Kronologi Lengkap Bocah WNI 6 Tahun Meninggal Dunia setelah Dihantam Mobil di Singapura, Sopir Diringkus
- Antara
Pengemudi Mobil Ditangkap
Dilansir dari Channel News Asia (CNA), Senin, pengemudi berusia 38 tahun langsung ditangkap. Penangkapan tersebut menyusul adanya insiden memilukan dialami WNI.
Mengacu keterangan dari Kepolisian Singapura, pengemudi mobil tersebut lagi membantu penyelidikan. Sayangnya harus berakhir nahas.
Plt. Direktur Pelindungan WNI Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI Heni Hamidah menyebut sopir mobil yang meabrak WNI telah ditangkap dan ditahan oleh pihak Kepolisian setempat.
Cerita Suami Pengemudi Mobil yang Menabrak Bocah WNI
Sementara, dilansir dari laporan Shin Min Daily News, suami sekaligus ayah pelaku menceritakan kondisi anaknya. Perempuan berusia 38 tahun itu sempat syok dan diam membisu.
Kata dia, padahal istrinya sudah melanglang buana untuk mengemudi mobil. Sebab, kekasihnya telah menjadi sopir lebih dari 10 tahun.
"Saat dia menelepon saya, dia tidak bisa berhenti menangis. Dia benar-benar menyalahkan dirinya sendiri dan merasa sangat bersalah," tutur suami pengemudi.
Namun begitu, perempuan berusia 38 tahun itu mau tak mau harus turun guna memastikan kondisi bocah tersebut baik-baik saja.
Tak lama, pengemudi segera menghubungi ambulans untuk memastikan kondisi korban.
Bocah 6 Tahun Meninggal usai Diterbangkan ke Indonesia
Korban langsung diterbangkan menuju Indonesia. Namun, hal itu juga menjadi momen terakhirnya di dunia.
Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Singapura menyampaikan bahwa, bantuan pendampingan dari pihaknya akan rampung untuk keluarga korban.
"KBRI Singapura telah menghubungi keluarga korban dan bertemu dengan ayah korban, serta mendatangi rumah sakit tempat korban berada untuk memberikan dukungan dan bantuan yang diperlukan," tutur Heni dikutip dari Antara, Senin.
(hap)
Load more