GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kontras Venezuela: Rakyat Sambut Penangkapan Maduro, Pemerintah Marah ke AS

Warga Venezuela justru merayakan penangkapan Presiden Nicolás Maduro oleh AS. Diaspora euforia, warga dalam negeri lega namun waspada.
Senin, 5 Januari 2026 - 13:09 WIB
Presiden Venezuela Nicolas Maduro
Sumber :
  • Anadolu

Jakarta, tvOnenews.com — Penangkapan Presiden Venezuela Nicolás Maduro oleh Amerika Serikat pada Sabtu, 3 Januari 2025, memicu reaksi yang tidak biasa dari rakyatnya sendiri. Alih-alih duka atau kemarahan, gelombang perayaan justru terlihat di berbagai penjuru dunia, terutama di kalangan diaspora Venezuela.

Bagi sebagian warga, momen ini dipandang sebagai simbol harapan setelah lebih dari satu dekade Venezuela terjerat krisis ekonomi, represi politik, dan eksodus besar-besaran penduduk. Meski ketidakpastian masih membayangi, penangkapan Maduro dianggap sebagai titik balik yang lama dinantikan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Euforia di Kalangan Diaspora Venezuela

Perayaan paling terbuka terjadi di luar negeri. Ribuan warga Venezuela yang hidup di pengasingan turun ke jalan di berbagai kota dunia, mulai dari Madrid, Buenos Aires, Santiago, Lima, Quito, hingga Miami.

Di Madrid, warga Venezuela berkumpul di Puerta del Sol sambil mengibarkan bendera nasional dan menyebut peristiwa ini sebagai “hari kebebasan”. Suasana serupa juga terlihat di Doral, Florida, wilayah dengan komunitas Venezuela terbesar di Amerika Serikat.

Bagi diaspora, penangkapan Maduro bukan sekadar peristiwa politik, melainkan pengakuan atas penderitaan panjang yang mereka alami. Sejak 2014, sekitar 7,7 juta warga Venezuela meninggalkan negaranya akibat krisis ekonomi, hiperinflasi, kelangkaan pangan, dan ketidakstabilan politik.

Banyak dari mereka mengaku kehilangan keluarga, pekerjaan, hingga masa depan, sehingga kabar penangkapan ini disambut dengan air mata haru dan sorak kemenangan.

Reaksi Hati-hati Warga di Dalam Negeri

Berbeda dengan diaspora, reaksi warga di dalam Venezuela cenderung lebih berhati-hati. Di Caracas dan kota-kota besar lainnya, rasa lega bercampur dengan ketakutan.

Sebagian warga menyambut kabar tersebut secara diam-diam, menyebutnya sebagai “cahaya di ujung terowongan” setelah bertahun-tahun hidup dalam tekanan. Namun, situasi keamanan yang belum stabil membuat banyak orang enggan mengekspresikan kegembiraan secara terbuka.

Kekhawatiran terutama tertuju pada keberadaan kelompok bersenjata pro-pemerintah atau colectivos, serta tokoh-tokoh loyalis Maduro yang masih memegang pengaruh kuat di pemerintahan dan aparat keamanan.

Sejumlah warga mengaku takut keluar rumah atau berbicara terbuka, mengingat undang-undang yang disahkan parlemen pro-Maduro sebelumnya mengategorikan dukungan terhadap sanksi atau tindakan AS sebagai bentuk pengkhianatan.

Luka Panjang Krisis dan Represi

Perayaan ini tidak muncul tanpa alasan. Selama lebih dari satu dekade, rakyat Venezuela hidup di tengah krisis multidimensi. Hiperinflasi melumpuhkan daya beli, layanan kesehatan runtuh, dan pembatasan kebebasan sipil menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.

Banyak keluarga terpisah akibat migrasi paksa, sementara ribuan warga dilaporkan dipenjara atau menghilang dalam pusaran konflik politik. Bagi sebagian rakyat, penangkapan Maduro dipandang sebagai bentuk keadilan simbolik atas penderitaan yang lama diabaikan dunia internasional.

Meski demikian, banyak warga juga menyadari bahwa penangkapan ini bukan akhir dari persoalan. Proses pemulihan Venezuela diperkirakan akan panjang dan penuh tantangan, terutama jika loyalis Maduro masih mempertahankan kekuasaan di dalam negeri.

Antara Harapan dan Skeptisisme terhadap AS

Di balik euforia, muncul pula sikap skeptis terhadap peran Amerika Serikat. Sejumlah warga mempertanyakan konsistensi kebijakan Washington dan khawatir perubahan ini hanya bersifat sementara.

Namun, sebagian lainnya menilai keterlibatan AS membuka peluang baru, terutama jika diikuti dengan dukungan internasional untuk pemulihan ekonomi dan stabilitas politik Venezuela.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bagi banyak rakyat Venezuela, penangkapan Nicolás Maduro bukan jaminan perubahan instan, melainkan sebuah kemungkinan. Setelah bertahun-tahun hidup tanpa kepastian, kemungkinan itu saja sudah cukup untuk dirayakan.

Peristiwa ini menunjukkan bahwa sebuah momen politik global dapat dimaknai sangat berbeda oleh mereka yang merasakan langsung dampaknya. Bagi rakyat Venezuela, penangkapan Maduro adalah simbol runtuhnya rasa takut dan lahirnya kembali harapan, meski jalan menuju masa depan yang lebih baik masih panjang dan penuh risiko. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Di Balik Prestasinya, Yolla Yuliana Punya Kisah Cinta dengan Atlet Basket dan Artis Terkenal

Di Balik Prestasinya, Yolla Yuliana Punya Kisah Cinta dengan Atlet Basket dan Artis Terkenal

Di balik prestasinya di lapangan voli, Yolla Yuliana juga memiliki kisah asmara menarik. Dari atlet hingga artis, beberapa pria ternama pernah mengisi hatinya.
Usai Dikritik 'Membosankan', Charles Oliveira Bongkar Strategi Kemenangannya di UFC 326

Usai Dikritik 'Membosankan', Charles Oliveira Bongkar Strategi Kemenangannya di UFC 326

Menuai kritik karena gaya bertarungnya yang mengandalkan gulat, Charles Oliveira akhirnya mengungkap strategi sabar yang membuatnya mengalahkan Max Holloway.
DPR: Telegram Siaga TNI Bukan untuk Sipil, Masyarakat Tak Perlu Cemas

DPR: Telegram Siaga TNI Bukan untuk Sipil, Masyarakat Tak Perlu Cemas

Anggota Komisi I DPR RI, Okta Kumala Dewi, meminta masyarakat tidak perlu khawatir dengan terbitnya Telegram Panglima TNI Nomor TR/283/2026 yang berisi
Sentilan Pedas Conor McGregor ke Charles Oliveira usai Rebut Sabuk BMF: Dia Tidak Pantas

Sentilan Pedas Conor McGregor ke Charles Oliveira usai Rebut Sabuk BMF: Dia Tidak Pantas

Conor McGregor melontarkan kritik pedas kepada Charles Oliveira usai pertarungan perebutan sabuk BMF di UFC 326, menyebut gaya bertarungnya “sangat buruk”.
Hormati Keputusan PN Jakpus soal Vonis Bebas Delpedro Cs, Polda Metro Jaya: Seluruh Proses Dijalankan Sesuai Prosedur

Hormati Keputusan PN Jakpus soal Vonis Bebas Delpedro Cs, Polda Metro Jaya: Seluruh Proses Dijalankan Sesuai Prosedur

Polda Metro Jaya menghormati keputusan majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat yang membebaskan Delpedro Marhaen dan tiga terdakwa lain dalam perkara
KPK Periksa Eks Menhub Budi Karya, Dalami Pengadaan di DJKA

KPK Periksa Eks Menhub Budi Karya, Dalami Pengadaan di DJKA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa mantan Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi sebagai saksi terkait kasus dugaan korupsi jalur kereta api di DJKA

Trending

Makin Depresi Ditinggal Megawati Hangestri? Pelatih Red Sparks Ungkap Kekecewaan Berat pada Sosok Ini

Makin Depresi Ditinggal Megawati Hangestri? Pelatih Red Sparks Ungkap Kekecewaan Berat pada Sosok Ini

Setelah ditinggal Megawati Hangestri, Red Sparks mengalami penurunan performa di V-League 2025/2026. Kondisi tersebut membuat pelatih Ko Hee-jin mengkritik.
Penuh Haru, Ayah Vidi Aldiano Sebut Doanya Dikabulkan Tuhan Saat Melepas Kepergian Sang Anak

Penuh Haru, Ayah Vidi Aldiano Sebut Doanya Dikabulkan Tuhan Saat Melepas Kepergian Sang Anak

Ayah Vidi Aldiano, Harry Kiss, mengungkap doa yang dikabulkan Tuhan saat melepas kepergian sang anak. Pesannya menyentuh hati banyak orang.
Mau Mudik Lebaran Pakai Mobil Listrik? Sebelum Berangkat Perhatikan Tips Berikut Agar Perjalanan Aman dan Nyaman

Mau Mudik Lebaran Pakai Mobil Listrik? Sebelum Berangkat Perhatikan Tips Berikut Agar Perjalanan Aman dan Nyaman

Apakah Anda berencana untuk menggunakan mobil listrik saat mudik? Sebelum berangkat, persiapkan tips berikut ini agar perjalanan Anda menjadi aman dan nyaman.
Jelang Big Match Liga Champions, Luca Toni Beri Alarm untuk Bayern Munich

Jelang Big Match Liga Champions, Luca Toni Beri Alarm untuk Bayern Munich

Legenda sepak bola Italia, Luca Toni, mengingatkan Bayern Munich agar tidak meremehkan Atalanta jelang pertemuan kedua tim pada babak 16 besar UEFA Champions League musim ini.
Wujud Kepedulian Sosial di Momen Ramadan, Denpom IV/2 Yogyakarta Gandeng Komunitas Jip Santuni Ratusan Anak Panti Asuhan

Wujud Kepedulian Sosial di Momen Ramadan, Denpom IV/2 Yogyakarta Gandeng Komunitas Jip Santuni Ratusan Anak Panti Asuhan

Momentum bulan Ramadan dimanfaatkan oleh Detasemen Polisi Militer (Denpom) IV/2 Yogyakarta untuk menebar kepedulian kepada sesama dengan mengadakan bakti sosial
Usai Diperiksa Bareskrim Polri Terkait Kasusnya soal Toraja, Pandji Berharap Restorative Justice

Usai Diperiksa Bareskrim Polri Terkait Kasusnya soal Toraja, Pandji Berharap Restorative Justice

Komika Pandji Pragiwaksono berharap kasusnya yang diduga menghina suku Toraja dapat diselesaikan melalui restorative justice (RJ). Diketahui, hari ini Pandji
KPK Periksa Eks Menhub Budi Karya, Dalami Pengadaan di DJKA

KPK Periksa Eks Menhub Budi Karya, Dalami Pengadaan di DJKA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa mantan Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi sebagai saksi terkait kasus dugaan korupsi jalur kereta api di DJKA
Selengkapnya

Viral