News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polisi Tetapkan Pembeli Ratusan Tablet Curian SMKN 5 Jember Sebagai Penadah, Status Jadi Tersangka

Polisi akhirnya menetapkan Andrynata Widjaja (39 tahun) pemilik konter Galaxy sebagai tersangka.
Kamis, 7 Oktober 2021 - 16:19 WIB
Polisi Tetapkan Pembeli Ratusan Tablet Curian SMKN 5 Jember Sebagai Penadah, Status Jadi Tersangka
Sumber :
  • tvone

Jember, Jawa Timur - Polisi akhirnya menetapkan Andrynata Widjaja (39 tahun) pemilik konter Galaxy sebagai tersangka. Semula Andrynata hanya berstatus sebagai saksi pencurian 378 unit komputer tablet milik SMKN 5 Jember yang dilakukan Wahyu, seorang pegawai honorer bagian tata usaha sekolah tersebut.

Setelah dilakukan pemeriksaan secara maraton kepada Andrynata Widjaja, Polisi meningkatkan statusnya menjadi tersangka. Andrynata disangkakan sebagai penadah barang curian. "Kami sangkakan pasal 480 KUHP," kata Aipda Teguh, Kanit Reskrim Polsek Sukorambi, Kabupaten Jember, Jawa Timur. Dari hasil pemeriksaan, tersangka mengaku membeli komputer tablet dari tersangka Wahyu sebanyak 75 unit. "Dari 75 unit, terjual 52 unit. Sementara 23 unit lainnya masih belum terjual. Sudah kami amankan," sambung Teguh.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Komputer tablet bantuan dari pemerintah tersebut dibeli tersangka Andri seharga Rp800 ribu tiap unitnya. Sementara tersangka Andri menjual kembali pada konsumen dengan harga Rp1 juta hingga Rp1,1 juta. Sementara harga normal, komputer tablet merk Advan tipe 8001 antara Rp1,5 juta sampai Rp1,6 juta. "Pembelinya ada yang dari Sidoarjo dan Gresik, selain menjual offline Andri juga menjual secara online. Ini terbukti saat kami mengecek nomor IMEI komputer tablet, barang-barang tersebut ada diluar Jember," jelas Teguh.

Tersangka Andri sempat membantah menjual tablet curian. Namun saat polisi menunjukkan beberapa foto tablet yang pernah ditawarkan pada polisi yang menyamar, tersangka Andri tak berkutik. Tersangka Andri kemudian mengeluarkan empat tablet yang belum terjual dan kemudian disita polisi untuk dijadikan barang bukti.

Rupanya tersangka Wahyu sempat mewanti-wanti tersangka Andri jika ditanya polisi, untuk menjawab bahwa tersangka Wahyu hanya menjual 4 unit tablet saja. Meski berhasil menangkap pelaku pencurian dan penadah, polisi masih mengembangkan kasus ini untuk mencari pelaku lain. Pasalnya, tablet yang hilang sebanyak 378 unit, sementara tersangka Wahyu mengaku hanya mencuri kurang lebih 100 unit tablet. 

"Ada dugaan ada pelaku lain selain tersangka Wahyu. Masih kita kembangkan," tandas Teguh.(sinto/chm)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral