News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Hassan Guntekin, Korban Gempa Turki Berharap Bisa Idul Fitri Bersama 3 Anaknya

Hampir seminggu sejak gempa Turki, Hassan Guntekin terus berharap bahwa istri, tiga anak dan ibu mertuanya masih hidup di bawah reruntuhan di kota Antakya, Turki.
Minggu, 12 Februari 2023 - 13:06 WIB
Seorang pria menangis dengan latar tenda pengungsian korban gempa turki di Gaziantep.
Sumber :
  • AlJazeera

Jakarta, tvonenews.com - Pilu melanda Hassan Guntekin, warga korban gempa turki magnitudo 7,8. Hampir seminggu sejak gempa bumi Turki-Suriah, Hassan Guntekin terus berharap bahwa istri, tiga anak dan ibu mertuanya masih hidup di bawah reruntuhan di kota Antakya, Turki.

“Saya ingin ketiga anak saya diselamatkan. Bahkan jika hanya satu dari anak saya yang selamat, itu akan menjadi harapan bagi saya untuk terus hidup," katanya kepada Al Jazeera, sebagaimana dikutip Minggu (12/2/2023). 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kalau tidak, tidak ada gunanya untuk terus hidup. Saya tidak tahu apa yang akan saya lakukan. Siapa yang akan memanggilku ayah saat Idul Fitri?

Penduduk Antakya mengatakan pemerintah Turki telah "gagal" dalam menanggapi gempa tersebut.

“Mereka sangat tidak terorganisir dan tidak bisa bekerja sama sekali. Ini adalah hari keenam dan setiap hari dua tim berbeda ambil bagian dalam penyelamatan," katanya.

“Saya belum pernah melihat pejabat di sini, baik dari pemerintah maupun dari kantor walikota. Lagipula aku tidak ingin melihat mereka. Mereka tidak datang ke sini karena mereka tahu kita tidak ingin melihat mereka."

Hingga kini, tim penyelamat masih terus melakukan proses evakuasi korban gempa. 

Tim penyelamat menarik bayi berusia tujuh bulan dan seorang gadis remaja dari reruntuhan, hampir seminggu setelah gempa bumi menghancurkan tenggara Turki.

Bayi itu diselamatkan di kota Hatay lebih dari 140 jam setelah gempa, media pemerintah melaporkan, sementara Esma Sultan, 13, ditarik dari puing-puing sebuah bangunan di kota Gaziantep.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di kota Kahramanmaras - pusat gempa berkekuatan 7,8 pada hari Senin - seorang wanita berusia 70 tahun juga diselamatkan.

"Apakah dunia ada?" Menekse Tabak bertanya saat dia ditarik keluar dari beton untuk bertepuk tangan dan menangis memuji Tuhan, menurut sebuah video di stasiun penyiaran negara TRT Haber. (ito)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT