News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Presiden Ditangkap AS, Venezuela Bentuk Komisi Tingkat Tinggi untuk Bebaskan Nicolas Maduro

Presiden Venezuela Nicolas Maduro ditangkap AS. Pemerintah Venezuela bentuk komisi tingkat tinggi dipimpin Jorge Rodriguez untuk membebaskan Maduro dan istrinya.
Senin, 5 Januari 2026 - 12:44 WIB
Ilustrasi Presiden Venezuela Nicolas Maduro dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump.
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, tvOnenews.com — Ketegangan politik global kembali meningkat setelah Presiden Venezuela Nicolás Maduro dilaporkan ditangkap oleh Amerika Serikat. Menyikapi situasi tersebut, Pemerintah Venezuela langsung membentuk komisi tingkat tinggi guna mengupayakan pembebasan Maduro beserta istrinya.

Pembentukan komisi ini diumumkan oleh Menteri Informasi dan Komunikasi Venezuela, Freddy Nanez, usai rapat Dewan Menteri yang digelar pada Senin (5/1/2026). Keputusan tersebut diambil di tengah eskalasi konflik diplomatik dan militer antara Venezuela dan Amerika Serikat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Hari ini, dalam rapat Dewan Menteri, presiden sementara membentuk komisi tingkat tinggi untuk membebaskan Presiden Nicolás Maduro dan istrinya,” ujar Nanez dalam pernyataan resmi yang disiarkan melalui kanal Telegram pemerintah Venezuela.

Dipimpin Ketua Majelis Nasional Venezuela

Komisi khusus tersebut akan dipimpin oleh Ketua Majelis Nasional Venezuela, Jorge Rodríguez, yang dikenal sebagai salah satu tokoh politik paling berpengaruh di lingkaran kekuasaan Caracas. Pembentukan komisi ini menandai langkah resmi pemerintah Venezuela untuk merespons tindakan Amerika Serikat yang dinilai sebagai pelanggaran serius terhadap kedaulatan negara.

Hingga saat ini, belum diungkapkan secara rinci komposisi lengkap anggota komisi maupun strategi konkret yang akan ditempuh untuk membebaskan Maduro. Namun, pemerintah Venezuela menegaskan bahwa seluruh jalur hukum dan diplomatik internasional akan dimaksimalkan.

Trump Konfirmasi Penangkapan Maduro

Penangkapan Presiden Venezuela dikonfirmasi langsung oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Konfirmasi tersebut disampaikan melalui unggahan di platform media sosial Truth Social pada Sabtu sebelumnya.

Dalam unggahan itu, Trump membagikan foto yang memperlihatkan sosok yang disebut sebagai Nicolás Maduro. Maduro terlihat mengenakan setelan olahraga, dengan mata tertutup penutup hitam dan headphone terpasang di telinganya. Unggahan tersebut langsung memicu reaksi keras dari pemerintah Venezuela dan komunitas internasional.

Sebelumnya pada hari yang sama, Trump juga mengumumkan bahwa Amerika Serikat telah melancarkan serangan skala besar ke Venezuela. Dalam pernyataannya, Trump menyebut operasi tersebut sebagai bagian dari langkah penegakan hukum terhadap dugaan keterlibatan Maduro dalam aktivitas terorisme dan perdagangan narkoba.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Venezuela Tempuh Jalur Internasional

Merespons tindakan AS, Kementerian Luar Negeri Venezuela menyatakan akan membawa kasus ini ke berbagai organisasi internasional. Pemerintah Venezuela menilai penangkapan kepala negara yang sah sebagai tindakan ilegal dan berbahaya bagi stabilitas global.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Terungkap, Alasan KPK Dalami Peran Kesthuri Terkait Korupsi Kuota Haji

Terungkap, Alasan KPK Dalami Peran Kesthuri Terkait Korupsi Kuota Haji

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencium adanya keterlibatan Kesatuan Tour Travel Haji Umrah Republik Indonesia (Kesthuri) yang memiliki peran sebagai pengepul dalam kasus korupsi kuota haji.
KPK Bagi Tiga Kluster Saat Pemeriksaan Saksi Kasus Suap Pajak di KPP Madya Jakarta Utara

KPK Bagi Tiga Kluster Saat Pemeriksaan Saksi Kasus Suap Pajak di KPP Madya Jakarta Utara

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membagi tiga kluster saat melakukan pemeriksaan terhadap 17 saksi terkait perkara suap pengadaan pemeriksaan pajak di lingkungan KPP Madya Jakarta Utara periode 2021-2026.
Soal Kejagung Jemput Tiga Kejari Padang Lawas-Magetan: Ada Pelaporan Tidak Profesional dalam Penanganan Perkara

Soal Kejagung Jemput Tiga Kejari Padang Lawas-Magetan: Ada Pelaporan Tidak Profesional dalam Penanganan Perkara

Kejaksaan Agung (Kejagung) RI melakukan penjemputan terhadap Kepala Kejaksaan Negeri Sampang, Fadilah Helmi, Kepala Kejaksaan Negeri Magetan, Dezi Septiapermana, Kajari Padang Lawas, Soemarlin Halomoan Ritonga dan beberapa Kepala Seksi lainnya, dalam rangka pemeriksaan di Jakarta.
Polda Metro Jaya Ringkus Dua Tersangka Pengedar Sabu dan Psikotropika di Kota Tangerang

Polda Metro Jaya Ringkus Dua Tersangka Pengedar Sabu dan Psikotropika di Kota Tangerang

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya mengamankan dua tersangka dalam kasus peredaran narkotika sabu dan psikotropika Happy Five (H5) di wilayah Kota Tangerang, Banten.
Rekap Hasil Hari Pertama Thailand Masters 2026: 3 Wakil Indonesia Lolos 16 Besar

Rekap Hasil Hari Pertama Thailand Masters 2026: 3 Wakil Indonesia Lolos 16 Besar

Berikut rekap hasil hari pertama Thailand Open 2026
Hukum Merayakan Malam Nisfu Syaban, Sebenarnya Boleh atau Tidak?

Hukum Merayakan Malam Nisfu Syaban, Sebenarnya Boleh atau Tidak?

Ustaz Khalid Basalamah mengupas soal hukum merayakan malam Nisfu Syaban. Menurutnya, tidak masalah asalkan tidak terlampau berlebihan dari syariat agama Islam.

Trending

Ramalan Weton 28 Januari 2026: 5 Weton Ini Bakal Dihantam Badai Rezeki Sekaligus Ujian Tak Terduga

Ramalan Weton 28 Januari 2026: 5 Weton Ini Bakal Dihantam Badai Rezeki Sekaligus Ujian Tak Terduga

Tanggal 28 Januari 2026 jatuh pada hari Rabu Pon dalam penanggalan Jawa. Berikut lima weton yang diprediksi akan mengalami dinamika nasib paling drastis.
Hukum Merayakan Malam Nisfu Syaban, Sebenarnya Boleh atau Tidak?

Hukum Merayakan Malam Nisfu Syaban, Sebenarnya Boleh atau Tidak?

Ustaz Khalid Basalamah mengupas soal hukum merayakan malam Nisfu Syaban. Menurutnya, tidak masalah asalkan tidak terlampau berlebihan dari syariat agama Islam.
Tidur Lebih Nyenyak dan Terhindar dari Mimpi Buruk, Biasakan Membaca Doa Sebelum Beristirahat Agar Mimpi Indah

Tidur Lebih Nyenyak dan Terhindar dari Mimpi Buruk, Biasakan Membaca Doa Sebelum Beristirahat Agar Mimpi Indah

tidak sedikit orang merasa tidurnya terganggu karena mimpi buruk yang datang berulang kali dan menimbulkan rasa cemas saat terbangun. Baca doa agar mimpi indah
Viral Pedagang Es Diintimidasi Aparat, TNI Minta Konflik Tak Berkepanjangan

Viral Pedagang Es Diintimidasi Aparat, TNI Minta Konflik Tak Berkepanjangan

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono angkat bicara soal pedagang es gabus yang diamankan aparat gabungan Polri dan TNI usai diduga terbuat dari bahan berbahaya yakni spons.
Rekap Hasil Hari Pertama Thailand Masters 2026: 3 Wakil Indonesia Lolos 16 Besar

Rekap Hasil Hari Pertama Thailand Masters 2026: 3 Wakil Indonesia Lolos 16 Besar

Berikut rekap hasil hari pertama Thailand Open 2026
Nasib Tanah Girik Mulai 6 Februari 2026: Benarkah Jadi Milik Negara? Ini Penjelasan Tegas BPN

Nasib Tanah Girik Mulai 6 Februari 2026: Benarkah Jadi Milik Negara? Ini Penjelasan Tegas BPN

Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) berikan penjelaskan soal surat tanah lama, seperti girik yang segera tidak berlaku lagi.
Jadi Saksi Roy Suryo di Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Rocky Gerung: Enggak Ada Urusan Memberatkan Meringankan 

Jadi Saksi Roy Suryo di Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Rocky Gerung: Enggak Ada Urusan Memberatkan Meringankan 

Diketahui, pemenuhan panggilan pemeriksaan ini dilakukan sebagai saksi meringankan, atas permintaan dari tersangka Roy Suryo Dkk.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT