News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kebakaran Hebat di Los Angeles: 24 Tewas, 1.000 Rumah Mewah Ludes Terbakar

Sejak Rabu (8/1/2025), kebakaran besar di Los Angeles terus meluas dengan kecepatan mengkhawatirkan. Api ganas ini telah menghancurkan sekitar 1.000 rumah mewah
Selasa, 14 Januari 2025 - 00:48 WIB
Sebuah rumah dilalap api saat terjadi kebakaran Palisades di Pacific Palisades, Los Angeles, California, Amerika Serikat, pada 7 Januari 2025
Sumber :
  • ANTARA/Xinhua

tvOnenews.com - Sejak Rabu (8/1/2025), kebakaran besar di Los Angeles terus meluas dengan kecepatan mengkhawatirkan. Api ganas ini telah menghancurkan sekitar 1.000 rumah mewah dan menewaskan sedikitnya 24 orang.

Bencana ini dipicu oleh angin kencang yang membuat api menyebar dengan cepat ke area elite Pacific Palisades, sebuah kawasan bergengsi yang dikenal sebagai tempat tinggal banyak selebritas Hollywood.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dampaknya begitu besar hingga memaksa sekitar 70.000 orang mengungsi. Rumah-rumah dan pertokoan menjadi abu, meninggalkan kehancuran yang meluas.

Kepala Pemadam Kebakaran Los Angeles County, Anthony Marrone, mengungkapkan bahwa timnya menghadapi kendala besar dalam memadamkan kobaran api.

"Kami sudah berusaha semaksimal mungkin. Namun, jumlah personel pemadam kebakaran di LA tidak sebanding dengan skala kebakaran ini," katanya, seperti dilansir oleh AFP.

Hingga kini, kebakaran di Pacific Palisades telah menghanguskan lebih dari 16.000 hektare lahan dan meluas ke wilayah lain, termasuk Altadena, yang terletak di utara Los Angeles.

Menurut laporan LA Times, jalan-jalan di pinggiran kota hangus, rumah-rumah rata dengan tanah, dan jumlah korban terus bertambah. Total area yang terbakar kini mencapai 108 kilometer persegi, hampir setara dengan luas Kota San Francisco.

Para ilmuwan menegaskan bahwa perubahan iklim akibat aktivitas manusia telah mengubah pola cuaca, memperburuk intensitas kebakaran di Los Angeles. Kondisi ini semakin diperparah oleh fenomena angin Santa Ana, yang bertiup kencang dari arah timur dan mempercepat penyebaran api.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Apa yang terjadi dalam 24 jam terakhir benar-benar belum pernah terjadi sebelumnya," ungkap Kepala Departemen Kepolisian Los Angeles (LAPD), Jim McDonnell.

Bencana ini menjadi pengingat nyata akan dampak perubahan iklim yang semakin mengancam kehidupan manusia dan lingkungan. (ant/aag)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung
Fantastis, Segini Barang Bukti Hasil OTT KPK di Kantor Pajak Banjarmasin

Fantastis, Segini Barang Bukti Hasil OTT KPK di Kantor Pajak Banjarmasin

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang senilai Rp 1 miliar dari operasi tangkap tangan (OTT) di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT