News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dulu Sangat Terkendali, Kini Selandia Baru Kewalahan Hadapi Covid-19

Sistem kesehatan di Selandia Baru tengah kewalahan. Karena Selandia Baru saat ini sedang menghadapi lonjakan pasien Covid-19 dan flu dengan tes antigen gratis
Kamis, 14 Juli 2022 - 23:48 WIB
Ilustrasi COVID-19
Sumber :
  • Pixabay

Selandia Baru - Sistem kesehatan di negara Selandia Baru tengah kewalahan. Karena Selandia Baru saat ini sedang menghadapi lonjakan pasien Covid-19 dan flu

Beberapa pekan terakhir, jumlah kasus baru mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Dalam rangka mengatasi hal tersebut, pemerintah setempat mengumumkan ketersediaan masker, dan tes cepat antigen akan dibagikan secara cuma-cuma untuk menahan persebaran Covid-19. Serta dapat mengurangi beban sistem kesehatan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pihak berwenang memprediksi gelombang Covid-19 kali ini akan menjadi lebih buruk dibandingkan dengan gelombang pertama. Seluruh rumah sakit di negara tersebut berjuang untuk mengurangi antrian pasien sehingga terpaksa menunda tindakan operasi medis.

Menurut Menteri yang ditunjuk untuk mengatasi Covid-19, Ayesha Verrall mengatakan sistem kesehatan kini tertekan akibat kombinasi sejumlah masalah. 

Selain adanya lonjakan jumlah kasus dan rawat inap, Selandia Baru juga menghadapi wabah flu musiman terburuk dan minimnya jumlah tenaga medis.

Kini negara tersebut telah mencatat kasus baru Covid-19 sebanyak 11.382 kasus pada hari Kamis (14/7/2022). Dari jumlah kasus tersebut, sebanyak 765 pasien harus dirawat di rumah sakit. 

Total jumlah kasus sejak awal pandemi hingga kini sebanyak 68.737 kasus. Meski kebijakan tersebut dicabut, Verrall mengimbau agar masyarakat masih perlu menggunakan masker, mengikuti tes, dan menjalani isolasi jika di antara masyarakat seperti kerabat dekat terbukti positif Covid-19. 

Kini masker dan tes gratis telah tersebar luas. Selain itu apotek juga diperbolehkan menjual obat-obatan untuk mengatasi Covid-19 dan kriteria penerima obat antivirus lebih diperluas.

“Sekarang bukan waktu yang tepat untuk berhenti memakai masker. Bukti menunjukkan memakai masker mengurangi separuh kemungkinan tertular Covid-19,” ujar Verrall.

Selain itu, dirinya menambahkan bahwa masker dapat membantu melindungi diri dari penyakit Influenza.

“Jadi jika Anda tak mau memakai masker untuk (kebaikan) diri sendiri, pakailah demi pekerja kesehatan,” katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berdasarkan data statistic yang ditunjukan oleh John Hopkins University CSSE Covid-19 yang dikutip pada (14/7/2022), Sejak gelombang pertama hingga gelombang kedua sekitar pada awal Februari 2022 belum menunjukan kenaikan angka yang signifikan. 

Hingga akhirnya pada pertengahan bulan Februari 2022, tepatnya pada (25/2/2022), angka kenaikan kasus baru di Selandia baru mengalami kenaikan yang cukup signifikan sebanyak 13.625 kasus pada hari itu. Sampai saat ini, negara tersebut masih gencarnya mengatasi lonjakan kasus Covid-19.(Kmr)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi percobaan penyitaan paksa kendaraan oleh kelompok debt collector atau penagih utang atau yang akrab disapa "mata elang" kembali meresahkan warga.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT