GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Suami Pembunuh Anak-Istri di Kutai Timur Masih Syok, Polisi Kesulitan Ungkap Motif

Sambil mengeluhkan sakit yang dia rasakan di tubuhnya, Khaer hanya berkata sepotong-sepotong dan tidak lancar mengingat kejadian yang berlangsung pada Minggu (13/6) petang itu.
Selasa, 15 Juni 2021 - 15:42 WIB
Polisi periksa kejiwaan suami pembunuh anak dan istri
Sumber :
  • ANTARA

Kutai Timur, Kalimantan Timur – Polisi masih kesulitan mengungkap motif di balik pembunuhan sadis yang dilakukan seorang suami bernama Abdul Khaer (30) terhadap istrinya, MD (30), dan putranya, MK (1). Sebab warga Dusun Perdau, Desa Sepaso Barat, Kecamatan Bengalon, Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur (Kaltim) itu masih syok.

Saat menjalani pemeriksaan, Khaer kesulitan menjawab pertanyaan penyidik. Sambil mengeluhkan sakit yang dia rasakan di tubuhnya, Khaer hanya berkata sepotong-sepotong dan tidak lancar mengingat kejadian yang berlangsung pada Minggu (13/6) petang itu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Santai saja, rileks…" kata penyidik kepada Khaer. Namun dia bergeming.

Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polres Kutai Timur, AKP Abdul Rauf mengatakan pihaknya terus mengajak Khaer berkomunikasi. Menurutnya, pelan-pelan pelaku mulai menampakkan perkembangan meski keadaan psikisnya belum stabil.

“Pemeriksaan awal yang bersangkutan untuk menjelaskan identitas pribadi sudah dapat dijelaskan dengan baik,” kata Rauf.

Namun ketika masuk ke detail kejadian, Khaer mengaku kesulitan mengingatnya.

“Ketika pemeriksaan berlanjut pada kronologis kejadian yang bersangkutan menjelaskan secara garis besar awal kejadian tersebut sampai di akhir. Namun untuk detailnya yang bersangkutan meminta waktu kepada penyidik untuk mengingat kembali bagaimana cara dia melakukan tindakan tersebut,” ungkap Rauf.

Pada polisi ayah dua anak ini juga mengaku mengingat telah mengambil senjata tajam untuk melukai istrinya.

“Pada saat pemeriksaan yang bersangkutan berupaya mengingat. Menyadari mengambil senjata tajam jenis parang di dinding rumah kemudian setelah itu dia lupa kejadiannya. Kemudian yang bersangkutan ingat berlari ke masjid dan menyerang warga yang ada di masjid. Yang bersangkutan sadar diamankan oleh warga kemudian dibawa ke kantor polisi,” terang Kasatreskrim.

Polisi mencari tahu apakah pelaku dalam pengaruh zat terlarang. Mereka kemudian menjalankan serangkaian tes pada Khaer. Tetapi hasilnya nihil.

“Sudah tes urine dengan hasil negatif amfetamin dan metamfetamin. Kuat dugaan bahwa tidak ada menggunakan jenis narkoba sebagaimana yang beredar. Alkohol juga tidak terdeteksi,” beber Rauf.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Oleh karena itu polisi berencana memeriksakan kejiwaan pelaku.

“Bila hasil BAP tidak berhasil dan yang bersangkutan ada gejala tak mampu mengingat maka akan dites kejiwaannya. Untuk pemeriksaan kejiwaan kita coba lagi besok dan berkoordinasi dengan rumah sakit di Samarinda,” ujarnya lagi.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ironis, Pemudik Dipalak 3 Pria di Tanah Abang Jakarta, Polisi Beberkan Kronologinya

Ironis, Pemudik Dipalak 3 Pria di Tanah Abang Jakarta, Polisi Beberkan Kronologinya

Ironis, seorang pemudik asal Pandeglang, Arif, dipalak tiga pria di kawasan Kebon Kacang, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Palak tersebut dengan dalih meminta
Mahfud MD Kritik Keras KPK soal Mantan Menag Yaqut: Ini Hukum Loh!

Mahfud MD Kritik Keras KPK soal Mantan Menag Yaqut: Ini Hukum Loh!

Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) RI Mahfud MD lontarkan kritikan keras terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi KPK
PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

Ketua Umum PP AMPG Said Aldi Al Idrus mengimbau kepada seluruh korban bencana banjir di Aceh Tamiang yang telah menerima bantuan rumah sewa, Huntara, uang lauk,
DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

Anggota Komisi X DPR Robert Joppy Kardinal mengkritik praktik monopoli dan duopoli rute penerbangan, khususnya di wilayah Indonesia Timur seperti Maluku dan
Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Dosen Hukum Tata Negara Universitas Indonesia, Titi Anggraini, menyoroti soal praktik terpilihnya ketua umum partai politik dari kalangan bukan kader partai.
Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.

Trending

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.
DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

Anggota Komisi IV DPR RI Hindun Anisah mengingatkan pemerintah terkait ancaman kenaikan harga pupuk akibat perang Iran dengan Israel dan Amerika Serikat (AS).
Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Ketum PSSI, Erick Thohir, meminta Timnas Indonesia segera mengalihkan fokus ke laga lawan Bulgaria usai meraih kemenangan meyakinkan pada ajang FIFA Series 2026
Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

KH Yahya Zainul Ma'arif alias Buya Yahya menjelaskan hukum membunuh atau menepuk nyamuk secara sengaja akibat diganggu maupun digigit dalam syariat agama Islam.
Pelatih Bulgaria Sindir Level Timnas Indonesia, Starting XI John Herdman Disorot, hingga Media Prancis Heran dengan Calvin Verdonk

Pelatih Bulgaria Sindir Level Timnas Indonesia, Starting XI John Herdman Disorot, hingga Media Prancis Heran dengan Calvin Verdonk

3 berita Timnas Indonesia terpopuler: sindiran pelatih Bulgaria, starting XI John Herdman bikin netizen heboh, hingga Calvin Verdonk disorot media Prancis.
Reaksi Para Pemain Persib Bandung Usai Beckham Putra Cetak Brace untuk Timnas Indonesia, Thom Haye Paling Bangga

Reaksi Para Pemain Persib Bandung Usai Beckham Putra Cetak Brace untuk Timnas Indonesia, Thom Haye Paling Bangga

Para pemain Persib Bandung kompak memberikan reaksi tak lama setelah Beckham Putra mencetak dua gol kemenangan Timnas Indonesia atas Saint Kitts and Nevis.
Bakal Hadapi Timnas Indonesia di Final FIFA Series 2026, Media Bulgaria Lempar Pujian Berkelas untuk Beckham Putra

Bakal Hadapi Timnas Indonesia di Final FIFA Series 2026, Media Bulgaria Lempar Pujian Berkelas untuk Beckham Putra

Aksi berkelas Beckham Putra yang sukses bikin dua gol untuk Timnas Indonesia ke gawang Saint Kitts and Nevis di FIFA Series mendapat pujian dari media Bulgaria.
Selengkapnya

Viral