepolisian Republik Indonesia," ujar Edi kepada tim tvonenews.com, Selasa (19/10/2021).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Edi juga mengatakan tindakan Ambarita itu tidak sesuai dengan prosedur dalam kepolisian.

"Tentu salah jika ada polisi bertindak arogan dan bertindak sewenang-wenang. Polisi harus bertindak sesuai prosedur dalam bertugas. Dalam setiap operasi kepolisian harus lebih dahulu kedepankan salam, sapa dan santun dalam menyapa masyarakat," tambah Edi.

Menurutnya, pemeriksaan hp sesuai SOP  bisa dilakukan polisi hanya terhadap pelaku kejahatan.  

Edi mengingatkan kepada seluruh polisi untuk selalu mengikuti prosedur dan selalu menghargai privasi orang lain dalam setiap menjalankan tugas.

Diketahui dari video yang beredar, saat pemuda tersebut menolak, dengan mengatakan bahwa ponsel tersebut adalah privasinya dan merasa tidak melakukan suatu tindak pidana. Ambarita mengatakan bahwa salah satu wewenang polisi adalah memeriksa identitas.

"Biar Saya jelaskan, mas tahu tugas dan wewenang polisi? undang-undnag privasi tuh apa sih, tahu tidak wewenang polisi apa? memeriksa identitas, identitasmu apa? KTP? di situ tidak ditsebutkan KTP," ujar Aipda Ambarita dalam video yang diterima oleh tvonenews.com, Selasa (19/10/2021).

Aipda juga menjelaskan kepada pemuda itu pemeriksaan ponsel dilakukan sebagai upaya pencegahan atas rencana yang melanggar hukum.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kini Ambarita telah dimutasi melalui Telegram Kapolri. Ia juga telah diperiksa Bid Propam Polda Metro Jaya atas dugaan pelanggaran prosedur.(put)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Comeback Conor McGregor ke UFC Makin Dekat, Ini Kata Dana White

Comeback Conor McGregor ke UFC Makin Dekat, Ini Kata Dana White

Presiden UFC, Dana White, menyatakan optimisme bahwa Conor McGregor akan segera kembali bertarung di oktagon, dengan peluang comeback yang kini semakin nyata.
Bung Ropan Komentari Kekalahan Timnas Indonesia atas Bulgaria di Final FIFA Series 2026

Bung Ropan Komentari Kekalahan Timnas Indonesia atas Bulgaria di Final FIFA Series 2026

Timnas Indonesia harus mengakui keunggulan tipis Bulgaria dengan skor 0-1 dalam laga puncak FIFA Series 2026 yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno GBK
Buntut 3 Dokter Magang Tewas, Kemenkes: Bukan Kelebihan Beban Kerja, Ini Kronologi Lengkapnya

Buntut 3 Dokter Magang Tewas, Kemenkes: Bukan Kelebihan Beban Kerja, Ini Kronologi Lengkapnya

Buntut tiga dokter internship atau magang yang meninggal dunia dalam waktu berdekatan di lokasi berbeda. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) angkat bicara terkait
Meski Gagal Comeback, Media Korea Puji Kehebatan Megawati Hangestri di Draft Pemain Asing V-League

Meski Gagal Comeback, Media Korea Puji Kehebatan Megawati Hangestri di Draft Pemain Asing V-League

Meski Megawati Hangestri dipastikan tak kembali ke V-League musim depan, media Korea tetap menyoroti kehebatan “Megatron” saat membahas draft pemain asing.
Seskab Bocorkan Keberhasilan Indonesia Raih Investasi Lebih Rp380 T di Jepang

Seskab Bocorkan Keberhasilan Indonesia Raih Investasi Lebih Rp380 T di Jepang

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyatakan keberhasilan Indonesia meraih komitmen investasi lebih dari Rp380 triliun di Jepang. Keberhasilan ini
Demi Ketahanan Energi Nasional, Bahlil Pastikan Pemerintah Percepatan Blok Masela

Demi Ketahanan Energi Nasional, Bahlil Pastikan Pemerintah Percepatan Blok Masela

Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia memastikan pemerintah mendorong percepatan pengembangan Proyek Strategis Nasional Blok Masela, Maluku. Bahkan Bahlil jelaskan,

Trending

Kalah karena Penalti, John Herdman Bilang Begini soal Permainan Timnas Indonesia vs Bulgaria

Kalah karena Penalti, John Herdman Bilang Begini soal Permainan Timnas Indonesia vs Bulgaria

Kekalahan perdana yang dialami John Herdman bersama Timnas Indonesia tidak serta-merta membuatnya pesimistis. Meski takluk 0-1 dari Timnas Bulgaria di Stadion -
Pengangkatan Hendarsam Marantoko sebagai Dirjen Imigrasi Momentum Tepat untuk Pembenahan

Pengangkatan Hendarsam Marantoko sebagai Dirjen Imigrasi Momentum Tepat untuk Pembenahan

Momentum pengangkatan Hendarsam Marantoko sebagai Direktur Jenderal Imigrasi dinilai sebagai langkah penting dalam upaya pembenahan sektor keimigrasian nasional.
Ihwal Pencalonan Ketua Umum KONI Papua Barat, Gubernur: Tidak Ada Titipan

Ihwal Pencalonan Ketua Umum KONI Papua Barat, Gubernur: Tidak Ada Titipan

Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan jelaskan, tidak ada titipan atau intervensi dari pihak manapun dalam bursa pencalonan Ketua Umum KONI Papua Barat
Di Luar Dugaan Usai Kalah Tipis dari Bulgaria, John Herdman Blak-blakan soal Performa Menakjubkan Timnas Indonesia

Di Luar Dugaan Usai Kalah Tipis dari Bulgaria, John Herdman Blak-blakan soal Performa Menakjubkan Timnas Indonesia

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, mengungkapkan kekecewaannya usai kekalahan tipis 0-1 dari Bulgaria dalam laga FIFA Series 2026. Dia bilang timnas Indonesia
VAR Buat Timnas Indonesia Kebobolan Lawan Bulgaria, Ini Penyebab Skuad Garuda Dapat Hukuman Penalti di Final FIFA Series 2026

VAR Buat Timnas Indonesia Kebobolan Lawan Bulgaria, Ini Penyebab Skuad Garuda Dapat Hukuman Penalti di Final FIFA Series 2026

Timnas Indonesia harus mengubur mimpi meraih gelar FIFA Series 2026 setelah kalah tipis dari Bulgaria. Kekalahan itu ditentukan lewat penalti kontroversial.
Reaksi Francis Ngannou Usai Israel Adesanya Tersungkur di UFC Seattle: Olahraga Ini Tak Selalu Adil

Reaksi Francis Ngannou Usai Israel Adesanya Tersungkur di UFC Seattle: Olahraga Ini Tak Selalu Adil

Mantan juara kelas berat UFC, Francis Ngannou, mengaku patah hati menyaksikan sahabatnya, Israel Adesanya, kalah TKO dari Joe Pyfer dalam UFC Fight Night 271.
Media Vietnam Tak Habis Pikir Kesalahan Fatal saat Timnas Indonesia Takluk dari Bulgaria

Media Vietnam Tak Habis Pikir Kesalahan Fatal saat Timnas Indonesia Takluk dari Bulgaria

Media Vietnam soroti kekalahan Timnas Indonesia 0-1 dari Bulgaria di final FIFA Series 2026, beberkan kesalahan penalti menjadi faktor fatal bagi skuad Garuda.
Selengkapnya

Viral