GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ayman al-Zawahri Tewas di Kabul, AS Tuding Taliban Langgar Perjanjian Doha 2020

Serangan pesawat tak berawak AS menewaskan pemimpin Al-Qaeda Ayman al-Zawahri, yang sedang berada di balkon rumah persembunyiannya di Kabul, Afghanistan. 
Rabu, 3 Agustus 2022 - 13:32 WIB
Ayman al-Zawahri, (kiri) mendengarkan selama konferensi pers dengan Osama bin Laden di Khost, Afghanistan, 19 Maret 2004.
Sumber :
  • Associated Press

Islamabad, Pakistan - Serangan pesawat tak berawak AS menewaskan pemimpin Al-Qaeda Ayman al-Zawahri, yang sedang berada di balkon rumah persembunyiannya di Kabul, Afghanistan

Tewasnya al-Zawahri memicu perhatian dunia terhadap para penguasa Taliban di Afghanistan dan kian merusak upaya mereka untuk mendapatkan pengakuan Internasional, serta bantuan dana yang sangat dibutuhkan Afghanistan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam Perjanjian Doha 2020, Taliban sepakat tentang persyaratan penarikan pasukan AS dari Afghanistan, yaitu mereka tidak akan melindungi anggota Al-Qaeda atau mereka yang ingin menyerang AS.

Namun AS menuduh Taliban telah melanggar perjanjian tersebut dan menyebut dalang serangan teror 9/11 itu hidup dibawah perlindungan tokoh-tokoh senior Taliban selama berbulan-bulan.

Al-Zawahri diketahui tinggal di rumah persembunyian di lingkungan kelas atas Shirpur di Kabul, lokasi yang sama dengan kediaman tangan kanan pemimpin senior Taliban Sirajuddin Haqqani, menurut seorang pejabat senior intelijen AS. 

Haqqani adalah wakil pemimpin Taliban, yang menjabat sebagai menteri dalam negeri di pemerintahan dan memimpin jaringan Haqqani, faksi kuat dalam gerakan tersebut.

Di sisi lain Taliban menyebut AS telah melanggar kesepakatan Doha, dimana AS berkomitmen untuk tidak menyerang kelompok itu. Taliban sendiri belum memberi keterangan siapa yang tewas dalam serangan itu.

Juru bicara Taliban Zabihullah Mujahid menuduh AS melanggar Perjanjian Doha dengan melancarkan serangan. Saluran televisi pemerintah Afghanistan yang saat ini berada di bawah kendali Taliban melaporkan bahwa Presiden Joe Biden mengatakan Al-Zawahri telah terbunuh.

"Pembunuhan Ayman al-Zawahri telah menimbulkan banyak pertanyaan," kata seorang pejabat intelijen Pakistan, yang tidak mau disebut identitasnya kepada The Associated Press. 

Al-Zawahri mengambil alih kepemimpinan Al-Qaeda setelah Osama bin Laden tewas di Pakistan pada 2011 silam, dalam sebuah operasi yang dilakukan US Navy SEAL.

Serangan Minggu pagi itu mengguncang Shirpur, yang pernah menjadi distrik bangunan bersejarah yang dihancurkan pada tahun 2003 untuk membuka akses pembangunan rumah mewah bagi para pejabat Afghanistan, yang didukung Barat dan organisasi bantuan internasional. Setelah penarikan pasukan AS pada Agustus 2021, beberapa pemimpin senior Taliban pindah ke rumah-rumah yang terabaikan di sana.

Rumah persembunyian Al-Zawahri yang menjadi target berjarak hanya beberapa blok dari Kedutaan Besar Inggris, yang telah ditutup sejak pengambilalihan pemerintahan Afghanistan oleh Taliban pada Agustus lalu

Pejabat Taliban melarang wartawan untuk melakukan peliputan di rumah yang menjadi target serangan itu. 

Merujuk hasil pemantau kelompok-kelompok militan, Dewan keamanan PBB menyebut bahwa Al-Qaeda menikmati kebebasan yang lebih besar di Afghanistan di bawah pimpinan Taliban namun tidak diberi kebebasan untuk mendukung Taliban.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Laporan tersebut juga mengatakan kedua kelompok itu tetap dekat dan ada sekitar 180 hingga 400 anggota Al-Qaeda berada diantara unit tempur Taliban, sehingga kecil kemungkinan Al-Qaeda akan melakukan serangan langsung di luar Afghanistan, karena kurangnya kemampuan dan mengancam keuntungan yang mereka dapatkan seperti memiliki tempat berlindung yang aman.

Kematian Al-Zawahri ini menjadi ancaman bagi Taliban yang berupaya untuk mendapatkan kembali bantuan internasional. AS dan sekutunya telah memotong dana bantuan dan membekukan aset Afganistan di luar negeri senilai miliaran dolar yang berpotensi membahayakan Afghanistan dan meningkatkan kemiskinan serta krisis kemanusiaan terburuk di dunia.(chm)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pendapat Shin Tae-yong soal Banyak Pemain Timnas Indonesia yang Kini Main di Liga Indonesia

Pendapat Shin Tae-yong soal Banyak Pemain Timnas Indonesia yang Kini Main di Liga Indonesia

Mantan pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong angkat bicara terkait fenomena kembalinya sejumlah pemain naturalisasi ke kompetisi domestik Super League. Shin -
Penilaian Shin Tae-yong untuk Pelatih Anyar Timnas Indonesia John Herdman

Penilaian Shin Tae-yong untuk Pelatih Anyar Timnas Indonesia John Herdman

Mantan pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong menyambut positif penunjukan John Herdman sebagai pelatih baru skuad Garuda. Menurut Shin Tae-yong, John Herdman -
Ramalan Zodiak Hari Ini, 21 Februari 2026: Gemini Jangan Abaikan Masalah Kesehatan!

