News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Daftar 3 Sikap Arogan dan Jumawa Teddy Minahasa Saat Persidangan Kasus Peredaran Narkoba

Potret mengejutkan saat sidang pembuktian kasus peredaran narkoba yang menyeret nama Irjen Teddy Minahasa. Pasalnya iya terlihat arogan dan jumawa saat sidang
Kamis, 23 Februari 2023 - 05:00 WIB
Daftar 3 Sikap Arogan dan Jumawa Teddy Minahasa Saat Persidangan Kasus Narkoba
Sumber :
  • tvOnenews.com

Jakarta, tvOnenews.com - Potret mengejutkan terjadi pada saat sidang pembuktian kasus peredaran narkoba Mami Linda yang menyeret nama Irjen Teddy Minahasa. Pasalnya iya terlihat arogan dan jumawa saat sidang berlangung.

Sikap arogansi masih melekat dalam diri mantan Kepala Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Barat Inspektur Jenderal (Irjen) Teddy Minahasa bahkan hingga saat dirinya berada di persidangan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam proses persidangan tahap pembuktian peredaran narkoba jenis sabu tersebut, Teddy Minahasa terlihat beberapa kali menunjukkan sikap kerasnya di depan majelis hakim.

Sikap dan tindakan ini tentunya menambah panjang daftar arogansi Irjen Teddy Minahasa yang belakangan diketahui oleh publik. 

Daftar 3 Sikap Arogan dan Jumawa Teddy Minahasa Saat Persidangan Kasus Peredaran Narkoba. Source: tvOnenews.com

Sebelumnya Irjen Teddy Minahasa terjerat kasus peredaran narkoba jenis sabu saat dirinya masih berpangkat komisaris besar (kombes) polisi

Teddy Minahasa juga pernah memiliki pengalaman yang kurang mengenakkan dengan Presiden Joko Widodo atas sikap arogannya itu.

Belakangan, Teddy Minahasa juga terlihat marah terhadap beberapa saksi saat proses persidangan tahap pembuktian digelar di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Barat.

Berikut adalah Fakta Arogan dan Jumawa Irjen Teddy Minahasa

1. Teddy Minahasa sudah arogan sejak jadi tim pengamanan Jokowi 

Saat Jokowi menjadi calon presiden pada Pemilu Presiden 2014 silam, Teddy Minahasa ditunjuk sebagai koordinator tim pengamanan Jokowi. 

Saat itu, Teddy masih berpangkat komisaris besar (kombes). Teddy Minahasa adalah mantan Kapolres Malang serta mantan Kabid Registrasi dan Identifikasi (Regident) Korlantas Polri.

Pasalnya pengamanan Jokowi mendadak berubah 180 derajat menjadi lebih ketat daripada sebelumnya.

Jika sebelumnya pengawal Jokowi kerap berjalan di belakangnya, namun saat itu para pengawal Jokowi dari kepolisian kerap berada di depan. 

Tidak jarang Teddy Minahasa dan personel kepolisian mendorong, memukul, hingga membentak warga yang berebutan salaman atau berfoto bersama saat Jokowi blusukan di lapangan. 

Hal itu tak hanya menimpa masyarakat saja, tetapi juga para wartawan. Tampilan dan sikap pengawal baru Jokowi ini juga tidak lepas dari perhatian masyarakat luas.

Sebab, semua pengawal Jokowi mengenakan setelan safari putih sehingga keberadaan mereka sangat mencolok perhatian.

Akhirnya Jokowi pun mulai merasa tidak nyaman atas prosedur pengawalan Teddy Minahasa dan personelnya. 

Jokowi menganggap hal tersebut sebagai persoalan serius. Tak berselang lama, Teddy Minahasa digantikan dan tak lagi bertugas sebagai koordinator tim pengamanan usai jadi pemenang Pilpres 2014 silam. 

2. Teddy memarahi penyidik soal hasil tes urine 

Teddy Minahasa juga terlihat memarahi penyidik dari Satuan Reserse Narkoba Polda Metro Jaya dalam sidang tahap pembuktian kasus peredaran narkotika di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Barat, Senin (13/2/2023). 

Teddy Minahasa menolak keterangan yang disampaikan oleh penyidik sekaligus saksi yaitu Tri Hamdani dan Bayu Trisno, dengan suara keras dan nada tinggi. 

Ia menyinggung soal status positif narkoba yang pernah dirilis usai dirinya ditetapkan sebagai tersangka atas peredaran narkotika jenis sabu bersama Mami Linda. 

Teddy menyangkal dan berpendapat bahwa, adanya perbedaan tanggal rilis dengan hasil uji laboratorium yang diterimanya.

3. Merasa masih ada relasi kuasa

Irjen (Purn) Benny Mamoto, Ketua Harian Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) pun turut menyoroti sikap Teddy yang mengeluarkan nada tinggi dalam proses persidangan.

Menurutnya, Teddy Minahasa sedang menggunakan pengaruh kuasanya karena merasa masih aktif sebagai Perwira Tinggi Polri. 

Irjen (Purn) Benny juga berpandangan bahwa cara Teddy Minahasa menekan dan memarahi saksi yang notabene mantan anak buahnya adalah cara dia mempengaruhi saksi agar tidak berkata jujur pada proses persidangan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sikap dan perilaku Teddy dalam proses persidangan menunjukkan kualitas mentalnya. Dengan sikapnya itu, Benny mengatakan sudah bisa menggambarkan sikap Teddy Minahasa selama ini.

(udn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 
Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Perseteruan panas antara NAC Breda dan KNVB kian memanas setelah kedua pihak saling berhadapan di Pengadilan Utrecht, Selasa (28/4/2026) waktu Belanda.
Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Rasa duka menyelimuti kediaman almarhumah Nurlaela di Kampung Ceger, Cikarang Timur, saat Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi datang berkunjung, Selasa (28/4). 

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral