GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Delapan Orang Tewas, 22 Ribu Warga Mengungsi Akibat Badai Tropis Fengshen

Sedikitnya delapan orang tewas dan 22 ribu warga terpaksa mengungsi setelah Badai Tropis Fengshen melanda wilayah utara dan tengah Filipina, Minggu (19/10/2025)
Selasa, 21 Oktober 2025 - 13:23 WIB
Tentara Filipina (OCD) memindahkan penduduk yang menjadi hempasan badai tropis berat Bualoi
Sumber :
  • Office of Civil Defense (OCD)

Jakarta, tvOnenews.com – Sedikitnya delapan orang tewas dan 22 ribu warga terpaksa mengungsi setelah Badai Tropis Fengshen melanda wilayah utara dan tengah Filipina, Minggu (19/10/2025).

Badai yang oleh warga setempat disebut “Ramil” itu terdeteksi melintasi Teluk Manila pada tengah hari, dengan kecepatan angin mencapai 65 kilometer per jam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Akibatnya, sejumlah wilayah mengalami banjir bandang, tanah longsor, serta pemadaman listrik meluas.

tvonenews

Menurut laporan media lokal, lebih dari 22.000 penduduk dari desa-desa rawan banjir dan longsor telah dievakuasi ke tempat yang lebih aman.

Sedikitnya tiga orang dilaporkan terluka, sementara dua lainnya masih hilang.

Otoritas Filipina juga telah memberlakukan keadaan darurat di beberapa kota terdampak. Pemerintah setempat menangguhkan aktivitas sekolah dan penerbangan domestik hingga kondisi cuaca membaik.

Juru bicara Kantor Pertahanan Sipil Filipina Junie Castillo menyebut bahwa lima korban jiwa ditemukan di Kota Pitogo, Provinsi Quezon, setelah tertimpa pohon tumbang akibat terpaan angin kencang.

Sementara itu, tiga korban lainnya ditemukan di wilayah Visayas Barat, bagian tengah Filipina.
Castillo menambahkan bahwa dua warga di Provinsi Bukidnon, Filipina selatan, masih dinyatakan hilang setelah terjebak dalam tanah longsor di Kota Quezon.

“Sekitar 30.000 orang terdampak, dan lebih dari 20.000 di antaranya sudah dievakuasi ke tempat penampungan sementara," ujar Junie Castillo seperti dikutip dari Antara.

Badai tropis Fengshen juga menyebabkan banjir dan tanah longsor di beberapa bagian wilayah tengah dan selatan negara itu.

Pemerintah Filipina memperkirakan badai akan meninggalkan wilayah daratan pada Senin pagi (20/10/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Filipina sendiri termasuk salah satu negara paling rawan badai di dunia. Rata-rata 20 topan tropis menghantam wilayah kepulauan tersebut setiap tahun, terutama antara bulan Juni hingga November.

Otoritas kini terus mengimbau warga untuk tetap waspada terhadap kemungkinan banjir susulan dan gelombang tinggi di sejumlah provinsi pesisir.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sebelum Red Sparks Terpuruk, Megawati Hangestri Pernah Bikin Legenda Voli Korea Terpukau: Dia Punya Kemampuan

Sebelum Red Sparks Terpuruk, Megawati Hangestri Pernah Bikin Legenda Voli Korea Terpukau: Dia Punya Kemampuan

Jauh sebelum Red Sparks terpuruk, Megawati Hangestri pernah mencuri perhatian legenda voli Korea, Han Yoo-mi, berkat kemampuan serangan dan teknik tipuannya.
Ngabuburit di Pasar Senen: Berburu Baju Lebaran, Cicipi Jajanan, Hingga Berbuka di Tengah Hiruk Pikuk Kota

Ngabuburit di Pasar Senen: Berburu Baju Lebaran, Cicipi Jajanan, Hingga Berbuka di Tengah Hiruk Pikuk Kota

Sore hari menjelang waktu berbuka puasa di kawasan Pasar Senen, Jakarta Pusat, selalu menghadirkan pemandangan yang berbeda selama bulan Ramadan. 
Pernah Jadi Musuh Bebuyutan, Israel Adesanya Kini Berharap Alex Pereira Cetak Sejarah di UFC White House

Pernah Jadi Musuh Bebuyutan, Israel Adesanya Kini Berharap Alex Pereira Cetak Sejarah di UFC White House

Dulu menjadi musuh bebuyutan di octagon, Israel Adesanya kini mendukung Alex Pereira dalam pertarungan perebutan sabuk interim kelas berat di UFC Freedom 250.
Mimpi Kelulusan Siswa Diujung Tanduk, Wali Murid SMK IDN Boarding School Cemas Usai Izin Operasional Sekolah Dicabut

Mimpi Kelulusan Siswa Diujung Tanduk, Wali Murid SMK IDN Boarding School Cemas Usai Izin Operasional Sekolah Dicabut

Nasib pilu dialami siswa Kelas XII SMK IDN Boarding School di Kabupaten Bogor menjadi sorotan. Pemerintah Provinsi Jawa Barat mencabut izin pendirian sekolah
Sempat Comeback, PSIM Yogyakarta Justru Kehilangan Kemenangan di Menit Akhir

Sempat Comeback, PSIM Yogyakarta Justru Kehilangan Kemenangan di Menit Akhir

PSIM Yogyakarta tidak bisa berbuat banyak saat menghadapi Persijap Jepara pada pekan ke-25 Super League di Stadion Sultan Agung, Bantul, Rabu (11/3/2026).
Daftar Tim yang Berpeluang Lolos Playoff Liga Voli Korea 2025/2026, Red Sparks Tak Terselamatkan

Daftar Tim yang Berpeluang Lolos Playoff Liga Voli Korea 2025/2026, Red Sparks Tak Terselamatkan

Babak playoff Liga Voli Korea 2025/2026 semakin dekat, Pink Spiders dan GS Caltex bersiap bertarung di fase selanjutnya. namun Daejeon Red Sparks gagal lolos?

Trending

Sempat Comeback, PSIM Yogyakarta Justru Kehilangan Kemenangan di Menit Akhir

Sempat Comeback, PSIM Yogyakarta Justru Kehilangan Kemenangan di Menit Akhir

PSIM Yogyakarta tidak bisa berbuat banyak saat menghadapi Persijap Jepara pada pekan ke-25 Super League di Stadion Sultan Agung, Bantul, Rabu (11/3/2026).
Mimpi Kelulusan Siswa Diujung Tanduk, Wali Murid SMK IDN Boarding School Cemas Usai Izin Operasional Sekolah Dicabut

Mimpi Kelulusan Siswa Diujung Tanduk, Wali Murid SMK IDN Boarding School Cemas Usai Izin Operasional Sekolah Dicabut

Nasib pilu dialami siswa Kelas XII SMK IDN Boarding School di Kabupaten Bogor menjadi sorotan. Pemerintah Provinsi Jawa Barat mencabut izin pendirian sekolah
Daftar Tim yang Berpeluang Lolos Playoff Liga Voli Korea 2025/2026, Red Sparks Tak Terselamatkan

Daftar Tim yang Berpeluang Lolos Playoff Liga Voli Korea 2025/2026, Red Sparks Tak Terselamatkan

Babak playoff Liga Voli Korea 2025/2026 semakin dekat, Pink Spiders dan GS Caltex bersiap bertarung di fase selanjutnya. namun Daejeon Red Sparks gagal lolos?
Kronologi Izin SMK IDN Bogor Dicabut Gubernur Dedi Mulyadi: Berawal dari Dugaan Operasi Tanpa Legalitas

Kronologi Izin SMK IDN Bogor Dicabut Gubernur Dedi Mulyadi: Berawal dari Dugaan Operasi Tanpa Legalitas

Kronologi izin SMK IDN Boarding School Bogor dicabut Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. Simak alasan, polemik legalitas sekolah, dan nasib ratusan siswa terdampak.
Meski Tak Dipanggil Timnas Indonesia, Mees Hilgers Tiba-Tiba Kasih Kabar Gembira kepada John Herdman

Meski Tak Dipanggil Timnas Indonesia, Mees Hilgers Tiba-Tiba Kasih Kabar Gembira kepada John Herdman

Mees Hilgers mendadak membawakan kabar gembira kepada John Herdman. Sang pemain Timnas Indonesia kembali absen dari panggilan pada bulan Maret ini.
Gubernur Jabar KDM Cabut Operasional SMK IDN Bogor di Tengah Jalan, Ratusan Siswa Terancam Gagal Lulus, Wali Murid Geruduk Gedung Sate

Gubernur Jabar KDM Cabut Operasional SMK IDN Bogor di Tengah Jalan, Ratusan Siswa Terancam Gagal Lulus, Wali Murid Geruduk Gedung Sate

Wali murid SMK IDN Bogor menagih kepastian nasib anak-anak mereka, pascapencabutan izin operasional sekolah oleh Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi (KDM).
Dulu Digadang Jadi Bintang Timnas Indonesia tapi Malah ‘Menghilang’, Mantan Striker Ini Kini Aktif Sebagai Asisten Pelatih

Dulu Digadang Jadi Bintang Timnas Indonesia tapi Malah ‘Menghilang’, Mantan Striker Ini Kini Aktif Sebagai Asisten Pelatih

Dulu digadang-gadang jadi bintang Timnas Indonesia tapi malah 'menghilang', mantan striker ini kini aktif sebagai asisten pelatih.
Selengkapnya

Viral