News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ini Alasan Teddy Minahasa Namai Kontak Linda dengan Nama “Anita Cepu” di Ponselnya

Ini alasan Teddy Minahasa menamai kontak Linda Pudjiastuti alias Anita dengan nama Anita Cepu di ponselnya.
Senin, 6 Maret 2023 - 06:03 WIB
Ini alasan Teddy Minahasa namai kontak Linda dengan nama “Anita Cepu” di ponselnya
Sumber :
  • Muhammad Bagas/tvOne

Jakarta, tvOnenews.com – Ini alasan Teddy Minahasa menamai kontak Linda Pudjiastuti alias Anita dengan nama Anita Cepu di ponselnya. 

Teddy Minahasa mengungkap nama kontak, alasan pemberian nama kontak Anita Cepu dan awal mula kedekatanya dengan Linda di persidangan, Rabu (1/3/2023).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Teddy Minahasa membenarkan perkenalannya dengan Linda memang terjadi di hotel tempat pijat.

"Sekitar tahun 2005 atau 2006 saat kuliah di UI (Universitas Indonesia). Sebab, saya bersama teman-teman sering selesai kuliah pergi ke sauna atau spa di Hotel Classic Pecenongan," ungkapnya.

Teddy Minahasa membenarkan dirinya mengenal Linda sebagai Anita yang mana saat itu menjadi receptionist hotel tersebut.

tvonenews

Mulanya, Teddy Minahasa menuturkan awal mula kedekatannya dengan Linda hanya berupa hubungan bisnis belaka.

"Jadi, hanya bisnis saja. Tidak ada yang lebih," ujar Teddy Minahasa.

Dari hubungan bisnis itulah Teddy Minahasa berkomunikasi dengan Linda. Dia mengaku tahu nama asli Anita adalah Linda.

Terkait pemberian nama Anita Cepu di ponselnya, Teddy Minahasa mengatakan setiap orang memiliki hak memberi nama kontak di ponsel pribadinya secara bebas.

"Saya kasih nama Anita Cepu itu karena informan buat saya. Jadi, suka-suka saya memberi nama siapa begitu," jelasnya.

Linda Akui Dirinya Adalah Informan di Persidangan Teddy Minahasa

Awal perkenalan antara Linda dan Teddy Minahasa terbongkar dalam sidang lanjutan kasus jual barang bukti narkoba jenis sabu dengan terdakwa mantan Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol Teddy Minahasa di Pengadilan Negeri Jakarta Barat (PN Jakbar), Senin (27/2/2023).

Di persidangan itu, Linda membeberkan awal mula perkenalannya dengan Teddy Minahasa.

Linda yang menjadi saksi di persidangan mengaku pernah bekerja di Hotel Classic.

Ini alasan Teddy Minahasa namai kontak Linda dengan nama “Anita Cepu” di ponselnya. Dok: Muhammad Bagas/tvOne

"Saudara profesi pekerjaannya apa?," tanya Hakim Ketua Jon Sarmanan kepada Linda.

"Saya banyak membantu polisi. Sebagai agen, sebagai informan, kalau ada barang mau masuk dari luar negeri ke Indonesia. Kalau saya ada info, saya infokan ke Polri," jawab Linda.

Dari jawaban itu, Linda mengaku dirinya merupakan informan polisi terkait narkoba dari luar negeri yang masuk ke Indonesia. 

Teddy Minahasa Sebut Informasi Linda Tidak Valid

Teddy Minahasa menyebut informasi yang diberikan Linda tidak valid. Karena itu, dia mengaku sudah tidak lagi berkomunikasi dengan Linda. 

Setelah mengenal sekitar tahun 2005 atau 2006, Teddy Minahasa berkomunikasi lagi dengan Linda di tahun 2007 untuk urusan benda-benda antik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Tidak ada komunikasi lagi. Saya sedang penugasan ke Jawa Tengah,” kata Teddy Minahasa.

“Sampai 2019 yang bersangkutan [Linda] menghubungi saya lagi soal penyelundupan narkoba. Karena informasinya tidak valid, tidak ada komunikasi lagi. Tahun 2022 yang bersangkutan masih menawarkan proyek penjualan barang pusaka,” sambungnya.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

LalalalalalalalalalLalalalalalalalalalLalalalalalalalalal
Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 
Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Perseteruan panas antara NAC Breda dan KNVB kian memanas setelah kedua pihak saling berhadapan di Pengadilan Utrecht, Selasa (28/4/2026) waktu Belanda.

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral