GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

5 Bukti Ustaz Hanan Attaki Warga NU Tulen, mulai Mertuanya Kiai Terpandang di Tuban hingga Pimpin Tahlil

Pembubaran pengajian Ustaz Hanan Attaki di Masjid Al Muttaqien, Pamekasan, Madura pada Minggu (12/2/2023) oleh Banser NU mendapat sorotan di sosial media. Pasal
Minggu, 19 Februari 2023 - 23:04 WIB
Kolase foto Banser NU - Ustaz Hanan Attaki
Sumber :
  • tvonenews.com

Pembubaran pengajian Ustaz Hanan Attaki di Masjid Al Muttaqien, Pamekasan, Madura pada Minggu (12/2/2023) oleh Banser NU mendapat sorotan di sosial media.

Pasalnya ini bukan yang pertama kali pengajian Ustaz Hanan Attaki dibubarkan di Jawa Timur. Tidak sedikit netizen yang heran dengan pembubaran pengajian Hanan ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebab Ustaz Hanan Attaki sendiri dikenal lembut dalam menyampaikan dakwahnya. Diksi-diksinya yang gaul dalam berceramah juga disukai banyak kalangan anak muda.

Dalam beberapa kali pembubaran pengajian Hanan Attaki oleh Banser NU, ustaz asal Aceh itu dianggap berafiliasi dengan HTI, Wahabi, bahkan didanai Yahudi.

Lewat video klarifikasinya yang berjudul DISCLAIMER, Ustaz Hanan Attaki menjelaskan betapa herannya dia dengan berbagai tuduhan yang ditujukan kepadanya itu.  

Dalam video tersebut, Ustaz Hanan Attaki juga menceritakan latar belakangnya sebagai warga NU tulen. TvOnenews.com merangkumnya dalam 5 poin berikut ini:

1. Tumbuh di lingkungan NU Aceh

Tumbuh besar di Aceh, Ustaz Hanan Attaki belajar islam di lingkungkan kultur salafiyah. "Kalau salafiyah di Jawa itu ya NU, Aswaja. Orang Aceh menyebutnya salafiyah,” kata Hanan dalam video DISCLAIMER yang dia unggah di kanal YouTube Hanan Attaki pada Kamis (16/2/2023).

 “Salafiyah itu artinya Aswaja (Ahlussunnah wal Jamaah) kalau di Jawa,” imbuhnya.

2. Menikahi anak kiai NU terpandang di Tuban

Hanan menempuh pendidikan tingginya di Universitas Al Azhar Mesir. Di sana, dia bertemu dengan seorang gadis yang juga berasal dari Indonesia. 

“Saya menikahi istri saya di Al Azhar. Dia dari Tuban, keluarga kiai. Keluarga besarnya di Tuban itu keluarga kiai semua, kiai NU tulen," tegasnya.

Bahkan kakek buyut istrinya itu merupakan salah satu pendiri NU cabang Tuban yang juga memiliki pondok pesantren tahfiz Al Quran pertama di Jenu, Tuban. 

"Beliau bernama Kiai Husain, kami menyebutnya Mbah Husain. Nama pesantrennya Manbail Fakriyah Alchusainiyah," terangnya.

Tidak sampai di sana Hanan juga menerangkan bahwa mertuanya merupakan pengurus masjid Asmoroqondi di wilayah Palang, Tuban. 

Asmoroqondi adalah ayah dari salah satu Wali Songo yakni Sunan Ampel atau Raden Rahmat. 

3. Dirikan sekolah NU hingga jadi wakil kepala sekolah

Ustaz Hanan Attaki juga sempat berkiprah di Tuban. Dia ikut menginisiasi pendirian sekolah NU Bina Anak Sholeh, milik mantan Bupati Tuban Fathul Huda.

Dia ikut merumuskan pendiriannya, mengajar di sana, hingga menjadi wakil kepala sekolah. Kini sekolah tersebut menjadi salah satu yang terbesar di Tuban. 

Saya kenal dekat dengan beliau (Fathul Huda). Dulu awal sekolahnya berdiri saya ikut mengonsep sampai jadi wakil kepala sekolahnya. Dan itu sekolah NU," bebernya.

4. Ceramah di acara sedekah laut

Tidak hanya berkiprah di dunia pendidikan, Ustaz Hanan Attaki juga sering andil dalam acara keagamaan di masyarakat Tuban. Mulai dari acara sholawatan hingga maulid Nabi.

“Termasuk di kegiatan sedekah laut. Saya juga ceramah di sana, juga ngasih motivasi ke anak-anak muda di sana," terangnya.

5. Pimpin tahlil

Lebih dari itu, Ustaz Hanan Attaki juga menjelaskan bahwa dirinya pernah memimpin acara tahlil. Kegiatan yang amat ditentang oleh kelompok wahabi. 

“Karena saya memang tumbuh di keluarga NU. Ada nggak orang wahabi yang mengisi tahlil? Saya mengisi tahlil, saya juga melakukan tahlil untuk keluarga saya sendiri dan orang-orang di kampung,” katanya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Coba bayangin, mana ada orang wahabi mimpin tahlilan, sholawatan, mauludan," imbuhnya.

Bahkan dirinya juga kerap mendapat hujatan dari teman-temannya karena dianggap ahli bid’ah. “Saya gak pernah membalas tuh. Karena saya selalu mengedepankan respek kepada orang lain. Biarkan saja orang menghina kita, nggak akan merendahkan kita juga kok," pungkasnya.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Terbentur Hukum Adat, 6 Korban Inses di Ngada NTT Tak Bisa Kembali Pulang ke Tempat Tinggalnya

Terbentur Hukum Adat, 6 Korban Inses di Ngada NTT Tak Bisa Kembali Pulang ke Tempat Tinggalnya

Kasus kekerasan seksual sedarah (inses) di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur, tengah menjadi sorotan. Pasalnya, penanganan kasus ini menghadapi tantangan
Kemenkes sebut Biang Kerok Praktik Sunat Perempuan di Indonesia, Bagus Tidak untuk Kesehatan?

Kemenkes sebut Biang Kerok Praktik Sunat Perempuan di Indonesia, Bagus Tidak untuk Kesehatan?

Kemenkes baru-baru ini sebut biang kerok praktik sunat perempuan di Indonesia. Sontak, hal ini menuai pertanyaan publik, apakah sunat bagi perempuan bagus untuk
Awas Salah Prosedur dan Terjadi Sengketa, Ini Cara Urus Alih Hak Sertifikat Tanah Warisan

Awas Salah Prosedur dan Terjadi Sengketa, Ini Cara Urus Alih Hak Sertifikat Tanah Warisan

Sebagian warga Indonesia masih banyak belum mengetahui detail terkait urus alih hak sertifikat tanah warisan. Lantas, bagaimana cara urus alih hak sertifikat
Dijadwalkan Hadapi Arslanbek Makhmudov, Tyson Fury Klaim Comeback ke Ring Tinju Tanpa Pelatih

Dijadwalkan Hadapi Arslanbek Makhmudov, Tyson Fury Klaim Comeback ke Ring Tinju Tanpa Pelatih

Tyson Fury engklaim akan menjalani persiapan tanpa pelatih jelang duel melawan Arslanbek Makhmudov pada 11 April di Tottenham Hotspur Stadium.
Kabar Baik untuk Arsenal! Riccardo Calafiori Pulih Jelang Lawan Wolves di Liga Inggris

Kabar Baik untuk Arsenal! Riccardo Calafiori Pulih Jelang Lawan Wolves di Liga Inggris

Bek Arsenal Riccardo Calafiori dipastikan siap tampil menghadapi Wolverhampton Wanderers pada laga lanjutan Liga Inggris, Kamis (19/2/2026)
Ternyata Hukum Peluk dan Cium Istri saat Ramadhan Tidak Membatalkan Puasa dengan Catatan ini

Ternyata Hukum Peluk dan Cium Istri saat Ramadhan Tidak Membatalkan Puasa dengan Catatan ini

Momen buka bersama keluarga mulai direncanakan. Selain itu, momen manis lainnya juga ada, kebersamaan suami dan istri dalam menyiapkan sahur

Trending

Comeback-nya Ronaldo Sukses Pecahkan Rekor Baru dalam Sejarah Liga Pro Saudi, Apa Itu?

Comeback-nya Ronaldo Sukses Pecahkan Rekor Baru dalam Sejarah Liga Pro Saudi, Apa Itu?

Berkat gol di laga melawan Al Fateh tersebut, Ronaldo resmi memecahkan rekor terbaru dalam sejarah sepak bola Arab Saudi. Apa itu?
Kabar Baik untuk Arsenal! Riccardo Calafiori Pulih Jelang Lawan Wolves di Liga Inggris

Kabar Baik untuk Arsenal! Riccardo Calafiori Pulih Jelang Lawan Wolves di Liga Inggris

Bek Arsenal Riccardo Calafiori dipastikan siap tampil menghadapi Wolverhampton Wanderers pada laga lanjutan Liga Inggris, Kamis (19/2/2026)
10 Ucapan Selamat Menjalankan Ibadah Puasa Ramadhan 1447 H, Ide Caption Media Sosial

10 Ucapan Selamat Menjalankan Ibadah Puasa Ramadhan 1447 H, Ide Caption Media Sosial

Berikut 10 contoh ucapan selamat menjalankan ibadah puasa Ramadhan 1447 H, ide caption media sosial.
Ditanya Terkait Perbedaan Awal Puasa Ramadan 1447 H Berbeda, Menag: Jadikanlah Perbedaan Konfigurasi Indah

Ditanya Terkait Perbedaan Awal Puasa Ramadan 1447 H Berbeda, Menag: Jadikanlah Perbedaan Konfigurasi Indah

Pemerintah menetapkan awal puasa atau 1 Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi jatuh pada Kamis (19/2/2026). Namun, sebagian menetapkan awal puasa tidak sama
Ternyata Hukum Peluk dan Cium Istri saat Ramadhan Tidak Membatalkan Puasa dengan Catatan ini

Ternyata Hukum Peluk dan Cium Istri saat Ramadhan Tidak Membatalkan Puasa dengan Catatan ini

Momen buka bersama keluarga mulai direncanakan. Selain itu, momen manis lainnya juga ada, kebersamaan suami dan istri dalam menyiapkan sahur
Penasaran soal Hoki Masa Depan, Warga Medan Ikut Ritual Tjiam Si di Pecinan Glodok

Penasaran soal Hoki Masa Depan, Warga Medan Ikut Ritual Tjiam Si di Pecinan Glodok

Perayaan Imlek 2026 di kawasan Petak Sembilan, Pecinan Glodok, Jakarta Barat, ternyata menarik perhatian masyarakat bukan Tionghoa. Salah satunya warga Medan, 
Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta muda diaspora yang berkarier di Eropa. Sosok Lyfe Oldenstam akui buka peluang bela Garuda usai lihat Jay Idzes.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT