News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dokumen Rahasia DOJ Ungkap Misteri Kiswah yang Dikirim ke Jeffrey Epstein

Dokumen rahasia DOJ ungkap pengiriman Kiswah Ka’bah ke Jeffrey Epstein. Korespondensi 2017 ini memicu pertanyaan global soal artefak suci tersebut.
Senin, 2 Februari 2026 - 11:45 WIB
Proses Penggantian Kiswah Ka'bah
Sumber :
  • Tangkapan Layar/The Official Channel of KSA Qur’an TV

Jakarta, tvOnenews.com Dokumen rahasia terbaru terkait kasus Jeffrey Epstein yang dirilis Departemen Kehakiman Amerika Serikat (DOJ) pada 30 Januari 2026 kembali memicu sorotan global. Kali ini, perhatian tertuju pada korespondensi email yang mengungkap pengiriman kontroversial kain suci Ka’bah atau Kiswah ke Amerika Serikat, yang disebut-sebut ditujukan kepada Epstein.

Dalam berkas tersebut, tercantum rangkaian komunikasi elektronik sepanjang Februari hingga Maret 2017 yang membahas pengaturan pengiriman tiga potongan kain terkait Kiswah dari Arab Saudi ke Florida, AS. Pengiriman itu disebut diatur melalui jaringan kontak di Uni Emirat Arab (UEA), dan akhirnya dikaitkan dengan Epstein, yang dikenal sebagai terpidana kasus kejahatan seksual terhadap anak di bawah umur.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Korespondensi Libatkan Pengusaha UEA

Dokumen DOJ menyebut nama seorang pengusaha asal Uni Emirat Arab, Aziza Al-Ahmadi, yang bekerja sama dengan pria bernama Abdullah Al-Maari. Keduanya disebut terlibat dalam pengaturan logistik pengiriman kain tersebut, mulai dari koordinasi dokumen hingga jalur transportasi internasional.

Dalam email yang kini dibuka ke publik, mereka membahas proses pengiriman melalui jalur kargo udara dari Arab Saudi menuju Amerika Serikat menggunakan layanan maskapai British Airways. Pesan-pesan tersebut juga mencantumkan pengurusan faktur, kepabeanan, hingga distribusi akhir di wilayah AS.

Korespondensi itu tidak secara eksplisit menjelaskan alasan pengiriman Kiswah tersebut kepada Epstein. Namun, keterkaitan nama Epstein dalam dokumen resmi DOJ langsung memicu pertanyaan luas tentang bagaimana kain suci yang memiliki nilai religius tinggi bisa berakhir di tangan figur kontroversial seperti dirinya.

Tiga Potongan Kiswah dalam Pengiriman

Email yang tercantum dalam berkas DOJ merinci bahwa pengiriman tersebut mencakup tiga potongan kain berbeda, yakni:

  • Satu potong kain dari bagian dalam Ka’bah

  • Satu potong Kiswah luar yang telah digunakan

  • Satu potong kain dengan bahan serupa namun belum pernah digunakan

Potongan terakhir disebut dalam korespondensi sebagai upaya mengklasifikasikan pengiriman tersebut sebagai “karya seni”, yang diyakini bertujuan mempermudah proses administrasi dan kepabeanan internasional.

Detail teknis ini memperkuat kesan bahwa pengiriman dilakukan secara terstruktur dan terencana, bukan sekadar transaksi informal atau simbolis.

Makna Sakral Kiswah bagi Umat Islam

Kiswah merupakan kain hitam bersulam benang emas yang menyelimuti Ka’bah di Masjidil Haram, Makkah. Setiap tahun, kain tersebut diganti dengan yang baru dalam prosesi resmi, sementara Kiswah lama dipotong-potong dan biasanya disimpan atau diberikan sebagai artefak bernilai tinggi dengan pengawasan ketat.

Bagi umat Islam di seluruh dunia, Kiswah bukan sekadar kain, melainkan simbol kesucian dan kehormatan tempat tersuci dalam agama Islam. Karena itu, kemunculan Kiswah dalam dokumen kasus Epstein menimbulkan keprihatinan dan tanda tanya besar di berbagai kalangan.

Belum Ada Penjelasan Resmi

Hingga kini, belum ada klarifikasi resmi dari otoritas Arab Saudi, pemerintah UEA, maupun pihak terkait lainnya mengenai bagaimana potongan Kiswah tersebut diperoleh dan atas dasar apa pengiriman itu dilakukan. Dokumen DOJ sendiri hanya memuat korespondensi administratif tanpa menyebut adanya pelanggaran hukum spesifik terkait transaksi tersebut.

Namun, pakar hukum internasional menilai bahwa keberadaan artefak religius sensitif dalam jaringan logistik pribadi figur kontroversial seperti Epstein tetap menjadi isu serius, baik dari sisi etika maupun tata kelola lintas negara.

DOJ Tegaskan Transparansi Arsip

Departemen Kehakiman AS sebelumnya menyatakan bahwa rilis dokumen Epstein bertujuan meningkatkan transparansi publik atas arsip penyelidikan yang selama ini disegel. Ribuan halaman email, foto, dan catatan perjalanan kini dibuka untuk memastikan akuntabilitas proses hukum, meski tidak seluruh isi dokumen tersebut mengandung tuduhan pidana baru.

Kemunculan korespondensi soal Kiswah dalam arsip ini pun dipandang sebagai bagian dari data mentah yang sebelumnya tidak dapat diakses publik, bukan sebagai penetapan kesimpulan hukum baru.

Publik Global Soroti Sensitivitas Temuan

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sejak dokumen tersebut dirilis, perbincangan mengenai Kiswah dan Epstein ramai di media sosial serta forum internasional. Banyak pihak mempertanyakan bagaimana simbol sakral umat Islam bisa terlibat dalam jaringan pribadi tokoh yang memiliki rekam jejak kriminal berat.

Meski belum ada bukti bahwa Kiswah tersebut digunakan untuk tujuan ilegal, publik menilai temuan ini menambah kompleksitas dan misteri dalam kasus Epstein, yang hingga kini masih menyisakan banyak pertanyaan tak terjawab. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Al-Azhar Kairo Puji Peran Strategis Prabowo dan Haji Isam soal Cetak Ulama Unggul Wasathiyah

Al-Azhar Kairo Puji Peran Strategis Prabowo dan Haji Isam soal Cetak Ulama Unggul Wasathiyah

Apresiasi khusus disampaikan kepada Presiden RI Prabowo Subianto dan Ketua Dewan Pembina ASFA Foundation.
Mulai Malam ini Amalkan, Sunnah Rasulullah SAW ini Dianjurkan UAH Pahalanya Setara Ibadah Umrah

Mulai Malam ini Amalkan, Sunnah Rasulullah SAW ini Dianjurkan UAH Pahalanya Setara Ibadah Umrah

Simak amalan sunnah Rasulullah SAW yang disampaikan Ustaz Adi Hidayat
Malam Kelam Garuda Muda! Timnas Indonesia U-17 Tak Berdaya Lawan China

Malam Kelam Garuda Muda! Timnas Indonesia U-17 Tak Berdaya Lawan China

Timnas Indonesia U-17 menelan kekalahan telak saat menjalani laga uji coba pertama melawan China U-17.
Fakta Mengejutkan Kabar Penyekapan 5 Karyawan Ekspedisi di Tanjung Priok, Polisi Temukan Ruangan Terbuka Tak Terkunci

Fakta Mengejutkan Kabar Penyekapan 5 Karyawan Ekspedisi di Tanjung Priok, Polisi Temukan Ruangan Terbuka Tak Terkunci

Aparat kepolisian Polsek Tanjung Priok, Jakarta Utara, mengungkap fakta mengejutkan terkait kabar dugaan penyekapan 5 karyawan jasa pengiriman (ekspedisi). 
Tak Cukup Lewat Media Sosial, Klarifikasi Denada Disebut Belum Menyentuh Ikatan Batin Ibu dan Anak

Tak Cukup Lewat Media Sosial, Klarifikasi Denada Disebut Belum Menyentuh Ikatan Batin Ibu dan Anak

Setelah menanti cukup lama, akhirnya kini Ressa Rizky Rossano mendapat pengakuan anak kandung dari Denada. Meski terasa senang namun tak membuat sepenuhnya lega
Sampaikan Arahan Prabowo di Gala Dinner ABAC 2026, Menko AHY: Infrastruktur Tetap Jadi Tulang Punggung Ekonomi RI

Sampaikan Arahan Prabowo di Gala Dinner ABAC 2026, Menko AHY: Infrastruktur Tetap Jadi Tulang Punggung Ekonomi RI

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menekankan pesan Presiden Prabowo Subianto terkait infrastruktur kepada 21 anggota APEC.

Trending

Mulai Malam ini Amalkan, Sunnah Rasulullah SAW ini Dianjurkan UAH Pahalanya Setara Ibadah Umrah

Mulai Malam ini Amalkan, Sunnah Rasulullah SAW ini Dianjurkan UAH Pahalanya Setara Ibadah Umrah

Simak amalan sunnah Rasulullah SAW yang disampaikan Ustaz Adi Hidayat
Malam Kelam Garuda Muda! Timnas Indonesia U-17 Tak Berdaya Lawan China

Malam Kelam Garuda Muda! Timnas Indonesia U-17 Tak Berdaya Lawan China

Timnas Indonesia U-17 menelan kekalahan telak saat menjalani laga uji coba pertama melawan China U-17.
Fakta Mengejutkan Kabar Penyekapan 5 Karyawan Ekspedisi di Tanjung Priok, Polisi Temukan Ruangan Terbuka Tak Terkunci

Fakta Mengejutkan Kabar Penyekapan 5 Karyawan Ekspedisi di Tanjung Priok, Polisi Temukan Ruangan Terbuka Tak Terkunci

Aparat kepolisian Polsek Tanjung Priok, Jakarta Utara, mengungkap fakta mengejutkan terkait kabar dugaan penyekapan 5 karyawan jasa pengiriman (ekspedisi). 
Resmi! AFC Jatuhkan Sanksi Cukup Berat usai Timnas Futsal Indonesia Ciptakan Sejarah di Piala Asia 2026, Ada Masalah Serius Apa?

Resmi! AFC Jatuhkan Sanksi Cukup Berat usai Timnas Futsal Indonesia Ciptakan Sejarah di Piala Asia 2026, Ada Masalah Serius Apa?

PSSI didenda Rp235 juta oleh AFC usai Piala Asia Futsal 2026 akibat pelanggaran penonton masuk lapangan. Sanksi muncul di tengah pencapaian bersejarah Indonesia
Update Ranking Dunia Timnas Futsal Indonesia Usai Buat Kejutan di Piala Asia 2026: Sejajar dengan Negara Kuat Eropa

Update Ranking Dunia Timnas Futsal Indonesia Usai Buat Kejutan di Piala Asia 2026: Sejajar dengan Negara Kuat Eropa

Setelah mencatatkan sejarah dengan menjadi runner-up Piala Asia 2026, Timnas Futsal Indonesia berpotensi alami kenaikan peringkat di ranking dunia FIFA.
Jadwal Final Kejuaraan Beregu Asia 2026: China Berpeluang Sapu Bersih Medali Emas, Indonesia Kawinkan Perunggu

Jadwal Final Kejuaraan Beregu Asia 2026: China Berpeluang Sapu Bersih Medali Emas, Indonesia Kawinkan Perunggu

Jadwal final Kejuaraan Beregu Asia 2026, di mana China berpeluang menyapu bersih medali emas dan Indonesia hanya menjadi penonton usai kawinkan perunggu.
Kabar Baik untuk John Herdman, Striker Keturunan Jogja di Liga Eropa Ini Masuk Radar Naturalisasi Timnas Indonesia

Kabar Baik untuk John Herdman, Striker Keturunan Jogja di Liga Eropa Ini Masuk Radar Naturalisasi Timnas Indonesia

Robin Mirisola, striker muda berdarah Jogja yang bermain di KRC Genk, masuk radar naturalisasi Timnas Indonesia. Simak profilnya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT