News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Hari Ini dalam Sejarah: Revolusi Iran, Ayatollah Khomeini Pulang ke Iran setelah 15 Tahun Pengasingan

Khomeini kembali ke Iran untuk mendirikan pemerintahan Islam. ⁣ Tujuan revolusinya bukan hanya untuk menggulingkan Shah, melainkan untuk membantu kaum tertindas
Selasa, 1 Februari 2022 - 09:31 WIB
Ayatollah Khomeini disambut para pendukungnya saat tiba di Iran, 1 Februari 1979
Sumber :
  • britannica.com

Teheran, Iran - Hari ini dalam sejarah, pada 1 Februari 1979, Ayatollah Khomeini kembali ke Iran dengan penuh kemenangan setelah 15 tahun diasingkan. Dikutip dari situs History.com, Shah dan keluarganya telah meninggalkan negara itu dua minggu sebelumnya, dan para revolusioner Iran yang gembira sangat ingin mendirikan pemerintahan Islam fundamentalis di bawah kepemimpinan Khomeini.

Lahir sekitar pergantian abad, Ruhollah Khomeini adalah putra seorang ulama Islam. Di masa mudanya dia menghafal Al-Qur'an. Dia adalah seorang Syiah—cabang Islam yang dipraktikkan oleh mayoritas orang Iran—dan segera mengabdikan dirinya untuk studi formal Islam Syiah di kota Qom. Khomeini seorang ulama yang taat. Sehingga dia naik terus dalam hierarki Syiah dan menarik banyak murid.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada tahun 1941, pasukan Inggris dan Soviet menduduki Iran dan mengangkat Mohammad Reza Pahlavi sebagai shah modern kedua Iran. Shah yang baru memiliki hubungan dekat dengan Barat, dan pada tahun 1953 agen intelijen Inggris dan AS membantunya menggulingkan saingan politik yang populer.

Mohammad Reza menganut banyak ide Barat dan pada tahun 1963 meluncurkan “Revolusi Putih,” program pemerintah yang luas yang menyerukan pengurangan perkebunan agama atas nama redistribusi tanah, persamaan hak bagi perempuan, dan reformasi modern lainnya.

Khomeini, yang sekarang dikenal dengan gelar tinggi Syiah “Ayatollah,” adalah pemimpin agama pertama yang secara terbuka mengutuk program westernisasi Shah. Dalam kiriman berapi-api dari Seminari Faziye di Qom, Khomeini menyerukan penggulingan Shah. 

Pada tahun 1963, Mohammad Reza memenjarakannya, yang menyebabkan kerusuhan, dan pada tanggal 4 November 1964, mengusirnya dari Iran.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Khomeini menetap di An Najaf, sebuah kota suci Syiah di seberang perbatasan di Irak, dan mengirimkan rekaman khotbahnya ke rumah yang terus menggelorakan semangat para muridnya. Pemerintah Iran di bawah Shah telah melanggar tradisi Syiah dengan mengecilkan partisipasi ulama dalam pemerintahan. Khomeini menyerukan para pemimpin Syiah untuk memerintah Iran.

Pada tahun 1970-an, Mohammad Reza semakin membuat marah kaum fundamentalis Islam di Iran dengan mengadakan perayaan yang luar biasa dari 2.500 tahun monarki Persia pra-Islam dan mengganti kalender Islam dengan kalender Persia. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Vietnam Sebut Pemain Timnas Indonesia Ini Jadi Biang Kerok Potensi Kekacauan di Liga Belanda, Kok Bisa?

Media Vietnam Sebut Pemain Timnas Indonesia Ini Jadi Biang Kerok Potensi Kekacauan di Liga Belanda, Kok Bisa?

Media Vietnam menyoroti polemik yang melibatkan Dean James, yang disebut berpotensi memicu kekacauan di Eredivisie akibat sengketa status kelayakan bermain.
Hanya Andalkan Marselino Ferdinan? Media Vietnam Ragukan Kekuatan Timnas Indonesia

Hanya Andalkan Marselino Ferdinan? Media Vietnam Ragukan Kekuatan Timnas Indonesia

Media Vietnam menyoroti skuad Timnas Indonesia jelang Piala ASEAN 2026, dengan perhatian utama tertuju pada Marselino Ferdinan sebagai satu-satunya pemain yang.
Bareskrim Polri Bongkar Gudang Praktik Penyuntikan LPG Subsidi di Klaten

Bareskrim Polri Bongkar Gudang Praktik Penyuntikan LPG Subsidi di Klaten

Bareskrim Polri membongkar kasus penyalahgunaan gas LPG subsidi di wilayah Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, pada Sabtu (2/5/2026). Dalam hal ini, dua orang pelaku berhasil diamankan.
Imigrasi Soetta Cegah Keberangkatan 42 Jemaah Ilegal Sejak Awal Musim Haji 2026

Imigrasi Soetta Cegah Keberangkatan 42 Jemaah Ilegal Sejak Awal Musim Haji 2026

Kantor Imigrasi Bandara Soekarno Hatta (Soetta) mencatat sebanyak 42 calon jemaah haji non prosedural telah dicegah keberangkatannya ke Tanah Suci sejak awal masa haji 2026.
Kasus Anak Diduga Dicekoki Miras Hingga Dilecehkan di Tangerang, Pelaku Utama Masih Buron

Kasus Anak Diduga Dicekoki Miras Hingga Dilecehkan di Tangerang, Pelaku Utama Masih Buron

Polres Metro Tangerang Kota meningkatkan kasus anak wanita yang diduga dicekoki miras hingga dilecehkan oleh gerombolan pria, di wilayah Cipondoh, Kota Tangerang, dari penyelidikan ke penyidikan.
Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral