News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Niat Melerai Perkelahian Malah jadi Korban Pembunuhan

Muhtar meninggal dunia dengan luka di lengan kiri, pergelangan tangan putus, dan luka robek di leher. Tak hanya itu, perut dan tangan korban juga sobek akibat tebasan parang.
Sabtu, 9 Oktober 2021 - 08:35 WIB
Muhtar saat Ditangani oleh Tim Medis
Sumber :
  • Irwansyah

Sumbawa, NTB - Malang benar nasib Muhtar (55) warga RT 06, RW 03, Dusun Nusa Bakti, Desa Lunyuk Ode, Kecamatan Lunyuk, Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat. Pria paruh baya itu terbunuh saat melerai perkelahian di warung lesehan miliknya.

Muhtar meninggal dunia dengan luka di lengan kiri, pergelangan tangan putus, dan luka robek di leher. Tak hanya itu, perut dan tangan korban juga sobek akibat tebasan parang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Peristiwa berdarah ini terjadi pada hari Jumat 8 Oktober 2021, sekitar pukul 21.30 WITA di rumah korban.

Kapolres Sumbawa AKBP Esty Setyo Nugroho didampingi Kasat Reskrim Iptu Ivan Roland Cristofel, kepada tvonenews.com, Sabtu (9/10) mengatakan, kejadian bermula, saat pelaku berinisial FT (25) datang bersama sembilan orang temannya ke lesehan milik korban. Pelaku yang merupakan petani dan sembilan rekannya kemudian memesan jus.

"Pelaku bersama sembilan temannya datang ke lesehan korban dan memesan jus" kata Esty.

Saat itu, lanjutnya, FT yang merupakan warga Dusun Lunyuk Rea, Desa Lunyuk, Kecamatan Lunyuk, terlibat cekcok dengan salah seorang pemuda dari desa lain yang juga sedang memesan makanan di lesehat tersebut. Muhtar kemudian berusaha melerai mereka.

"Pelaku ribut dengan pemuda lainnya asal Desa Emang, namun dilerai oleh korban," lanjut Esty.

Tidak terima dipisahkan, lanjutnya, pelaku menyuruh salah seorang temannya pulang untuk mengambil parang. Setelah mendapatkan parang, pelaku kemudian cekcok dengan korban.

"Pelaku cekcok dengan korban. Karena tidak terima dilerai, kemudian pelaku menghunus parang yang ada di pinggangnya dan menebas korban di bagian tangan, perut dan leher. Korban langsung dilarikan ke puskesmas terdekat," tambah Kapolres. 

Muhtar sempat dilarikan ke puskesmas dan dirawat, tetapi nyawanya tidak tertolong karena terluka parah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Usai menganiaya korbannya, pelaku kemudian melarikan diri," katanya.

Setelah sempat melakukan pengejaran, polisi akhirnya berhasil menangkap pelaku di wilayah Kabupaten Sumbawa Barat beberapa saat setelah kejadian dan langsung dibawa ke Mapolres Sumbawa, guna penyelidikan lebih lanjut. (Irwan/act) 

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT