News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Cegah Penyebaran Covid-19, Seorang IRT di Pati Membuat Hand Sanitizer dari Daun Kelor

Banyaknya warga yang membutuhkan hand sanitizer saat pandemi Covid-19, membuat seorang ibu rumah tangga di Pati Jawa Tengah berinovasi membuat hand sanitizer
Minggu, 10 Oktober 2021 - 15:14 WIB
Muryati sedang membuat hand sanitizer dari daun kelor
Sumber :
  • Abdul Rohim

Pati, Jawa Tengah - Banyaknya warga yang membutuhkan hand sanitizer saat pandemi Covid-19, membuat seorang ibu rumah tangga di Pati Jawa Tengah berinovasi membuat hand sanitizer dari bahan alami atau herbal yang ada di sekitar lingkungan rumah yakni dari daun kelor. Selain bahan baku mudah didapatkan, biaya yang dikeluarkan juga sangat murah.

Hal inilah yang dilakukan oleh Muryati, warga Desa Kedungbulus Kecamatan Gembong Kabupaten Pati Jawa Tengah ini. Muryati membuat hand sanitizer berbahan dasar alami, yakni daun kelor, jeruk nipis dan lidah buaya.Selain bahan baku mudah didapatkan, biaya yang dikeluarkan sangat murah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Cara mengolah daun kelor menjadi hand sanitizer sangat mudah. Pertama, daun kelor yang telah dipetik dari pohonnya, dijemur hingga layu mengering. Setelah itu, daun kelor yang telah layu mengering dimasukkan ke dalam dandang yang telah diisi air. Selanjutnya, daun kelor tersebut disuling selama kurang lebih 30 menit, dan air hasil sulingan ditampung di sebuah wadah.

Kemudian beri perasan air jeruk nipis dan lidah buaya untuk menjaga pH tetap rendah. Proses berikutnya, lanjutkan dengan menyaringnya secara perlahan agar bahan bersih dan higienis sebelum dimasukkan ke dalam botol.

Menurut Muryati, ide membuat hand sanitizer berbahan alami ini berawal saat dirinya melihat teman dan saudaranya di masa pandemi Covid-19 banyak yang menggunakan hand sanitizer buatan pabrik untuk menjaga kebersihan tangan dari virus corona.

Karena harga hand sanitizer dipasaran dirasa mahal dan mengandung kadar alkohol yang tinggi sehingga mebuat tangan iritasi dan kering. Muryati kemudian berinisiatif membuat hand sanitizer yang murah dan
aman bagi kulit tangan, dengan menggunakan bahan alami yang ada di sekitar lingkungan rumahnya.

“Awal memproduksi hand sanitizer dari bahan tumbuh tumbuhan khususnya kelor dikarenakan tumbuhan kelor disekitar rumah saya khan banyak. Trus khan pas musim pandemi corona kita harus menjaga kebersihan
tangan, saya kemudian kepikiran untuk membuat hand sanitizer dari bahan non alkohol yang aman di kulit tangan tidak membuat iritasi dan juga buat anak anak aman untuk jangka panjang,” ujar Muryati.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Masih Punya Pertandingan Sisa, Seberapa Besar Peluang Persib Juara Lagi?

Masih Punya Pertandingan Sisa, Seberapa Besar Peluang Persib Juara Lagi?

Persib Bandung terus menunjukkan ambisinya dalam perburuan gelar BRI Super League 2025/2026. Dengan komposisi skuad yang dinilai mewah, Maung Bandung diprediksi
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menyebut atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.
Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur

Trending

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menyebut atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

IAW soroti penerimaan Bea Cukai yang terkontraksi, desak audit forensik dan reformasi sistemik untuk cegah kebocoran puluhan triliun.
Langkah Tegas Dedi Mulyadi Berantas Nepotisme di Proyek Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, Lebih Transparan!

Langkah Tegas Dedi Mulyadi Berantas Nepotisme di Proyek Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, Lebih Transparan!

Dedi Mulyadi siapkan sistem transparan untuk program rutilahu di Jawa Barat. Nepotisme diputus, masyarakat kini bisa ajukan bantuan rumah secara transparan.
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Selengkapnya

Viral