News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Yuk Intip Tradisi Siraman Gong Sekati di Keraton Cirebon

Pencucian Gong Sekati yang merupakan benda pusaka peninggalan Sunan Gunung Jati Cirebon, harus menggunkan air khusus yang merupakan campuran abu dan kembang tujuh rupa.
  • Reporter :
  • Editor :
Jumat, 15 Oktober 2021 - 19:48 WIB
Ritual Pencucian Benda Pusaka Gong Sekati Peninggalan Sunan Gunung Jati Cirebon
Sumber :
  • Tim tvOne/Erfan Septyawan

Cirebon, Jawa Barat – Gong Sekati merupakan salah satu benda pusaka peninggalan Sunan Gunung Jati Cirebon. Usia seperangkat alat musik berupa gong ini telah berumur ratusan tahun. Masyarakat setempat, khusunya di lingkungan keraton Kanoman Cirebon meyakini jika benda pusaka tersebut harus dicuci setiap Bulan Maulid tiba.

Pencucian gong sekati pun tidak boleh sembarangan, harus menggunkan air khusus yang merupakan campuran abu dan kembang tujuh rupa. Setelah air khusus disiapkan, serabut kelapa dan bata merah yang telah dihaluskan yang berfungsi untuk membersikahkan gong juga menjadi bagian yang tidak boleh ditinggalkan dalam pencucian benda pusaka tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelum dicuci, Gong Sekati dikeluarkan terlebih dahulu dari Bangsal Pejimatan setelah didahului dengan doa-doa. Kemudian, dibawa ke Langgar dan dibersihkan untuk dimandikan.

Usai dicuci, seperangkat gong ini akan dimainkan pada malam 8 Maulid, sebagai bentuk tradisi dalam memperingati lahirnya nabi Muhammad Salallahu Alaihi Wasalam.

Juru Bicara Keraton Kanoman, Ratu Raja Arimbi Nurtina mengatakan, Siraman Gong Sekati memiliki makna bersih-bersih. Selain secara fisik, juga bersih jiwa juga pikiran.

"Setelah dibersihkan dan ditata, nanti malam akan dibunyikan Gong Sekati. Atau disebut dengan Awit Muni Gong Sekati." Ujarnya 

Nantinya gong sekati ini akan dibunyikan selama beberapa hari ke depan.

Sayangnya, seperti yang sering terjadi tiap kali ritual ini dilakukan, Tradisi siraman gong sekati di langgar alit keraton Kanoman, selalu di warnai kericuhan. Seperti yang terjadi pada pencucian gong sekati hari Jumat (15/10/2021) ini, mereka berebut air bekas cucian peralatan Wali Songo tersebut. Bahkan, mereka rela datang jauh-jauh demi mengikuti ritual ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak ketinggalan, warga yang datang membawa Jeriken, botol air mineral hingga ember untuk mengambil air bekas cucian benda pusaka tersebut. Warga setempat percaya, dengan khasiat dan berkah yang akan datang dari air bekas cucian tersebut.

“Buat tambak, sawah. Supaya hasil tanamnnya bagus, dilindungi dari hama tikus,” ujar inah. (Erfan septyawan/mii)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 
Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Perseteruan panas antara NAC Breda dan KNVB kian memanas setelah kedua pihak saling berhadapan di Pengadilan Utrecht, Selasa (28/4/2026) waktu Belanda.
Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Rasa duka menyelimuti kediaman almarhumah Nurlaela di Kampung Ceger, Cikarang Timur, saat Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi datang berkunjung, Selasa (28/4). 

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral