GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Soal Pilotnya Disandera, Susi Air: Saya Mengerti Orang Berjuang, Tapi

Tiga pekan sudah pilot Susi Air asal Selandia Baru, Kapten Phillip Mark Mehrtens ditawan oleh Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat - Organisasi Papua Merdeka
Rabu, 1 Maret 2023 - 14:47 WIB
Founder Susi Air, Susi Pudjiastuti saat jumpa pers di Jakarta, Rabu (1/3/2023).
Sumber :
  • Tim tvOnenews/Rika Pangesti

Jakarta, tvOnenews.com - Tiga pekan sudah pilot Susi Air asal Selandia Baru, Kapten Phillip Mark Mehrtens ditawan oleh Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat - Organisasi Papua Merdeka (TPNPB – OPM).

Penawanan terhadap pilot asal Selandia Baru itu dilakukan bertujuan sebagai jaminan politik agar Pemerintah Selandia Baru memutuskan hubungan militer dengan Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebab, TPNPB-OPM menilai bahwa negara-negara barat harus bertanggung jawab karena telah mengirim senjata dan melatih TNI-Polri.

Menurut Juru Bicara TPNPB-OPM Sebby Sambom, Kapten Phillip disandera karena peran politik negaranya yakni Selandia Baru, yang terlibat membantu Indonesia dalam 'pembantaian' warga asli Papua.

Terkini, Kapten Phillip terancam dibunuh jika pemerintah Indonesia masih tetap bersikukuh tidak ingin mengakui kemerdekaan Papua.

Menanggapi hal ini, Pemilik Susi Air, Susi Pudjiastuti buka suara. Susi mengaku tidak habis pikir dengan ulah kelompok kriminal bersenjata (KKB) itu.

"Untuk saya pribadi apa yang terjadi ini adalah hal yang sangat sangat sangat tidak kita harapkan dan kita tidak habis pikir," ungkap Susi saat jumpa pers di Jakarta, Rabu (1/3/2023).

Dia mengatakan, jika menginginkan kemerdekaan maka sebaiknya tak mengambil kemerdekaan orang lain. Dia menilai hal tersebut tak bijak dilakukan.

"Saya mengerti orang berjuang, ini pribadi ya pendapat pribadi. Sebagai seorang pribadi, memperjuangakan kemerdekaan dengan mengambil kemerdekaan orang itu bukanlah cara yang bijak dan benar," kata Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan itu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kemudian, dia mengaku prihatin atas penyanderaan terhadap anak buahnya sekaligus pembakaran armada pesawatnya. Dia mengimbau kepada tentara OPM agar segera membebaskan Phillip Mark Mehrtens dan tak menjadikannya jaminan agar Papua diakui merdeka oleh Pemerintah Indonesia.

"Dan saya sangat prihatin, tidak habis pikir, dan untuk saya pribadi, statemanet saya adalah apapun kita berjuang untuk kebebasan, untuk kebaikan, tentu dengan kebaikan bukan dengan mengambil kemerdekaan orang lain. Itu pendapat pribadi saya," tegasnya. (rpi/ree)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ironis, Pemudik Dipalak 3 Pria di Tanah Abang Jakarta, Polisi Beberkan Kronologinya

Ironis, Pemudik Dipalak 3 Pria di Tanah Abang Jakarta, Polisi Beberkan Kronologinya

Ironis, seorang pemudik asal Pandeglang, Arif, dipalak tiga pria di kawasan Kebon Kacang, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Palak tersebut dengan dalih meminta
Mahfud MD Kritik Keras KPK soal Mantan Menag Yaqut: Ini Hukum Loh!

Mahfud MD Kritik Keras KPK soal Mantan Menag Yaqut: Ini Hukum Loh!

Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) RI Mahfud MD lontarkan kritikan keras terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi KPK
PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

Ketua Umum PP AMPG Said Aldi Al Idrus mengimbau kepada seluruh korban bencana banjir di Aceh Tamiang yang telah menerima bantuan rumah sewa, Huntara, uang lauk,
DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

Anggota Komisi X DPR Robert Joppy Kardinal mengkritik praktik monopoli dan duopoli rute penerbangan, khususnya di wilayah Indonesia Timur seperti Maluku dan
Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Dosen Hukum Tata Negara Universitas Indonesia, Titi Anggraini, menyoroti soal praktik terpilihnya ketua umum partai politik dari kalangan bukan kader partai.
Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.

Trending

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.
DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

Anggota Komisi IV DPR RI Hindun Anisah mengingatkan pemerintah terkait ancaman kenaikan harga pupuk akibat perang Iran dengan Israel dan Amerika Serikat (AS).
Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Ketum PSSI, Erick Thohir, meminta Timnas Indonesia segera mengalihkan fokus ke laga lawan Bulgaria usai meraih kemenangan meyakinkan pada ajang FIFA Series 2026
Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

KH Yahya Zainul Ma'arif alias Buya Yahya menjelaskan hukum membunuh atau menepuk nyamuk secara sengaja akibat diganggu maupun digigit dalam syariat agama Islam.
Pelatih Bulgaria Sindir Level Timnas Indonesia, Starting XI John Herdman Disorot, hingga Media Prancis Heran dengan Calvin Verdonk

Pelatih Bulgaria Sindir Level Timnas Indonesia, Starting XI John Herdman Disorot, hingga Media Prancis Heran dengan Calvin Verdonk

3 berita Timnas Indonesia terpopuler: sindiran pelatih Bulgaria, starting XI John Herdman bikin netizen heboh, hingga Calvin Verdonk disorot media Prancis.
Reaksi Para Pemain Persib Bandung Usai Beckham Putra Cetak Brace untuk Timnas Indonesia, Thom Haye Paling Bangga

Reaksi Para Pemain Persib Bandung Usai Beckham Putra Cetak Brace untuk Timnas Indonesia, Thom Haye Paling Bangga

Para pemain Persib Bandung kompak memberikan reaksi tak lama setelah Beckham Putra mencetak dua gol kemenangan Timnas Indonesia atas Saint Kitts and Nevis.
Bakal Hadapi Timnas Indonesia di Final FIFA Series 2026, Media Bulgaria Lempar Pujian Berkelas untuk Beckham Putra

Bakal Hadapi Timnas Indonesia di Final FIFA Series 2026, Media Bulgaria Lempar Pujian Berkelas untuk Beckham Putra

Aksi berkelas Beckham Putra yang sukses bikin dua gol untuk Timnas Indonesia ke gawang Saint Kitts and Nevis di FIFA Series mendapat pujian dari media Bulgaria.
Selengkapnya

Viral