GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gugatan Penyelenggaraan Formula 1 yang Bahayakan Spesies Kodok Ditolak

Pengadilan Belanda menolak gugatan sejumlah aktivis lingkungan atas penyelenggaraan balapan Formula 1 di Sirkuit Zandvoort, yang diklaim membahayakan spesies kodok natterjack dan kadal pasir.
Jumat, 13 Agustus 2021 - 03:26 WIB
Gambaran umum Sirkuit Zandvoort
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOne

Pengadilan Belanda pada Kamis menolak gugatan yang diajukan sejumlah aktivis lingkungan terhadap penyelenggara balapan Formula 1 di Sirkuit Zandvoort, yang diklaim membahayakan spesies langka seperti kodok natterjack dan kadal pasir.

Formula 1 akan kembali digelar di Belanda pada 5 September, untuk pertama kalinya sejak 1985, di Sirkuit Zandvoort, yang terletak di antara pesisir Negeri Kincir Angin itu dan cagar alam yang besar yang berlokasi 25 kilometer di barat Amsterdam.

Balapan itu akan menghibur para fan jagoan setempat Max Verstappen yang popularitasnya belakangan ini meroket di F1 sebagai salah satu penantang gelar juara dunia di usia yang terhitung masih muda.

Sejumlah aktivis lingkungan menuntut agar izin perluasan trek dibatalkan, karena mereka mengklaim pihak pembangun telah menghancurkan cadangan pasir yang berharga di mana spesies kodok langka serta kadal hidup dan berkembang biak di sana.

Pengadilan mengatakan semua izin sudah beres, karena gangguan terhadap hewan tersebut bersifat hanya sementara dan tidak mempertimbangkan dampak sosial dan ekonomi yang diharapkan dari gelaran Grand Prix itu nantinya.

"Ini adalah gelaran olahraga dengan salah satu penonton terbanyak di dunia... yang kemungkinan akan menyediakan dorongan ekonomi untuk Zandvoort dan sirkuit tersebut," demikian pernyataan pengadilan setempat seperti dikutip Reuters.

Kelompok aktivis itu mengatakan mereka akan mengajukan banding, tapi kasus tersebut kemungkinan tidak akan naik ke meja hijau sebelum pekan pertama September.

Agar balapan tersebut berjalan, penyelenggara membuat perubahan drastis dengan memodernisasi trek lama Sirkuit Zandvoort, membangun sejumlah jalan akses lewat bukit pasir dan mendirikan tribun penonton tambahan untuk mengakomodasi lebih dari 200.000 fan.

Berapa banyak penonton yang diizinkan ke sirkuit akan sangat bergantung dengan regulasi pemerintah setempat yang masih memberlakukan pembatasan penonton untuk ajang tertentu.

Peraturan tersebut berlaku hingga 1 September dan Perdana Menteri Mark Rutte diharapkan mengklarifikasi peraturan setelah tanggal tersebut pada Jumat nanti.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ironis, Pemudik Dipalak 3 Pria di Tanah Abang Jakarta, Polisi Beberkan Kronologinya

Ironis, Pemudik Dipalak 3 Pria di Tanah Abang Jakarta, Polisi Beberkan Kronologinya

Ironis, seorang pemudik asal Pandeglang, Arif, dipalak tiga pria di kawasan Kebon Kacang, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Palak tersebut dengan dalih meminta
Mahfud MD Kritik Keras KPK soal Mantan Menag Yaqut: Ini Hukum Loh!

Mahfud MD Kritik Keras KPK soal Mantan Menag Yaqut: Ini Hukum Loh!

Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) RI Mahfud MD lontarkan kritikan keras terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi KPK
PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

Ketua Umum PP AMPG Said Aldi Al Idrus mengimbau kepada seluruh korban bencana banjir di Aceh Tamiang yang telah menerima bantuan rumah sewa, Huntara, uang lauk,
DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

Anggota Komisi X DPR Robert Joppy Kardinal mengkritik praktik monopoli dan duopoli rute penerbangan, khususnya di wilayah Indonesia Timur seperti Maluku dan
Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Dosen Hukum Tata Negara Universitas Indonesia, Titi Anggraini, menyoroti soal praktik terpilihnya ketua umum partai politik dari kalangan bukan kader partai.
Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.

Trending

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.
DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

Anggota Komisi IV DPR RI Hindun Anisah mengingatkan pemerintah terkait ancaman kenaikan harga pupuk akibat perang Iran dengan Israel dan Amerika Serikat (AS).
Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Ketum PSSI, Erick Thohir, meminta Timnas Indonesia segera mengalihkan fokus ke laga lawan Bulgaria usai meraih kemenangan meyakinkan pada ajang FIFA Series 2026
Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

KH Yahya Zainul Ma'arif alias Buya Yahya menjelaskan hukum membunuh atau menepuk nyamuk secara sengaja akibat diganggu maupun digigit dalam syariat agama Islam.
Pelatih Bulgaria Sindir Level Timnas Indonesia, Starting XI John Herdman Disorot, hingga Media Prancis Heran dengan Calvin Verdonk

Pelatih Bulgaria Sindir Level Timnas Indonesia, Starting XI John Herdman Disorot, hingga Media Prancis Heran dengan Calvin Verdonk

3 berita Timnas Indonesia terpopuler: sindiran pelatih Bulgaria, starting XI John Herdman bikin netizen heboh, hingga Calvin Verdonk disorot media Prancis.
Reaksi Para Pemain Persib Bandung Usai Beckham Putra Cetak Brace untuk Timnas Indonesia, Thom Haye Paling Bangga

Reaksi Para Pemain Persib Bandung Usai Beckham Putra Cetak Brace untuk Timnas Indonesia, Thom Haye Paling Bangga

Para pemain Persib Bandung kompak memberikan reaksi tak lama setelah Beckham Putra mencetak dua gol kemenangan Timnas Indonesia atas Saint Kitts and Nevis.
Bakal Hadapi Timnas Indonesia di Final FIFA Series 2026, Media Bulgaria Lempar Pujian Berkelas untuk Beckham Putra

Bakal Hadapi Timnas Indonesia di Final FIFA Series 2026, Media Bulgaria Lempar Pujian Berkelas untuk Beckham Putra

Aksi berkelas Beckham Putra yang sukses bikin dua gol untuk Timnas Indonesia ke gawang Saint Kitts and Nevis di FIFA Series mendapat pujian dari media Bulgaria.
Selengkapnya

Viral