GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kesedihan 600 Ribu Anak di Rafah Alami Kelaparan Imbas Serangan Israel, Jubir UNICEF: Terjebak Tanpa Tempat Aman

Data yang tercatat sampai saat ini akibat serangan agresi Israel ke Rafah, Gaza Selatan, membuat 600 ribu lebih anak-anak mengalami kelaparan dan ketakutan.
Minggu, 7 April 2024 - 18:24 WIB
Ilustrasi suasana warga khususnya anak-anak alami kelaparan dan ketakutan di Rafah, Gaza Selatan
Sumber :
  • ANTARA/Xinhua/Mohammed Ali

Jakarta, tvOnenews.com - Data yang tercatat sampai saat ini akibat serangan agresi Israel ke Rafah, Gaza Selatan, membuat 600 ribu lebih anak-anak mengalami kelaparan.

Hal ini membuat anak-anak yang berada di Rafah menjadi perhatian utama dari Juru Bicara Dana Anak-anak PBB (UNICEF) James Elder akibat serangan militer Israel yang mengakibatkan mereka kelaparan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tidak hanya itu saja, kewaspadaan yang disebabkan dari ketakutan parah dari anak-anak Rafah juga akan membuat psikis mereka terus jatuh. Meskipun hal tersebut dianggap sudah terbiasa akibat terus melihat dan merasakan bom berjatuhan setiap harinya.

Melalui unggahan video yang diunggahnya di akun X, Elder memberikan tanggapannya bahwa penderitaan anak-anak yang berada di Rafah untuk tetap berjuang masih berlangsung.

Sambil menyusul kedatangan 1,5 juta orang yang akan bergerak ke wilayah Rafah, Gaza Selatan.

Karena tidak kuasa melihatnya, Elder sebagai Jubir UNICEF mengingatkan agar keluarga yang berada di Rafah untuk segera membawa anak-anaknya menyelamatkan diri.

Lantaran sampai sekarang serangan agresi Israel semakin brutal yang tidak tahu kapan berhentinya akibat negosiasi gencatan senjata selalu gagal dari pihak Israel-Hamas.

Meninggalkan Rafah menjadi langkah penting agar posisi mereka terutama anak-anak masih aman. Walaupun hal tersebut masih samar-samar karena serangan brutal Israel menyerang ke seluruh kota yang ada di Gaza.

"Rafah adalah kota bagi anak-anak. Terdapat 600.000 anak laki-laki dan perempuan, namun mereka di bawah ancaman serangan militer, terjebak di Rafah, tanpa tempat yang aman untuk pergi," jelas Elder.

Diketahui, Elder juga melihat dari perjuangan yang dilakukan para orang tua setiap hari kepada anak-anaknya untuk terus berupaya menanamkan "harapan" kepada anak-anak mereka yang sudah mulai mengalami kelaparan dan ketakutan secara terus menerus.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal itu membuat kata "harapan" bisa saja berpotensi terhapus dari kamus yang ada di Gaza. Akibat kondisi anak-anak yang cenderung kelaparan dan ketakutan.

Oleh karena itu, Elder terus mendesak bagi siapa pun memiliki rasa empati terhadap ketakutan dan rasa sakit orang tua di Rafah untuk anak-anak mereka.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ironis, Pemudik Dipalak 3 Pria di Tanah Abang Jakarta, Polisi Beberkan Kronologinya

Ironis, Pemudik Dipalak 3 Pria di Tanah Abang Jakarta, Polisi Beberkan Kronologinya

Ironis, seorang pemudik asal Pandeglang, Arif, dipalak tiga pria di kawasan Kebon Kacang, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Palak tersebut dengan dalih meminta
Mahfud MD Kritik Keras KPK soal Mantan Menag Yaqut: Ini Hukum Loh!

Mahfud MD Kritik Keras KPK soal Mantan Menag Yaqut: Ini Hukum Loh!

Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) RI Mahfud MD lontarkan kritikan keras terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi KPK
PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

Ketua Umum PP AMPG Said Aldi Al Idrus mengimbau kepada seluruh korban bencana banjir di Aceh Tamiang yang telah menerima bantuan rumah sewa, Huntara, uang lauk,
DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

Anggota Komisi X DPR Robert Joppy Kardinal mengkritik praktik monopoli dan duopoli rute penerbangan, khususnya di wilayah Indonesia Timur seperti Maluku dan
Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Dosen Hukum Tata Negara Universitas Indonesia, Titi Anggraini, menyoroti soal praktik terpilihnya ketua umum partai politik dari kalangan bukan kader partai.
Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.

Trending

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.
DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

Anggota Komisi IV DPR RI Hindun Anisah mengingatkan pemerintah terkait ancaman kenaikan harga pupuk akibat perang Iran dengan Israel dan Amerika Serikat (AS).
Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Ketum PSSI, Erick Thohir, meminta Timnas Indonesia segera mengalihkan fokus ke laga lawan Bulgaria usai meraih kemenangan meyakinkan pada ajang FIFA Series 2026
Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

KH Yahya Zainul Ma'arif alias Buya Yahya menjelaskan hukum membunuh atau menepuk nyamuk secara sengaja akibat diganggu maupun digigit dalam syariat agama Islam.
Pelatih Bulgaria Sindir Level Timnas Indonesia, Starting XI John Herdman Disorot, hingga Media Prancis Heran dengan Calvin Verdonk

Pelatih Bulgaria Sindir Level Timnas Indonesia, Starting XI John Herdman Disorot, hingga Media Prancis Heran dengan Calvin Verdonk

3 berita Timnas Indonesia terpopuler: sindiran pelatih Bulgaria, starting XI John Herdman bikin netizen heboh, hingga Calvin Verdonk disorot media Prancis.
Reaksi Para Pemain Persib Bandung Usai Beckham Putra Cetak Brace untuk Timnas Indonesia, Thom Haye Paling Bangga

Reaksi Para Pemain Persib Bandung Usai Beckham Putra Cetak Brace untuk Timnas Indonesia, Thom Haye Paling Bangga

Para pemain Persib Bandung kompak memberikan reaksi tak lama setelah Beckham Putra mencetak dua gol kemenangan Timnas Indonesia atas Saint Kitts and Nevis.
Bakal Hadapi Timnas Indonesia di Final FIFA Series 2026, Media Bulgaria Lempar Pujian Berkelas untuk Beckham Putra

Bakal Hadapi Timnas Indonesia di Final FIFA Series 2026, Media Bulgaria Lempar Pujian Berkelas untuk Beckham Putra

Aksi berkelas Beckham Putra yang sukses bikin dua gol untuk Timnas Indonesia ke gawang Saint Kitts and Nevis di FIFA Series mendapat pujian dari media Bulgaria.
Selengkapnya

Viral