GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ini yang Bakal Terjadi Kala Ali Khamenei Wafat, Iran Tidak Langsung Runtuh—Tapi Dunia Bisa Guncang

Jika Ali Khamenei wafat, Iran tak langsung runtuh. Namun sistem militer, suksesi, dan energi global berisiko memicu guncangan besar dunia.
Minggu, 1 Maret 2026 - 09:53 WIB
Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei
Sumber :
  • ANTARA/Xinhua/Shadati

Iran, tvOnenews.com - Iran kini tengah berduka ketika Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei, resmi dinyatakan meninggal dunia syahid. Hal ini sudah dikonfirmasi langsung oleh pihak Iran. Bahkan mereka juga mengadakan 40 hari masa berkabung. 

Tentu saja hal ini memunculkan satu pertanyaan besar mengemuka: apa yang akan terjadi pada Iran—dan dunia—jika figur dengan otoritas tertinggi itu benar-benar wafat?

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sejak berdiri pada 1979, Republik Islam Iran dibangun dengan satu prinsip utama: negara harus lebih besar daripada individu. Gagasan itu diwariskan oleh Ayatollah Ruhollah Khomeini, pendiri Republik Islam, agar sistem tetap berjalan meski pemimpinnya hilang. Namun, kondisi geopolitik terkini membuat kematian Khamenei—jika terjadi—bukan sekadar soal suksesi, melainkan ujian paling keras bagi ketahanan institusional Iran.

Negara Tetap Jalan, Militer Tak Menunggu

Pengalaman masa lalu menunjukkan Iran punya mekanisme bertahan. Saat sejumlah pimpinan militer senior dilaporkan tewas dalam operasi presisi beberapa tahun terakhir, struktur komando digantikan cepat. Rudal tetap diluncurkan, operasi berjalan, dan negara tidak runtuh. Kuncinya ada pada desain komando yang tidak sepenuhnya bergantung pada satu orang.

Inti kekuatan itu berada di Korps Garda Revolusi Iran (IRGC). Sejak awal 2000-an, IRGC membentuk unit-unit provinsi independen dengan rantai komando sendiri. Bahkan, kewenangan peluncuran rudal dilaporkan telah didelegasikan ke level perwira lebih rendah sebagai antisipasi bila pucuk kepemimpinan lumpuh. Artinya, wafatnya pemimpin tertinggi tidak otomatis menghentikan respons militer—justru sebaliknya, sistem bisa terus bergerak secara “otomatis”.

Dampak Langsung: Energi Dunia Tersandera

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Konsekuensi paling cepat terasa bukan di Teheran, melainkan di pasar global. Ketidakpastian komando membuat perusahaan minyak dan gas menahan pengiriman melalui Selat Hormuz, jalur vital yang dilalui sekitar 20 persen pasokan minyak dunia setiap hari. Penangguhan ini bukan ancaman kosong—ia berdampak nyata pada harga energi, inflasi, dan stabilitas ekonomi banyak negara.

Masalahnya, belum ada model pasar yang benar-benar mampu memprediksi perilaku militer Iran ketika daftar target yang telah diotorisasi sebelumnya dieksekusi tanpa kepastian siapa yang bisa memberi perintah “berhenti”. Dalam kondisi seperti ini, risiko salah tafsir dan eskalasi meningkat tajam.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kritik Ivan Kolev ke Timnas Indonesia di Tengah Isu Bakal jadi Pelatih Bulgaria, FIFA Series 2026

Kritik Ivan Kolev ke Timnas Indonesia di Tengah Isu Bakal jadi Pelatih Bulgaria, FIFA Series 2026

Pelatih asal Bulgaria Ivan Kolev membagikan pengalamannya selama berkarier di Indonesia menjelang partisipasi Timnas Bulgaria dalam FIFA Series 2026 yang akan -
Prediksi Ivan Kolev soal Debut John Herdman di Timnas Indonesia, FIFA Series 2026

Prediksi Ivan Kolev soal Debut John Herdman di Timnas Indonesia, FIFA Series 2026

Pelatih asal Bulgaria Ivan Kolev memprediksi bahwa pelatih Timnas Indonesia John Herdman akan lebih banyak mengandalkan pemain lokal pada ajang FIFA Series 2026
Isi Pertemuan Prabowo dengan Megawati Dibocorkan Hasto

Isi Pertemuan Prabowo dengan Megawati Dibocorkan Hasto

Isi pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan Ketua Umum PDIP sekaligus Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri dibocorkan Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto.
Penahanan Gus Yaqut Dialihkan KPK ke Tahanan Rumah Sejak Kamis Malam

Penahanan Gus Yaqut Dialihkan KPK ke Tahanan Rumah Sejak Kamis Malam

Belakangan ini publik mempertanyakan terkait menghilangnya mantan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas alias Gus Yaqut dari Rumah Tahanan (Rutan) KPK
Terungkap, Alasan Utama Menkeu Purbaya Tidak Suntik Modal ke Agrinas Pangan

Terungkap, Alasan Utama Menkeu Purbaya Tidak Suntik Modal ke Agrinas Pangan

Terungkap, alasan Utama Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa tidak akan memberikan penyertaan modal negara ke Agrinas Pangan Nusantara dalam mengerjakan program Koperasi
Anies Baswedan Berkomentar Menohok soal Kasus Aktivis KontraS Andrie Yunus

Anies Baswedan Berkomentar Menohok soal Kasus Aktivis KontraS Andrie Yunus

Kasus aktivis KontraS Andrie Yunus masih menyedot perhatian publik. Bahkan menuai komentar menohok eks Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Diketahui, bebergai

Trending

Suara Hati Megawati Hangestri Jelang Final Four Proliga 2026

Suara Hati Megawati Hangestri Jelang Final Four Proliga 2026

Megawati Hangestri memaknai momen Lebaran sebagai waktu untuk pulang, mengenang, dan memperkuat mental jelang Final Four Proliga 2026. Megatron
Idul Fitri Sudah Berlalu, Boleh atau Tidak Puasa Syawal Tidak Berurutan? Buya Yahya Beri Penjelasannya

Idul Fitri Sudah Berlalu, Boleh atau Tidak Puasa Syawal Tidak Berurutan? Buya Yahya Beri Penjelasannya

Buya Yahya mengambil penjelasan dari Mazhab Imam Syafi'i. Di dalamnya, hukum puasa Syawal selama enam hari tidak dilakukan secara berturut-turut masih sah.
Melihat Kondisi Satrio Wiratama Bayi Panda yang Diberi Nama Oleh Prabowo, Sudah Bisa Merangkak

Melihat Kondisi Satrio Wiratama Bayi Panda yang Diberi Nama Oleh Prabowo, Sudah Bisa Merangkak

Satrio Wiratama adalah seekor panda yang lahir di Taman Safari Indonesia (TSI), Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Nama Satrio sendiri diberikan langsung oleh Prabowo
Dedi Mulyadi Tak Habis Pikir Asep Mudik Jalan Kaki Cuma Modal Bawa Cilok: Berani Mendaki, Takut Minta Ongkos

Dedi Mulyadi Tak Habis Pikir Asep Mudik Jalan Kaki Cuma Modal Bawa Cilok: Berani Mendaki, Takut Minta Ongkos

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) menyayangkan penjual cilok yang mudik berjalan kaki dari Bandung-Ciamis, Asep Kumala Seta tidak berani minta ongkos ke bos.
Coret 17 Pemain, John Herdman Umumkan Skuad Timnas Indonesia di FIFA Series! Ada Ole Romeny Hingga Elkan Baggott

Coret 17 Pemain, John Herdman Umumkan Skuad Timnas Indonesia di FIFA Series! Ada Ole Romeny Hingga Elkan Baggott

Sebanyak 17 pemain dari skuad provisional dicoret hingga akhirnya ada 24 pemain dalam skuad final Timnas Indonesia.
John Herdman Coret Ezra Walian Hingga Ricky Kambuaya, Intip 17 Nama Pemain yang Gagal Tembus Skuad Final Timnas Indonesia

John Herdman Coret Ezra Walian Hingga Ricky Kambuaya, Intip 17 Nama Pemain yang Gagal Tembus Skuad Final Timnas Indonesia

Dari daftar nama yang dicoret, hampir seluruhnya nama berasal dari klub-klub Super League. John Herdman bahkan mencoret Ezra Walian dan Ricky Kambuaya dari daftar final Timnas Indonesia. 
Reaksi Berkelas Go Ahead Eagles Setelah Klub Eredivisie Protes Status Dean James ke PSSI Belanda

Reaksi Berkelas Go Ahead Eagles Setelah Klub Eredivisie Protes Status Dean James ke PSSI Belanda

NAC Breda mengajukan protes dengan meminta pertandingan melawan Go Ahead Eagles diulang. Kekalahan 0-6 dari Go Ahead Eagles dituduhkan NAC Breda karena tidak sahnya klub lawan menurunkan Dean James. 
Selengkapnya

Viral