Ramalan Zodiak Hari Ini, 21 Februari 2026: Gemini Jangan Abaikan Masalah Kesehatan!

Simak 12 ramalan zodiak hari ini, 21 Februari 2026, untuk Aries hingga Pisces. Simak prediksi lengkap seputar cinta, karier, dan keuangan kamu di bawah ini!
Siswi SD Dicabuli Seorang Kakek Pedagang Mainan di Deli Serdang, Polisi: Korban Capai 28 Anak-anak

Siswi SD Dicabuli Seorang Kakek Pedagang Mainan di Deli Serdang, Polisi: Korban Capai 28 Anak-anak

Ironis diksi itu yang dialamatkan sebagian warga Sumut ketika mendengar kabar seorang kakek pedagang mainan berinisial L (65) mencabuli siswi SD di Deli Serdang
Komnas HAM Bakal Punya Penyidik, Pigai: Dididik Langsung oleh Kejagung

Komnas HAM Bakal Punya Penyidik, Pigai: Dididik Langsung oleh Kejagung

MenHAM, Natalius Pigai, memastikan revisi Undang-Undang HAM tahun ini akan memberi kewenangan baru kepada Komnas HAM untuk memiliki penyidik sendiri. Menariknya
Bareskrim Beberkan Tabiat AKBP Didik saat Jadi Kapolres Bima, Mulai Terima Serotan Miliaran dari Bandar Narkoba hingga Ancaman

Bareskrim Beberkan Tabiat AKBP Didik saat Jadi Kapolres Bima, Mulai Terima Serotan Miliaran dari Bandar Narkoba hingga Ancaman

AKBP Didik Putra Kuncoro yang merupakan mantan Kapolres Bima, kini Namanya masih menyedot perhatian publik hingga menuai kritik dari sebagian publik karena

Trending

Ramalan Zodiak Hari Ini, 21 Februari 2026: Gemini Jangan Abaikan Masalah Kesehatan!

Ramalan Zodiak Hari Ini, 21 Februari 2026: Gemini Jangan Abaikan Masalah Kesehatan!

Simak 12 ramalan zodiak hari ini, 21 Februari 2026, untuk Aries hingga Pisces. Simak prediksi lengkap seputar cinta, karier, dan keuangan kamu di bawah ini!
Komnas HAM Bakal Punya Penyidik, Pigai: Dididik Langsung oleh Kejagung

Komnas HAM Bakal Punya Penyidik, Pigai: Dididik Langsung oleh Kejagung

MenHAM, Natalius Pigai, memastikan revisi Undang-Undang HAM tahun ini akan memberi kewenangan baru kepada Komnas HAM untuk memiliki penyidik sendiri. Menariknya
Bareskrim Beberkan Tabiat AKBP Didik saat Jadi Kapolres Bima, Mulai Terima Serotan Miliaran dari Bandar Narkoba hingga Ancaman

Bareskrim Beberkan Tabiat AKBP Didik saat Jadi Kapolres Bima, Mulai Terima Serotan Miliaran dari Bandar Narkoba hingga Ancaman

AKBP Didik Putra Kuncoro yang merupakan mantan Kapolres Bima, kini Namanya masih menyedot perhatian publik hingga menuai kritik dari sebagian publik karena
Ketua BEM UGM Surati UNICEF Minta MBG Dihentikan, Pigai: Itu Menentang HAM

Ketua BEM UGM Surati UNICEF Minta MBG Dihentikan, Pigai: Itu Menentang HAM

Langkah BEM UGM yang menyurati United Nations International Children’s Emergency Fund (UNICEF) dan meminta MBG dihentikan menuai respons keras dari Menteri HAM
Apresiasi untuk Komunitas Game Indonesia: Undian Berhadiah Gadget Digelar Selama Bulan Puasa

Apresiasi untuk Komunitas Game Indonesia: Undian Berhadiah Gadget Digelar Selama Bulan Puasa

Menyambut kemeriahan Bulan Suci Ramadan 2026, sebuah inisiatif menarik dihadirkan bagi komunitas pecinta game di tanah air.
Siswi SD Dicabuli Seorang Kakek Pedagang Mainan di Deli Serdang, Polisi: Korban Capai 28 Anak-anak

Siswi SD Dicabuli Seorang Kakek Pedagang Mainan di Deli Serdang, Polisi: Korban Capai 28 Anak-anak

Ironis diksi itu yang dialamatkan sebagian warga Sumut ketika mendengar kabar seorang kakek pedagang mainan berinisial L (65) mencabuli siswi SD di Deli Serdang
Eks Kapten Jerman Berdarah Surabaya Buka Pintu ke Timnas Indonesia, Bisa Gantikan Posisi Thom Haye

Eks Kapten Jerman Berdarah Surabaya Buka Pintu ke Timnas Indonesia, Bisa Gantikan Posisi Thom Haye

Nama Laurin Ulrich tengah dikaitkan dengan Timnas Indonesia setelah performanya terus menanjak di kompetisi Jerman. Gelandang berdarah Surabaya itu masuk radar?
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT