News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Puluhan Orang Masih Hilang Pascatanah Longsor di Natuna, Polri Kerahkan Ratusan Personel dan Anjing Pelacak

Puluhan orang masih hilang dalam tragedi bencana longsor di Natuna. Polri menerjunkan ratusan personel untuk melakukan proses pencarian korban bencana longsor
Selasa, 7 Maret 2023 - 19:59 WIB
Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Ahmad Ramadhan (kanan) didampingi oleh Karumkit Polri Brigjen Pol Hariyanto (tengah) dan Karo Dokpol Pusdokkes Polri Brigjen Nyoman Eddy (kiri)
Sumber :
  • (ANTARA/Syaiful Hakim)

Jakarta, tvOnenews.com - Bencana longsor di Desa Pangkalan, Kecamatan, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), masih menyisahkan duka yang mendalam. Hingga kini, 49 orang dinyatakan hilang dan belum ditemukan. Untuk melakukan upaya evakuasi dan pencarian korban, Polri menerjukan ratusan personel.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Ahmad Ramadhan mengatakan, Polri menerjunkan 145 anggota untuk evakuasi dan pencarian korban tanah longsor di Natuna, Kepulauan Riau.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Pelaksanaan evakuasi pencarian korban terdiri dari anggota Polri sebanyak 145, anggota kodim, kemudian ada juga dari Basarnas 37 personel, dari BPBD sebanyak 15 personel, kemudian dari petugas damkar 17 personel, kemudian Komposit Garda Pati sebanyak 25 personel, kemudian ada juga dari Satpol PP dan dokter serta perawat," kata Ahmad Ramadhan kepada wartawan di RS Polri, Jakarta, Selasa (7/3/2023).

Rencananya, Polri juga akan menerjukan anjing pelacak dan unit K9 untuk membantu proses evakuasi dan pencarian korban.

Selain menerjunkan personel untuk evakuasi pencarian korban, Polri juga membuka dapur umum di pos lintas negara serta menurunkan tim trauma healing atau pemulihan trauma kepada para korban tanah longsor.

"Kami menurunkan tim trauma healing dari polres dan menyusul dari tim trauma healing Polda Kepri," tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ahmad Ramadhan mengungkapkan Polri turut berduka cita kepada seluruh keluarga korban yang meninggal dunia dalam bencana alam tanah longsor di Kepulauan Riau.

"Kepolisian Negara Republik Indonesia turut berdukacita kepada seluruh keluarga korban meninggal dunia pada bencana alam tanah longsor di Kepulauan Riau, Kabupaten Natuna," kata Ahmad Ramadhan.

Dia menjelaskan bencana tanah longsor yang terjadi pada Senin (6/3) telah merenggut 10 korban jiwa, 47 orang dinyatakan hilang, seorang korban luka berat, tiga korban rawat jalan, dan empat korban kritis.

"Kami tekankan bahwa data ini data Selasa, 7 Maret, pukul 03.00 WIB, ya. Dini hari tadi," ujarnya.

Selain itu, sebanyak 1.216 jiwa mengungsi, dengan rincian 219 jiwa di pos lintas batas negara (PLBN), 215 jiwa di puskesmas, 500 jiwa di pelimpak dan masjid, serta 282 jiwa di SMA 1 Serasan. (ant/mii)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral