GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kritik Pemerintah Monarki Inggris, Ratusan Staf di Kediaman Raja Charles Terancam Diberhentikan

The Guardian melaporkan Selasa (13/9/2022), bahwa ratusan staf Clarence House bekas kediaman resmi Raja Charles terancam diberhentikan akibat kritik pemerintah
Kamis, 15 September 2022 - 14:47 WIB
Raja Charles. Kamis (15/9/2022).
Sumber :
  • AP Newsroom

Jakarta - The Guardian melaporkan pada Selasa (13/9/2022), bahwa ratusan staf di Clarence House bekas kediaman resmi Raja Charles terancam bakal diberhentikan.

Sebanyak 100 staf bisa kehilangan pekerjaan karena mengkritik pemerintahan monarki Inggris. Laporan itu muncul di tengah masa transisi yang sedang sibuk mengurusi kepindahan Raja Charles bersama istrinya Camilla ke Istana Buckingham.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Serikat Layanan Publik dan Komersial menyebut keputusan bangsawan untuk memberi tahu staf tentang pemutusan hubungan kerja selama masa berkabung. 

"Sementara beberapa perubahan di seluruh rumah tangga diharapkan, karena peran di seluruh keluarga kerajaan berubah, skala dan kecepatan pengumuman ini sangat tidak berperasaan," kata sekretaris jenderal serikat Mark Serwotka, dikutip dari AP Newsroom Kamis (15/9/2022).

Inggris berada dalam masa berkabung nasional hingga Senin, saat pemakaman kenegaraan Ratu Elizabeth II akan diadakan. The Guardian mengatakan seorang anggota staf Charles yang tidak disebutkan namanya mengatakan semua staf akan marah.  

"Semua orang benar-benar marah. Orang-orang tampak terguncang karenanya,” kata salah satu staf yang tidak ingin disebutkan namanya.

Kritik itu menambah kesan negatif untuk raja berusia 73 tahun itu, setelah dua video yang menunjukkan raja tampak kesal dengan pena yang bocor dan tempat pena menjadi viral di media sosial dalam beberapa hari terakhir.

Dalam satu video, Raja Charles terlihat kehilangan kesabarannya karena pena yang bocor saat dia menandatangani buku pengunjung di depan kamera di Irlandia Utara.

"Ya Tuhan, aku benci ini, aku tidak tahan dengan hal berdarah ini ... setiap waktu yang busuk." Raja Charles terdengar berseru dan bergumam. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Raja Charles sekarang berada di bawah pengawasan media yang ketat dan memiliki jadwal yang melelahkan sejak kematian ibunya di Skotlandia pada Kamis (8/9/2022) lalu. 

Ia dan Camilla terbang dari Skotlandia ke London untuk menghadiri upacara aksesi dan kunjungan ke Parlemen untuk berbicara dengan legislator. (mg2/ree)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

PB PMII Tolak Pelantikan DPD KNPI Sulsel, Nilai Langgar AD/ART

PB PMII Tolak Pelantikan DPD KNPI Sulsel, Nilai Langgar AD/ART

Pelantikan tersebut bertentangan dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) organisasi serta mencederai semangat keberhimpunan pemuda.
Fondasi Hukum Kuat Jadi Aset UMKM Perempuan Naik Kelas

Fondasi Hukum Kuat Jadi Aset UMKM Perempuan Naik Kelas

Usaha yang memiliki legalitas jelas, kesiapan finansial, serta perlindungan merek menjadi aset penting untuk naik kelas.
Di Balik Prestasinya, Yolla Yuliana Punya Kisah Cinta dengan Atlet Basket dan Artis Terkenal

Di Balik Prestasinya, Yolla Yuliana Punya Kisah Cinta dengan Atlet Basket dan Artis Terkenal

Di balik prestasinya di lapangan voli, Yolla Yuliana juga memiliki kisah asmara menarik. Dari atlet hingga artis, beberapa pria ternama pernah mengisi hatinya.
Usai Dikritik 'Membosankan', Charles Oliveira Bongkar Strategi Kemenangannya di UFC 326

Usai Dikritik 'Membosankan', Charles Oliveira Bongkar Strategi Kemenangannya di UFC 326

Menuai kritik karena gaya bertarungnya yang mengandalkan gulat, Charles Oliveira akhirnya mengungkap strategi sabar yang membuatnya mengalahkan Max Holloway.
DPR: Telegram Siaga TNI Bukan untuk Sipil, Masyarakat Tak Perlu Cemas

DPR: Telegram Siaga TNI Bukan untuk Sipil, Masyarakat Tak Perlu Cemas

Anggota Komisi I DPR RI, Okta Kumala Dewi, meminta masyarakat tidak perlu khawatir dengan terbitnya Telegram Panglima TNI Nomor TR/283/2026 yang berisi
Sentilan Pedas Conor McGregor ke Charles Oliveira usai Rebut Sabuk BMF: Dia Tidak Pantas

Sentilan Pedas Conor McGregor ke Charles Oliveira usai Rebut Sabuk BMF: Dia Tidak Pantas

Conor McGregor melontarkan kritik pedas kepada Charles Oliveira usai pertarungan perebutan sabuk BMF di UFC 326, menyebut gaya bertarungnya “sangat buruk”.

Trending

Makin Depresi Ditinggal Megawati Hangestri? Pelatih Red Sparks Ungkap Kekecewaan Berat pada Sosok Ini

Makin Depresi Ditinggal Megawati Hangestri? Pelatih Red Sparks Ungkap Kekecewaan Berat pada Sosok Ini

Setelah ditinggal Megawati Hangestri, Red Sparks mengalami penurunan performa di V-League 2025/2026. Kondisi tersebut membuat pelatih Ko Hee-jin mengkritik.
Penuh Haru, Ayah Vidi Aldiano Sebut Doanya Dikabulkan Tuhan Saat Melepas Kepergian Sang Anak

Penuh Haru, Ayah Vidi Aldiano Sebut Doanya Dikabulkan Tuhan Saat Melepas Kepergian Sang Anak

Ayah Vidi Aldiano, Harry Kiss, mengungkap doa yang dikabulkan Tuhan saat melepas kepergian sang anak. Pesannya menyentuh hati banyak orang.
Mau Mudik Lebaran Pakai Mobil Listrik? Sebelum Berangkat Perhatikan Tips Berikut Agar Perjalanan Aman dan Nyaman

Mau Mudik Lebaran Pakai Mobil Listrik? Sebelum Berangkat Perhatikan Tips Berikut Agar Perjalanan Aman dan Nyaman

Apakah Anda berencana untuk menggunakan mobil listrik saat mudik? Sebelum berangkat, persiapkan tips berikut ini agar perjalanan Anda menjadi aman dan nyaman.
Jelang Big Match Liga Champions, Luca Toni Beri Alarm untuk Bayern Munich

Jelang Big Match Liga Champions, Luca Toni Beri Alarm untuk Bayern Munich

Legenda sepak bola Italia, Luca Toni, mengingatkan Bayern Munich agar tidak meremehkan Atalanta jelang pertemuan kedua tim pada babak 16 besar UEFA Champions League musim ini.
Wujud Kepedulian Sosial di Momen Ramadan, Denpom IV/2 Yogyakarta Gandeng Komunitas Jip Santuni Ratusan Anak Panti Asuhan

Wujud Kepedulian Sosial di Momen Ramadan, Denpom IV/2 Yogyakarta Gandeng Komunitas Jip Santuni Ratusan Anak Panti Asuhan

Momentum bulan Ramadan dimanfaatkan oleh Detasemen Polisi Militer (Denpom) IV/2 Yogyakarta untuk menebar kepedulian kepada sesama dengan mengadakan bakti sosial
Usai Diperiksa Bareskrim Polri Terkait Kasusnya soal Toraja, Pandji Berharap Restorative Justice

Usai Diperiksa Bareskrim Polri Terkait Kasusnya soal Toraja, Pandji Berharap Restorative Justice

Komika Pandji Pragiwaksono berharap kasusnya yang diduga menghina suku Toraja dapat diselesaikan melalui restorative justice (RJ). Diketahui, hari ini Pandji
Fondasi Hukum Kuat Jadi Aset UMKM Perempuan Naik Kelas

Fondasi Hukum Kuat Jadi Aset UMKM Perempuan Naik Kelas

Usaha yang memiliki legalitas jelas, kesiapan finansial, serta perlindungan merek menjadi aset penting untuk naik kelas.
Selengkapnya

Viral