News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

3000 Lebih Personel Gabungan Disiagakan pada Putaran Pertama Pertandingan Semifinal Piala AFF 2022

3000 lebih personel gabungan disiagakan saat pertandingan Semifinal Piala AFF 2022 yang mempertemukan Timnas Indonesia melawan Timnas Vietnam. 
Kamis, 5 Januari 2023 - 19:21 WIB
Logo Garuda Indonesia.
Sumber :
  • PSSI

Jakarta - 3000 lebih personel gabungan disiagakan saat pertandingan Semifinal Piala AFF 2022 yang mempertemukan Timnas Indonesia melawan Timnas Vietnam

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Endra Zulpan mengatakan ribuan personel tersebut terdiri dari TNI, Polri, dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Total 3.624 personel, TNI 212 personel, dan 131 personel Pemerintah Daerah (Pemda)," kata Zulpan dalam keterangannya, Jakarta, Kamis (5/1/2023).

Selain personel gabungan yang disiagakan, sebanyak 500 steward disiagakan dalam stadion pada pertandingan putaran pertama Semifinal Piala AFF 2022 tersebut. 

Menurutnya ribuan personel tersebut akan bersinergi demi melancarkan jalannya pertandingan putaran pertama Semifinal Piala AFF 2022. 

Sementara itu, seratus anggota Brimob berpakaian lengkap akan disiagakan mengelilingi lorong-lorong Stadion GBK tanpa dilengkapi senjata

"Ada dalam stadion itu 100 orang anggota Brimob berseragam tapi tidak bersenjata. 100 itu di lorong-lorong, jadi mengelilingi Stadion," kata Zulpan saat dikonfirmasi, Jakarta, Kamis (5/1/2023).

Selain anggota Brimob berseragam tanpa dibekali senjata, Zulpan turut memastikan pihaknya menyiagakan personel polisi berpakaian preman. 

Menurutnya polisi berpakaian preman turut serta bakal disiagakan di dalam stadion saat pertandingan berlangsung. 

Personel berpakaian preman itu turut serta hanya bertugas melakukan pengamanan jika adanya gesekan pada tribun penonton. 

"Kemudian ada juga yang berpakaian preman anggota kita jumlahnya 200 totalnya. Karena kan seperti kemarin kita lihat, kita kan juga punya layar monitor, CCTV yang dari pengelola GBK," ungkap Zulpan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Setiap sektor itu kan termonitor CCTV. Kita lihat kalau ada penonton yang mabuk, kemudian yang berantem, anggota yang tidak berseragam yang preman itu yang nanti mengamankan agar tidak terjadi keributan," sambungnya. 

Diketahui, Timnas Indonesia bakal melakoni laga kandang pada putaran pertama Semifinal Piala AFF 2022 melawan Timnas Vietnam pada Jumat (6/1/2023).(raa/chm)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

Nama Luke Vickery mendadak menjadi perbincangan hangat. Winger keturunan Australia itu diperebutkan 3 negara, batal dinaturalisasi dan bela Timnas Indonesia?
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Tanggal 4 Februari 2026 diprediksi menjadi hari spesial bagi beberapa zodiak yang secara finansial sedang berada di jalur emas. Apakah zodiakmu salah satunya?
MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT