News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Terungkap, Penyebab Presiden Prancis Macron Didesak Mundur, Singgung soal Krisis

Mencuat soal desakan Presiden Prancis Emmanuel Macron untuk mundur. Desakan itu muncul dari Salah satu mantan PM, yang dulu pernah menjadi sekutu Macron.
Rabu, 8 Oktober 2025 - 13:55 WIB
Terungkap, Penyebab Presiden Prancis Macron Didesak Mundur, Singgung soal Krisis
Sumber :
  • istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Mencuat soal desakan Presiden Prancis Emmanuel Macron untuk mundur. Desakan itu muncul dari Salah satu mantan Perdana Menteri (PM), yang dulu pernah menjadi sekutu Macron.

Diketahui, Macron yang menjabat sejak tahun 2017, seperti dilansir AFP, Rabu (8/10/2025), berjuang menghadapi krisis politik domestik terburuk selama masa jabatannya, setelah PM ke-7 selama eranya berkuasa, Sebastien Lecornu, mengajukan pengunduran diri mendadak pada Senin (6/10/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Macron telah menerima pengunduran diri Lecornu, namun memberinya waktu hingga Rabu (8/10) malam untuk merumuskan kompromi bagi pemerintahan koalisi yang berkelanjutan. Tetapi upaya ini masih jauh dari pasti akan berhasil. 

Bila upaya ini gagal, salah satu opsi bagi Macron adalah membubarkan parlemen dan menggelar pemilu legislatif mendadak dengan harapan mendapatkan susunan legislatif yang lebih efektif.

Macron, menurut salah satu ajudannya yang meminta tidak disebut namanya, melakukan pembicaraan dengan para ketua majelis tinggi dan majelis rendah parlemen Prancis pada Selasa (7/10/2025) malam.

Tujuan pertemuan terpisah itu tidak dijelaskan secara rinci, namun presiden wajib berkonsultasi dengan kedua ketua majelis dalam parlemen jika pemilu baru direncanakan.

Setelah berganti tiga PM hanya dalam kurun waktu satu tahun, Macron menghadapi kegusaran yang semakin meluas, termasuk dari kubunya sendiri.

Juru bicara kepresidenan Prancis, Aurore Berge, menegaskan pada Selasa (7/10) bahwa Macron akan tetap menjabat "hingga menit terakhir masa jabatannya" pada tahun 2027.

Akan tetap, mantan PM Edouard Philippe, yang menjabat di bawah Macron dari tahun 2017 hingga tahun 2020, mengatakan pemilihan presiden (pilpres) harus digelar lebih awal setelah anggaran disahkan. 

Komentar Philippe itu digambarkan oleh harian Le Parisien sebagai "bom politik".

Pilpres berikutnya dijadwalkan akan digelar tahun 2027 mendatang, dengan Macron dilarang mencalonkan diri dan Philippe telah diumumkan sebagai salah satu kandidat. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kubu sayap kanan ekstrem di bawah Marine Le Pen juga mencium peluang terbaiknya untuk merebut kekuasaan melalui pilpres.

Berbicara kepada televisi RTL, Philippe mengecam apa yang disebutnya sebagai "permainan politik yang menyedihkan", dan menegaskan Macron bertanggung jawab untuk membantu Prancis "keluar secara terkendali dan bermartabat dari krisis politik yang merugikan negara".

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral