Ekonomi DKI Jakarta Tahun 2022 Makin Menguat, Didorong Realisasi Pendapatan APBN Regional
- Istimewa
- Perkembangan Ekonomi Regional
Pada triwulan III tahun 2022, konsumsi rumah tangga mengalami pertumbuhan sebesar 5,71% (yoy) sejalan dengan pertumbuhan ekonomi sebesar 5,94% (yoy).
Pemerintah melalui belanja APBN terus mendorong peningkatan kesejahteraan petani dan nelayan.
Hal ini dibuktikan dengan meningkatnya Nilai Tukar Petani (NTP) sebesar 0,18 poin atau menjadi menjadi sebesar 105,89 poin, meskipun pada Nilai Tukar Nelayan (NTN) terdapat sedikit penurunan sebesar 0,07 poin atau menjadi sebesar 104,08 poin pada periode Desember 2022.
- Kondisi Fiskal Regional
Kinerja penerimaan positif melebihi target. Penerimaan Dalam Negeri DKI Jakarta sampai dengan 31 Desember 2022 berhasil mencapai Rp1.375,74 triliun (118,49% dari target), naik 24,97% dibandingkan periode yang sama tahun 2021.
Peningkatan tersebut ditopang kenaikan realisasi Perpajakan sebesar 52,05% karena peningkatan penerimaan PPh Pasal 25, Pasal 21, PPh 22 Impor, dan PPN Dalam Negeri yang sejalan dengan peningkatan kegiatan ekonomi pasca pandemi, serta kenaikan realisasi Bea dan Cukai sebesar 34,02% dikarenakan meningkatnya volume impor komoditas utama penghasil Bea Masuk yaitu produk otomotif, bahan pangan, dan bahan baku.
Adapun Penerimaan Negara Bukan Pajak mengalami kontraksi sebesar 56,65% dibandingkan periode yang sama tahun 2021.
- Kinerja Belanja
Belanja APBN Wilayah DKI Jakarta s.d. 31 Desember 2022 terealisasi sebesar Rp663,32 triliun atau 92,73% dari pagu.
Meskipun terdapat penurunan total belanja secara yoy, tetapi terjadi peningkatan pada Belanja Pegawai dan Belanja Modal secara berturut-turut sebesar 7,58% dan 2,76% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
- Kinerja Penyaluran TKDD tumbuh
Realisasi Belanja Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) sampai dengan 31 Desember 2022 sebesar Rp20,80 triliun atau mencapai 119,71% dari pagu.
Realisasi Dana Bagi Hasil melebihi 100% dikarenakan terdapat sisa dana kurang salur tahun 2021 yang disalurkan pada tahun 2022.
Alokasi TKDD didominasi oleh Dana Bagi Hasil sebesar Rp14,09 triliun atau mencapai 81,11% dari keseluruhan TKDD.
- Neraca Perdagangan
Ekspor Desember 2022 di DKI Jakarta terealisasi sebesar US$4,59 miliar, sedangkan Impor Desember 2022 di DKI Jakarta terealisasi sebesar US$6,57 miliar.
- Sektor Riil
Konsumsi Rumah Tangga Tumbuh.
Konsumsi rumah tangga pada triwulan III tahun 2022 mengalami pertumbuhan sebesar 5,71% dibandingkan periode yang sama tahun 2021.
- Strategic Issues dan Local Issues:
Load more