News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bulan Mampu Menyiman Banyak Persediaan Air

Baru-baru ini ada penelitian yang menunjukkan bulan bisa menampung cukup air di bawah permukaannya untuk memenuhi kebutuhan manusia ketika membangun pangkalan
Selasa, 31 Mei 2022 - 11:36 WIB
Permukaan bulan
Sumber :
  • NASA

tvOnenews - Para ilmuwan terus melakukan penelitian mutakhir terkait kemungkinan manusia bisa bertahan hidup di Bulan. Baru-baru ini ada penelitian yang menunjukkan bahwa bulan bisa menampung cukup air di bawah permukaannya.

Hal tersebut akan sangat bermanfaat untuk memenuhi kebutuhan manusia ketika hendak membangun pangkalan atau sebagai bahan bakar roket. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dilansir dari laman Viva, sebuah studi yang diterbitkan di The Planetary Science Journal menyebut bahwa gunung berapi berpotensi meninggalkan simpanan es, terutama di sekitar kutub yang tebalnya bisa puluhan atau bahkan ratusan kaki.
"Ini akan menjadi hadiah bagi penjelajah masa depan yang membutuhkan air untuk diminum dan diproses menjadi bahan bakar roket," kata Ilmuwan Paul Hayne, seperti dikutip Viva dari situs Metro, Selasa, 31 Mei 2022. 

Para ilmuwan tersebut percaya bahwa gas dari letusan gunung berapi purba bisa meninggalkan es setebal ratusan kaki terkubur di Bulan. Es tersebut kemungkinan besar terletak di kutubnya. 

Mereka percaya bahwa 2/5 dari uap air yang dimuntahkan gunung berapi yang meletus 2-4 miliar tahun silam mengendap di kawah yang tidak dapat dijangkau oleh sinar Matahari. 

Selama waktu itu, ribuan mil persegi permukaan Bulan tertutup sungai besar dan danau lava yang telah menciptakan bercak-bercak gelap, membuat satelit alami Bumi itu memiliki penampakan yang khas. 

Selain itu, studi baru menambah bukti bahwa Bulan menyimpan lebih banyak air daripada yang diyakini banyak ilmuwan. Seperti pada tahun 2020, Hayne dan rekan-rekannya memperkirakan bahwa hampir 6.000 mil persegi permukaan Bulan diisi oleh es.

Namun, belum diketahui dengan jelas dari mana air itu berasal. Hayne menyebut gunung berapi purba merupakan sumber yang potensial.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Letusan besarnya diperkirakan telah memuntahkan cukup banyak karbon monoksida dan uap air untuk menciptakan atmosfer tipis dan berumur pendek. Atmosfer tersebut berpotensi meninggalkan es di permukaan.

Untuk menguji teori, ia bersama para ilmuwan memakai simulasi komputer untuk menciptakan kembali kondisi di Bulan jauh sebelum kehidupan kompleks muncul di Bumi. Mereka memperkirakan Bulan akan mengalami erupsi setiap 22 ribu tahun sekali. (Mzn)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi percobaan penyitaan paksa kendaraan oleh kelompok debt collector atau penagih utang atau yang akrab disapa "mata elang" kembali meresahkan warga.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT