GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Viral, Video Guru PAUD Pukuli Balita: Murid Lainnya yang Saksikan Kejadian Ikut Trauma

Dalam video yang terekam dari kamera kelas, terlihat seorang guru menarik seorang anak perempuan ke sudut ruangan yang tidak terjangkau sepenuhnya oleh kamera. Meskipun wajah sang anak tidak terlihat jelas
Rabu, 16 April 2025 - 20:55 WIB
Viral, Video Guru PAUD Pukuli Balita: Murid Lainnya yang Saksikan Kejadian Ikut Trauma
Sumber :
  • Tangkapan layar/Soha

tvOnenews.com - Sebuah video rekaman CCTV dari sebuah fasilitas prasekolah di Bac Ninh, Vietnam, memicu kemarahan luas di media sosial setelah memperlihatkan dugaan kekerasan terhadap seorang balita perempuan berusia 22 bulan oleh seorang guru

Dilansir dari Soha.vn, klip tersebut dibagikan oleh orang tua korban dan dengan cepat menjadi viral, memicu perdebatan luas soal keselamatan anak-anak di lingkungan pendidikan usia dini (PAUD).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam video yang terekam dari kamera kelas, terlihat seorang guru menarik seorang anak perempuan ke sudut ruangan yang tidak terjangkau sepenuhnya oleh kamera. 

Meskipun wajah sang anak tidak terlihat jelas, tangan sang guru tetap berada dalam bingkai, dan menunjukkan gerakan seperti sedang memukul secara berulang kali. 

Tak berhenti di situ, guru tersebut kemudian terlihat menggendong sang anak dan membawanya ke sudut lain ruangan, lalu kembali melakukan tindakan kasar.

Beberapa anak lain yang berada di kelas terlihat terdiam kaku, menyaksikan kejadian tersebut dengan ekspresi takut.

https://soha.vn/xon-xao-clip-co-giao-mam-non-loi-be-22-thang-tuoi-vao-goc-khuat-camera-dien-bien-sau-do-cang-xem-cang-phan-no-198250416172511613.htm

Adegan ini membuat banyak orang terenyuh dan mempertanyakan etiket profesional, serta mekanisme pengawasan yang lemah di lembaga pendidikan anak usia dini.

Orang Tua Ungkap Anak Alami Trauma

Insiden ini terungkap setelah orang tua korban memeriksa rekaman CCTV di kelas. Sang ibu yang syok dan geram, memutuskan untuk membagikan klip tersebut di media sosial sebagai bentuk peringatan kepada orang tua lainnya.

Menurut akun media sosial TT, orang tua korban, guru yang bersangkutan langsung mengirim pesan permintaan maaf setelah video itu tersebar. 

Dalam pesannya, guru tersebut mengaku bersalah dan berdalih bahwa ia masih baru dalam profesi mengajar, minim pengalaman, dan sedang menghadapi masalah pribadi.

Namun, permintaan maaf itu tidak diterima oleh orang tua korban. Sang ibu menegaskan bahwa tidak ada alasan, seberat apa pun, yang bisa membenarkan tindakan kekerasan terhadap anak kecil.

“Anak saya belum bisa bicara, tapi setiap kali dibawa ke sekolah, dia menangis dan tidak mau masuk kelas. Itu sudah cukup menunjukkan bahwa ia mengalami trauma,” ujar sang ibu.

Netizen Mengecam dan Desak Perubahan Sistem

Respons publik sangat keras. Banyak pengguna media sosial menyerukan agar pelaku diberi sanksi tegas, serta mendesak dilakukannya evaluasi serius terhadap sistem rekrutmen, pelatihan guru prasekolah, hingga pengawasan internal oleh lembaga pendidikan.

“Menjadi guru tidak cukup hanya punya ijazah. Harus ada kesabaran, ketulusan, dan cinta pada anak-anak. Kalau tidak punya itu, Anda tidak pantas berada di ruang kelas!” tulis seorang warganet.

“Melihat video itu membuat dada sesak. Anak saya juga seusia itu. Kalau ada yang berani menyakiti anak saya, saya tidak tahu akan seperti apa reaksinya,” ujar pengguna lain.

Seruan juga muncul agar pemerintah dan otoritas pendidikan setempat memperketat regulasi dan memastikan bahwa seluruh fasilitas pendidikan anak usia dini memiliki sistem pengawasan kamera yang aktif dan transparan, serta prosedur pengaduan yang aman bagi orang tua.

Tindakan Lanjut Masih Belum Jelas

Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari pihak sekolah terkait langkah yang akan diambil terhadap guru tersebut. Belum diketahui pula apakah kasus ini sudah dilaporkan ke aparat penegak hukum.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, kemarahan publik yang meluas telah menjadi peringatan keras bahwa keselamatan anak-anak di lingkungan prasekolah tidak boleh dianggap enteng.

Kasus ini menjadi momentum penting untuk meninjau ulang sistem pendidikan dini dan perlindungan anak yang masih memiliki banyak celah.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Obat Segala Penyakit Dibongkar dr Zaidul Akbar: Ternyata Bukan Dimulai dari Raga

Obat Segala Penyakit Dibongkar dr Zaidul Akbar: Ternyata Bukan Dimulai dari Raga

Dr Zaidul Akbar bongkar obat dari segala penyakit, ternyata bukan dimulai dari raga, simak penjelasannya berikut ini.
Tanpa Malu-malu, Patrick Kluivert Pede Bilang Masih Ingin Latih Timnas Indonesia

Tanpa Malu-malu, Patrick Kluivert Pede Bilang Masih Ingin Latih Timnas Indonesia

Mantan pelatih Timnas Indonesia Patrick Kluivert mengaku masih memiliki keinginan untuk kembali menangani skuad Garuda. Kluivert sebelumnya ditunjuk mengganti-
Kapolri Geram, Perintahkan Tes Urine seluruh Anggota Polri, Buntut Kasus Narkoba Eks Kapolres Bima Kota AKBP Didik

Kapolri Geram, Perintahkan Tes Urine seluruh Anggota Polri, Buntut Kasus Narkoba Eks Kapolres Bima Kota AKBP Didik

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo perintahkan seluruh anggota Korps Bhayangkara di Indonesia menjalani tes urine secara serentak buntut kasus AKBP Didik.
Kota Nagi Larantuka Bakal Memiliki Kantor Imigrasi, Saroha: Ini Berperan Penting untuk Memberi Perlindungan PMI

Kota Nagi Larantuka Bakal Memiliki Kantor Imigrasi, Saroha: Ini Berperan Penting untuk Memberi Perlindungan PMI

Pemda Kabupaten Flores Timur bersama Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Nusa Tenggara Timur merencanakan pembentukan Kantor Imigrasi di Nagi Larantuka
Sirkuit Phillip Resmi Dicoret dari Kalender MotoGP 2027, Casey Stoner Buka Suara

Sirkuit Phillip Resmi Dicoret dari Kalender MotoGP 2027, Casey Stoner Buka Suara

Keputusan MotoGP untuk memindahkan Grand Prix Australia dari Grand Prix Australia di Sirkuit Phillip Island ke Adelaide Street Circuit mulai musim 2027 menuai gelombang kritik. 
Kasus Bullying Siswa ABK di Surabaya, DPRD Dorong Pembentukan Kelas Khusus

Kasus Bullying Siswa ABK di Surabaya, DPRD Dorong Pembentukan Kelas Khusus

Anggota Komisi D DPRD Kota Surabaya, dr. Zuhrotul Mar’ah, menyoroti kasus dugaan perundungan yang dialami AM (16), siswa inklusi atau anak berkebutuhan khusus di lingkungan sekolah menegah kejurusan di kawasan Wonokromo, Surabaya.

Trending

Kota Nagi Larantuka Bakal Memiliki Kantor Imigrasi, Saroha: Ini Berperan Penting untuk Memberi Perlindungan PMI

Kota Nagi Larantuka Bakal Memiliki Kantor Imigrasi, Saroha: Ini Berperan Penting untuk Memberi Perlindungan PMI

Pemda Kabupaten Flores Timur bersama Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Nusa Tenggara Timur merencanakan pembentukan Kantor Imigrasi di Nagi Larantuka
Sirkuit Phillip Resmi Dicoret dari Kalender MotoGP 2027, Casey Stoner Buka Suara

Sirkuit Phillip Resmi Dicoret dari Kalender MotoGP 2027, Casey Stoner Buka Suara

Keputusan MotoGP untuk memindahkan Grand Prix Australia dari Grand Prix Australia di Sirkuit Phillip Island ke Adelaide Street Circuit mulai musim 2027 menuai gelombang kritik. 
Kasus Bullying Siswa ABK di Surabaya, DPRD Dorong Pembentukan Kelas Khusus

Kasus Bullying Siswa ABK di Surabaya, DPRD Dorong Pembentukan Kelas Khusus

Anggota Komisi D DPRD Kota Surabaya, dr. Zuhrotul Mar’ah, menyoroti kasus dugaan perundungan yang dialami AM (16), siswa inklusi atau anak berkebutuhan khusus di lingkungan sekolah menegah kejurusan di kawasan Wonokromo, Surabaya.
Kenapa Dianjurkan Membaca Surah Al-Kahfi di Hari Jumat? Ustaz Khalid Basalamah Ungkap Keutamaan dan Kisah di Baliknya

Kenapa Dianjurkan Membaca Surah Al-Kahfi di Hari Jumat? Ustaz Khalid Basalamah Ungkap Keutamaan dan Kisah di Baliknya

Kenapa umat Muslim disunnahkan membawa Surah Al-Kahfi setiap hari Jumat? Ustaz Khalid Basalamah ungkap keutamaan dan kisah di baliknya.
AKBP Didik Putra Kuncoro Langsung Ditahan Bareskrim Polri Usai Resmi Dipecat

AKBP Didik Putra Kuncoro Langsung Ditahan Bareskrim Polri Usai Resmi Dipecat

Eks Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro langsung ditahan Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri usai dijatuhi putusan pemecatan dari Polri.
Polemik Lapak Penjual Daging, Pemerintah Kota Medan Diminta Fasilitasi Langkah Mediasi

Polemik Lapak Penjual Daging, Pemerintah Kota Medan Diminta Fasilitasi Langkah Mediasi

Polemik lapak penjual daging babi di Kota Medan menyeruak usai adanya permintaan penertiban oleh sejumlah pihak.
Jadwal Proliga 2026, Kamis 19 Februari: Ada Big Match Jakarta Popsivo Polwan vs Bandung BJB Tandamata

Jadwal Proliga 2026, Kamis 19 Februari: Ada Big Match Jakarta Popsivo Polwan vs Bandung BJB Tandamata

Jadwal Proliga 2026 hari ini, yang akan diramaikan dengan duel seru di sektor putri antara Jakarta Popsivo Polwan vs Bandung BJB Tandamata yang akan menjadi pembuka di Seri Bogor.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT