GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Selama Pandemi Kasus Penyelundupan Meningkat 150 Persen

Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Tanjung Emas menyebutkan, ada kenaikan sebesar 150 persen kasus penyelundupan
Selasa, 12 Oktober 2021 - 17:22 WIB
Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Tanjung Emas Memusnahkan Ribuan Barang Milik Negara Eks Kepabeanan (12/10/21)
Sumber :
  • Tim tvOne - Didit Cordiaz

Semarang, Jawa Tengah - Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Tanjung Emas menyebutkan, ada kenaikan sebesar 150 persen kasus penyelundupan barang-barang dari luar negeri ke Jawa Tengah. Pintu masuknya melalui bandara maupun pelabuhan, yang ada di wilayah Jateng.

Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Tanjung Emas Anton Martin mengatakan sepanjang masa pandemi COVID-19 melanda, ternyata tidak menyurutkan aksi penyelundupan barang-barang dari luar negeri. Pernyataan itu dikatakannya di sela pemusnahan ribuan barang milik negara eks kepabeanan di kantornya, Selasa (12/10).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jadi sejak awal 2020 sampai dengan 30 September 2021, ternyata selama pandemi pun masih banyak dan Alhamdulillah kinerja kita masih baik dan ini yang terbesar. Selama pandemi, data kita meningkat dan ini adalah yang terbesar. Peningkatannya dari sisi kualitas sebenarnya meningkat 150 persen," kata Anton.

Anton menjelaskan, barang-barang yang diselundupkan itu kebanyakan adalah minuman keras dengan nilai barang mencapai Rp1,1 miliar dan nilai cukai sebesar Rp1,9 miliar. Selain itu juga ada beberapa peralatan elektronik berupa gawai dan laptop serta monitor komputer.

Menurutnya, selama pandemi tidak membuat orang menghentikan aksi penyelundupan dan malah semakin mengalami peningkatan.

Lebih lanjut Anton menjelaskan, selama masa pandemi ada 642 penindakan yang dilakukan. Sebanyak 306 di antaranya diberi penindakan berupa sanksi administrasi, dan 65 lainnya berupa penindakan re-ekspor.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara untuk barang-barang sitaan yang diamankan, dan memiliki nilai ekonomi dilakukan pelelangan dan masuk ke kas negara.

"Kami juga melakukan hibah ke Pemprov Jateng sebanyak satu kontainer kedelai dan rotan, mudah-mudahan bisa dimanfaatkan dengan baik. Selain itu, kami juga memberikan ratusan laptop kepada para akademisi di lingkungan perguruan tinggi," pungkasnya.(Didiet Cordiaz/Buz)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Emil Audero dan Jay Idzes Jadi Omongan di Serie A, Bukti Kualitas Pemain Timnas Indonesia

Emil Audero dan Jay Idzes Jadi Omongan di Serie A, Bukti Kualitas Pemain Timnas Indonesia

Perhatian publik Tanah Air musim ini tak hanya tertuju pada kiprah Timnas Indonesia, tetapi juga performa para pemainnya di kompetisi elite Eropa. Di Serie A -
Tiga Bintang Timnas Indonesia Absen di FIFA Series 2026, Ini Daftarnya

Tiga Bintang Timnas Indonesia Absen di FIFA Series 2026, Ini Daftarnya

Timnas Indonesia akan ambil bagian dalam ajang FIFA Series 2026 yang digelar pada 27 dan 30 Maret mendatang. Indonesia bahkan ditunjuk sebagai salah satu tuan -
Sesumbar Donald Trump Jika Dirinya Mati Kena Serangan Iran, Maka Ini yang Akan Dilakukan Amerika

Sesumbar Donald Trump Jika Dirinya Mati Kena Serangan Iran, Maka Ini yang Akan Dilakukan Amerika

Pernyataan lama Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali menjadi perbincangan hangat. Ucapan tersebut ramai dibahas ulang setelah serangan gabungan Amerika
Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Masjid Jami'e Darussalam di Jalan Kotabumi Ujung No. 23, Tanah Abang, Jakarta Pusat, menghadirkan konsep arsitektur berbeda dengan bentuk bangunan segitiga. 
Pihak Ibu Tiri Curiga Ayah Kandung Diduga Paksa Nizam Syafei Minum Air Mendidih

Pihak Ibu Tiri Curiga Ayah Kandung Diduga Paksa Nizam Syafei Minum Air Mendidih

​​​​​​​Kasus Nizam Syafei memanas, kuasa hukum ibu tiri curiga ayah kandung diduga paksa Nizam minum air mendidih. Acong Latif ungkap dugaan kekerasan.
Karier Mentereng di Korea dan Turki, Megawati Hangestri Blak-blakan soal Perbedaan Pembinaan Voli di Luar Negeri dan Indonesia

Karier Mentereng di Korea dan Turki, Megawati Hangestri Blak-blakan soal Perbedaan Pembinaan Voli di Luar Negeri dan Indonesia

Megawati Hangestri, yang memiliki pengalaman karier internasional di Korea dan Turki, ungkap perbedaan sistem pembinaan voli di luar negeri dibanding Indonesia.

Trending

Karier Mentereng di Korea dan Turki, Megawati Hangestri Blak-blakan soal Perbedaan Pembinaan Voli di Luar Negeri dan Indonesia

Karier Mentereng di Korea dan Turki, Megawati Hangestri Blak-blakan soal Perbedaan Pembinaan Voli di Luar Negeri dan Indonesia

Megawati Hangestri, yang memiliki pengalaman karier internasional di Korea dan Turki, ungkap perbedaan sistem pembinaan voli di luar negeri dibanding Indonesia.
Inginkan Rematch, Dricus du Plessis Klaim Sudah Temukan Celah Tumbangkan Khamzat Chimaev

Inginkan Rematch, Dricus du Plessis Klaim Sudah Temukan Celah Tumbangkan Khamzat Chimaev

Dricus du Plessis menyatakan siap menantang rematch melawan Khamzat Chimaev. Mantan juara kelas menengah UFC itu yakin telah menemukan kelemahan sang juara.
Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Masjid Jami'e Darussalam di Jalan Kotabumi Ujung No. 23, Tanah Abang, Jakarta Pusat, menghadirkan konsep arsitektur berbeda dengan bentuk bangunan segitiga. 
Pihak Ibu Tiri Curiga Ayah Kandung Diduga Paksa Nizam Syafei Minum Air Mendidih

Pihak Ibu Tiri Curiga Ayah Kandung Diduga Paksa Nizam Syafei Minum Air Mendidih

​​​​​​​Kasus Nizam Syafei memanas, kuasa hukum ibu tiri curiga ayah kandung diduga paksa Nizam minum air mendidih. Acong Latif ungkap dugaan kekerasan.
Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komdis Terbaru, Persib Bandung Dapat Sanksi Berat usai Kericuhan di ACL 2 Lawan Ratchaburi?

Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komdis Terbaru, Persib Bandung Dapat Sanksi Berat usai Kericuhan di ACL 2 Lawan Ratchaburi?

AFC merilis hasil sidang Komite Disiplin usai kericuhan laga Persib vs Ratchaburi di ACL 2. Apakah Maung Bandung dijatuhi sanksi? Ini keputusan resmi dari AFC.
Dulu Kiper Andalan Timnas Indonesia, Eks Pemain Arema FC Ini Kini Aktif Live di TikTok

Dulu Kiper Andalan Timnas Indonesia, Eks Pemain Arema FC Ini Kini Aktif Live di TikTok

Dulu jadi kiper andalan Timnas Indonesia, mantan pemain Arema FC ini kini aktif live di TikTok untuk berjualan keripik.
Siapa Sangka Takdir Megawati Hangestri Memang di Red Sparks: Dari Lawan Asian Games 2018 Menjadi Rekan Setim

Siapa Sangka Takdir Megawati Hangestri Memang di Red Sparks: Dari Lawan Asian Games 2018 Menjadi Rekan Setim

Menghadapi pemain Red Sparks sebagai lawan di Asian Games 2018. Pertemuan kembali seolah menegaskan perjalanan takdir yang mempertemukan Megawati Hangestri.
Selengkapnya

Viral