News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tragedi Satu Keluarga Tewas di Kuantan Diselidiki Polisi Malaysia, Diduga Berawal dari Serangan Kepala Keluarga

Polisi Malaysia menyelidiki kematian lima sekeluarga di Kuantan. Kepala keluarga diduga menyerang anggota keluarga sebelum bunuh diri, motif masih didalami.
Selasa, 17 Februari 2026 - 14:25 WIB
Ilustrasi kematian
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Kepolisian Malaysia tengah menyelidiki kasus kematian tragis lima orang sekeluarga yang ditemukan tak bernyawa di rumah mereka di Lorong Cerating Damai, Kuantan. Peristiwa memilukan ini mengejutkan masyarakat setempat karena korban termasuk dua anak perempuan yang masih balita.

Kasus tersebut pertama kali terungkap pada Selasa (17/2/2026) sekitar pukul 07.00 pagi waktu setempat. Informasi awal disampaikan melalui laporan media lokal, termasuk Bernama dan The Star, yang mengutip keterangan resmi aparat kepolisian.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lima Korban Ditemukan di Lokasi Berbeda dalam Rumah

Kepala Kepolisian Pahang, Yahaya Othman, menjelaskan bahwa seluruh korban merupakan anggota keluarga inti.

Mereka terdiri dari dua anak perempuan berusia tiga dan empat tahun, kedua orang tua mereka yang masing-masing berusia 32 dan 28 tahun, serta seorang nenek berusia 55 tahun.

Petugas menemukan jasad pasangan suami istri dan kedua anak mereka di sebuah kamar tidur. Sementara itu, jenazah sang nenek ditemukan di area dapur rumah tersebut. Penemuan di dua lokasi berbeda ini langsung memicu dugaan adanya tindak kekerasan dalam rumah tangga yang berujung fatal.

Dugaan Pelaku Adalah Kepala Keluarga

Hasil investigasi awal mengarah pada dugaan bahwa pria berusia 32 tahun, yang merupakan ayah dari kedua anak tersebut, telah menyerang anggota keluarganya menggunakan senjata tajam, yang diyakini berupa pisau.

Beberapa korban ditemukan dengan luka-luka yang terlihat jelas, memperkuat indikasi adanya serangan fisik sebelum kematian terjadi.

Setelah diduga melakukan penyerangan terhadap istri, anak-anak, dan ibunya sendiri, pria tersebut diyakini mengakhiri hidupnya. Namun, kepolisian menegaskan bahwa kesimpulan akhir masih menunggu hasil penyelidikan menyeluruh, termasuk laporan forensik dan analisis tempat kejadian perkara (TKP).

Ditemukan oleh Adik Pelaku yang Masih Remaja

Peristiwa tragis ini pertama kali diketahui oleh adik laki-laki terduga pelaku yang baru berusia 15 tahun. Remaja tersebut berada di dalam rumah saat kejadian berlangsung.

Setelah menemukan kondisi keluarga yang sudah tidak bernyawa, ia segera meminta bantuan kepada pihak luar. Laporan darurat itulah yang kemudian membuat aparat kepolisian datang ke lokasi dan melakukan pengamanan area.

Kondisi psikologis saksi utama yang masih di bawah umur kini juga menjadi perhatian pihak berwenang, mengingat ia merupakan orang pertama yang menyaksikan kejadian tersebut.

Riwayat Kehidupan Pelaku Jadi Bagian Penyelidikan

Polisi turut menelusuri latar belakang kehidupan pria tersebut sebelum tragedi terjadi. Berdasarkan informasi awal, ia diketahui baru kembali ke rumah keluarga di Kuantan sekitar satu bulan lalu setelah mengundurkan diri dari pekerjaannya di wilayah lain.

Ia sebelumnya bekerja di negara bagian Selangor sebelum akhirnya pulang. Bahkan, pria itu dilaporkan baru memulai pekerjaan baru di Kuantan sekitar sepekan sebelum kejadian.

Perubahan pekerjaan dan perpindahan tempat tinggal dalam waktu singkat kini menjadi salah satu aspek yang sedang didalami penyidik untuk memahami kemungkinan tekanan ekonomi, psikologis, atau faktor lain yang dapat menjadi pemicu.

Motif Belum Diketahui, Polisi Dalami Bukti Forensik

Meski dugaan awal telah mengarah pada pelaku, kepolisian menegaskan bahwa motif kejadian belum dapat dipastikan. Tim forensik masih melakukan pemeriksaan detail di lokasi untuk mengumpulkan barang bukti, termasuk analisis luka korban dan rekonstruksi peristiwa.

Penyelidikan juga mencakup pemeriksaan riwayat komunikasi, kondisi kesehatan mental, serta hubungan keluarga guna memastikan kronologi yang sebenarnya terjadi sebelum tragedi berlangsung.

“Penyelidikan masih berjalan dan kami belum dapat memastikan motif kejadian,” demikian keterangan kepolisian setempat.

Warga Sekitar Terkejut, Lingkungan Dikenal Tenang

Peristiwa ini mengejutkan warga sekitar yang mengenal keluarga tersebut sebagai pribadi tertutup namun tidak pernah menunjukkan tanda-tanda konflik besar.

Lingkungan Lorong Cerating Damai sendiri dikenal sebagai kawasan permukiman yang relatif tenang. Karena itu, kejadian tersebut menimbulkan rasa duka sekaligus keprihatinan mendalam di tengah masyarakat.

Kasus ini juga kembali menyoroti pentingnya deteksi dini terhadap persoalan domestik, tekanan mental, maupun konflik keluarga yang sering kali tidak terlihat dari luar, namun dapat berujung pada tragedi.

Polisi Minta Publik Tidak Berspekulasi

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi atau menyebarkan informasi yang belum terverifikasi selama proses penyelidikan berlangsung.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Fokus utama saat ini adalah memastikan seluruh fakta terungkap secara objektif melalui pendekatan hukum dan ilmiah, sekaligus memberikan kejelasan bagi keluarga yang ditinggalkan.

Tragedi ini menjadi salah satu kasus paling mengguncang di wilayah tersebut pada awal 2026, sekaligus pengingat bahwa kekerasan dalam lingkup keluarga dapat terjadi secara tiba-tiba dan membawa dampak luas bagi lingkungan sosial. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Polisi Selidiki Dugaan Tindak Pidana Kasus PRT Terjun dari Lantai 4 Indekos di Jakarta Pusat

Polisi Selidiki Dugaan Tindak Pidana Kasus PRT Terjun dari Lantai 4 Indekos di Jakarta Pusat

Polisi tengah mendalami insiden dua orang pekerja rumah tangga (PRT) berinisial R dan D yang terjun dari lantai 4 sebuah indekos di kawasan Bendungan Hilir, Tanah Abang, Jakarta Pusat, pada Rabu (22/4/2026) malam.
Wamen Ekraf Harap Pagelaran Sabang Merauke Bisa Menggugah Rasa Cinta Terhadap Bangsa Indonesia

Wamen Ekraf Harap Pagelaran Sabang Merauke Bisa Menggugah Rasa Cinta Terhadap Bangsa Indonesia

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Republik Indonesia (Wamen Ekraf), Irene Umar menyampaikan apresiasi dan berharap agar Pagelaran Sabang Merauke yang digelar pada 21-23 Agustus 2026, di Indonesia Arena, Senayan, Jakarta Pusat, dapat menggugah rasa cinta terhadap tanah air.
iForte GePagelaran Sabang Merauke Dorong Generasi Muda Cinta Budaya

iForte GePagelaran Sabang Merauke Dorong Generasi Muda Cinta Budaya

iForte akan menggelar Pagelaran Sabang Merauke dengan mengusung tema 'Hikayat Srikandi Nusantara' yang akan berlangsung pada 21-23 Agustus 2026, di Indonesia Arena, Senayan, Jakarta Pusat.
Bojan Hodak Akui Frustrasi Lawan Arema FC, Posisi Persib di Puncak Klasemen Terancam

Bojan Hodak Akui Frustrasi Lawan Arema FC, Posisi Persib di Puncak Klasemen Terancam

Langkah Persib Bandung dalam perburuan gelar juara BRI Super League 2025/2026 sedikit tersendat. Menjamu Arema FC di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) ..
Konflik Maluku–Malut Meningkat Dinilai Meningkat, DPR Desak Operasi Wilayah TNI Dihidupkan Lagi

Konflik Maluku–Malut Meningkat Dinilai Meningkat, DPR Desak Operasi Wilayah TNI Dihidupkan Lagi

Komisi I DPR RI mendesak pemerintah segera menghidupkan kembali dukungan anggaran operasional wilayah di Maluku dan Maluku Utara.
Jakarta Pertamina Enduro Selangkah Lagi Juara Proliga 2026, Gresik Phonska Dipaksa Tunduk di Final Proliga 2026!

Jakarta Pertamina Enduro Selangkah Lagi Juara Proliga 2026, Gresik Phonska Dipaksa Tunduk di Final Proliga 2026!

Jakarta Pertamina Enduro tampil luar biasa saat menghadapi tekanan besar dari Gresik Phonska di leg pertama Grand Final Proliga 2026. Selangkah lagi juara

Trending

Jakarta Pertamina Enduro Selangkah Lagi Juara Proliga 2026, Gresik Phonska Dipaksa Tunduk di Final Proliga 2026!

Jakarta Pertamina Enduro Selangkah Lagi Juara Proliga 2026, Gresik Phonska Dipaksa Tunduk di Final Proliga 2026!

Jakarta Pertamina Enduro tampil luar biasa saat menghadapi tekanan besar dari Gresik Phonska di leg pertama Grand Final Proliga 2026. Selangkah lagi juara
Resah Jadi Pengangguran? Ustaz Adi Hidayat Ungkap Amalan Kunci Pembuka Pintu Rezeki

Resah Jadi Pengangguran? Ustaz Adi Hidayat Ungkap Amalan Kunci Pembuka Pintu Rezeki

Pendakwah Ustaz Adi Hidayat (UAH) membagikan amalan sederhana namun jadi kunci membuka pintu aliran rezeki di saat menjadi pengangguran dan sulit dapat kerja.
Persija Kirim 4 Pemain ke Timnas Indonesia! Keputusan John Herdman Tanpa Rizky Ridho dan Jordi Amat

Persija Kirim 4 Pemain ke Timnas Indonesia! Keputusan John Herdman Tanpa Rizky Ridho dan Jordi Amat

Strategi John Herdman memanggil pemain dari Persija dinilai sebagai langkah taktis untuk memperkuat kedalaman skuad Garuda, khususnya menjelang Piala ASEAN 2026
Daftar Pemain Timnas Indonesia Termahal di Eropa: Jay Idzes Kokoh di Puncak, Mees Hilgers Terjun Bebas

Daftar Pemain Timnas Indonesia Termahal di Eropa: Jay Idzes Kokoh di Puncak, Mees Hilgers Terjun Bebas

Berkiprah di liga-liga top Eropa menjadi bukti nyata peningkatan kualitas pemain Timnas Indonesia. Berdasarkan taksiran Transfermarkt per April 2026, nilai ...
DKI Jakarta Sibuk Tangkap Ikan Sapu-sapu, Dedi Mulyadi: Selama Ini Sudah Diambil Warga Jabar

DKI Jakarta Sibuk Tangkap Ikan Sapu-sapu, Dedi Mulyadi: Selama Ini Sudah Diambil Warga Jabar

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi tak mau kalah dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terkait kegiatan pembersihan ikan sapu-sapu.
Rizky Ridho Resmi Dicoret, Ini Daftar 23 Pemain Timnas Indonesia yang Diprediksi akan Dipanggil John Herdman ke TC Piala AFF 2026

Rizky Ridho Resmi Dicoret, Ini Daftar 23 Pemain Timnas Indonesia yang Diprediksi akan Dipanggil John Herdman ke TC Piala AFF 2026

Rizky Ridho dicoret, berikut daftar 23 pemain Timnas Indonesia yang diprediksi akan dipanggil John Herdman ke pemusatan latihan (TC) jelang Piala AFF 2026.
Peringatan Tegas Dedi Mulyadi untuk ASN Pemprov Jabar dan Kota Bandung: Radius 1 KM dari Kantor Wajib Bersih

Peringatan Tegas Dedi Mulyadi untuk ASN Pemprov Jabar dan Kota Bandung: Radius 1 KM dari Kantor Wajib Bersih

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), gencar melakukan upaya besar untuk mengembalikan daya tarik dan kewibawaan Kota Bandung sebagai ibu kota provinsi. 
Selengkapnya

Viral