News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mengejutkan! Reaksi Para Suporter soal Piala Eropa 2024 di Berlin, Ternyata Atmosfer Pesta Sepak Bola Benua Biru Tak Meriah

Sejumlah reaksi suporter tim kontestan Piala Eropa 2024 di Berlin, Jerman mengeluhkan perayaan pesta sepak bola benua biru itu tak meriah.
Senin, 17 Juni 2024 - 15:43 WIB
Mengejutkan! Reaksi Para Suporter soal Piala Eropa 2024 di Berlin, Ternyata Atmosfer Pesta Sepak Bola Benua Biru Tak Meriah
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, tvOnenews.com - Sejumlah reaksi suporter tim kontestan Piala Eropa 2024 di Berlin, Jerman mengeluhkan perayaan pesta sepak bola benua biru itu tak meriah.

Mereka merasa atmosfer pesta sepak bola terakbar di benua biru tersebut kurang meriah, terkhusus di Kota Berlin.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Saya tidak merasakan atmosfer pesta sepak bola yang meriah. Tidak ada umbul-umbul atau atribut Piala Eropa 2024 yang terlihat di berbagai sudut kota Berlin,” kata Carlos, salah satu pendukung tim nasional Spanyol kepada ANTARA di Berlin, Senin (17/06/2024).

Sebelum berangkat ke Berlin dari Madrid, Carlos berekspektasi suasana Piala Eropa 2024 begitu meriah. 

Namun, faktanya dia hanya merasakan atmosfer pesta sepak bola di beberapa titik tertentu seperti Fan Zone di Brandenburg Gate dan Reichstag, Stadion, dan tempat menonton bareng pertandingan atau public viewing.

Sementara itu, Aleks, pendukung timnas Kroasia juga merasakan hal yang sama. Dia menilai turnamen sepak bola Piala Eropa 2024 yang dihelat di Berlin kurang semarak.

“Bahkan, Fan Zone yang di kawasan Brandengurg Gate tidak dibuka setiap hari meski Piala Eropa 2024 bergulir,” ujar dia.

Panitia penyelenggara Piala Eropa 2024 di Berlin memang tidak setiap hari membuka kawasan Fan Zone di Brandenburg Gate. 

Fan Zone yang diklaim terbesar di dunia tersebut dibuka ketika ada pertandingan di Berlin dan beberapa waktu tertentu lainnya. 

Sebaliknya, Fan Zone di kawasan Reicstag dibuka setiap hari dan menayangkan secara langsung setiap pertandingan di Piala Eropa 2024.

“Saya ingat ketika berada di Paris untuk Piala Eropa 2016. Suasana begitu meriah adanya turnamen sekelas Piala Eropa,: kata Frederik, salah satu pendukung Austria. 

“Semoga hari-hari berikutnya mulai terasa atmosfer Piala Eropa”," tambahnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berdasarkan pantauan di Berlin, apa yang dikeluhkan para suporter tim kontestan adalah fakta, tidak banyak atribut seputar Piala Eropa 2024 di berbagai sudut kota Berlin, hanya terkonsentrasi di titik tertentu saja. 

Bahkan, atribut Piala Eropa 2024 di Berlin Central Station juga terbilang normal. Suasana semarak Piala Eropa 2024 hanya terasa kental atmosfernya di dalam arena Fan Zone.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral