GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kali Kebo Masih Tercemar, Warga Merasa Dibohongi Dinas Lingkungan Hidup Kota Batu

Menurut warga, setiap kali hujan reda, kotoran sapi menghiasi mulut sungai. Kotoran itu mengendap dan mengeluarkan aroma tidak sedap.
Rabu, 6 Oktober 2021 - 13:46 WIB
Kotoran Ternak Menumpuk Setiap Pagi di Kali Kebo
Sumber :
  • Edy Cahyono

Batu, Jawa Timur - Warga yang tinggal di sepanjang aliran Kali Kebo di Kelurahan Ngaglik, Kecamatan Batu, Kota Batu, Jawa Timur merasa dibohongi oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) setempat, karena sungai tersebut masih tercemar kotoran ternak.

Menurut warga, setiap kali hujan reda, kotoran sapi menghiasi mulut sungai. Kotoran itu mengendap dan mengeluarkan aroma tidak sedap.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Warga mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Batu turun mengatasi persoalan lingkungan itu. Pasalnya, taruhannya adalah kesehatan warga dan kelestarian lingkungan sekitar. 

Meski pernah menjadi perhatian Dinas Lingkungan Hidup, masyarakat setempat merasa kondisi pencemaran di Kali Kebo tidak berubah.

Didik Hariyanto, warga sekitar mengatakan kalau kondisi pencemaran sungai belum teratasi. Ia mengeluh tidak adanya tindakan dari pemangku kebijakan terkait kondisi pencemaran sungai. 

"Setiap habis hujan, bisa dipastikan kotorannya mengendap. Kondisinya seperti itu terus," kata Didik, Selasa (5/10).

Setiap pagi, antara pukul 7.00 hingga 8.00 WIB, pintu air dibuka. Kotoran sapi yang bercampur air mengalir ke arah Kelurahan Sisir dan Temas.

Junaedi, peternak ikan yang kolamnya berada di dekat aliran sungai menceritakan bahwa ikannya pernah mati saat menggunakan air sungai. Dalam sehari, bisa satu ember ikan yang mati. 

Peristiwa itu terjadi pada Mei 2021. Saat ini, kolam ikannya dialiri air sumber. Junaedi tidak lagi menggunakan air sungai. 

"Untuk saat ini belum berani menggunakan air sungai," katanya. 

Junaedi sebenarnya memilih untuk menggunakan air sungai daripada air sumber. Alasannya, banyak makanan untuk ikan di air sungai. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jadi kalau pakai air sumber, biaya pakannya lebih tinggi. Ukuran ikan juga lama untuk besar," paparnya.

Junaedi berharap Pemkot Batu betul-betul turun mengatasi persoalan lingkungan tersebut. Selama ini, Pemkot Batu selalu mengeluarkan pernyataan bahwa kondisi pencemaran sudah diatasi. Bagi warga, pernyataan tersebut tidak sesuai kondisi di lapangan. (Edy Cahyono/act)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Comeback Conor McGregor ke UFC Makin Dekat, Ini Kata Dana White

Comeback Conor McGregor ke UFC Makin Dekat, Ini Kata Dana White

Presiden UFC, Dana White, menyatakan optimisme bahwa Conor McGregor akan segera kembali bertarung di oktagon, dengan peluang comeback yang kini semakin nyata.
Bung Ropan Komentari Kekalahan Timnas Indonesia atas Bulgaria di Final FIFA Series 2026

Bung Ropan Komentari Kekalahan Timnas Indonesia atas Bulgaria di Final FIFA Series 2026

Timnas Indonesia harus mengakui keunggulan tipis Bulgaria dengan skor 0-1 dalam laga puncak FIFA Series 2026 yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno GBK
Buntut 3 Dokter Magang Tewas, Kemenkes: Bukan Kelebihan Beban Kerja, Ini Kronologi Lengkapnya

Buntut 3 Dokter Magang Tewas, Kemenkes: Bukan Kelebihan Beban Kerja, Ini Kronologi Lengkapnya

Buntut tiga dokter internship atau magang yang meninggal dunia dalam waktu berdekatan di lokasi berbeda. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) angkat bicara terkait
Meski Gagal Comeback, Media Korea Puji Kehebatan Megawati Hangestri di Draft Pemain Asing V-League

Meski Gagal Comeback, Media Korea Puji Kehebatan Megawati Hangestri di Draft Pemain Asing V-League

Meski Megawati Hangestri dipastikan tak kembali ke V-League musim depan, media Korea tetap menyoroti kehebatan “Megatron” saat membahas draft pemain asing.
Seskab Bocorkan Keberhasilan Indonesia Raih Investasi Lebih Rp380 T di Jepang

Seskab Bocorkan Keberhasilan Indonesia Raih Investasi Lebih Rp380 T di Jepang

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyatakan keberhasilan Indonesia meraih komitmen investasi lebih dari Rp380 triliun di Jepang. Keberhasilan ini
Demi Ketahanan Energi Nasional, Bahlil Pastikan Pemerintah Percepatan Blok Masela

Demi Ketahanan Energi Nasional, Bahlil Pastikan Pemerintah Percepatan Blok Masela

Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia memastikan pemerintah mendorong percepatan pengembangan Proyek Strategis Nasional Blok Masela, Maluku. Bahkan Bahlil jelaskan,

Trending

Kalah karena Penalti, John Herdman Bilang Begini soal Permainan Timnas Indonesia vs Bulgaria

Kalah karena Penalti, John Herdman Bilang Begini soal Permainan Timnas Indonesia vs Bulgaria

Kekalahan perdana yang dialami John Herdman bersama Timnas Indonesia tidak serta-merta membuatnya pesimistis. Meski takluk 0-1 dari Timnas Bulgaria di Stadion -
Pengangkatan Hendarsam Marantoko sebagai Dirjen Imigrasi Momentum Tepat untuk Pembenahan

Pengangkatan Hendarsam Marantoko sebagai Dirjen Imigrasi Momentum Tepat untuk Pembenahan

Momentum pengangkatan Hendarsam Marantoko sebagai Direktur Jenderal Imigrasi dinilai sebagai langkah penting dalam upaya pembenahan sektor keimigrasian nasional.
Ihwal Pencalonan Ketua Umum KONI Papua Barat, Gubernur: Tidak Ada Titipan

Ihwal Pencalonan Ketua Umum KONI Papua Barat, Gubernur: Tidak Ada Titipan

Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan jelaskan, tidak ada titipan atau intervensi dari pihak manapun dalam bursa pencalonan Ketua Umum KONI Papua Barat
Di Luar Dugaan Usai Kalah Tipis dari Bulgaria, John Herdman Blak-blakan soal Performa Menakjubkan Timnas Indonesia

Di Luar Dugaan Usai Kalah Tipis dari Bulgaria, John Herdman Blak-blakan soal Performa Menakjubkan Timnas Indonesia

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, mengungkapkan kekecewaannya usai kekalahan tipis 0-1 dari Bulgaria dalam laga FIFA Series 2026. Dia bilang timnas Indonesia
VAR Buat Timnas Indonesia Kebobolan Lawan Bulgaria, Ini Penyebab Skuad Garuda Dapat Hukuman Penalti di Final FIFA Series 2026

VAR Buat Timnas Indonesia Kebobolan Lawan Bulgaria, Ini Penyebab Skuad Garuda Dapat Hukuman Penalti di Final FIFA Series 2026

Timnas Indonesia harus mengubur mimpi meraih gelar FIFA Series 2026 setelah kalah tipis dari Bulgaria. Kekalahan itu ditentukan lewat penalti kontroversial.
Reaksi Francis Ngannou Usai Israel Adesanya Tersungkur di UFC Seattle: Olahraga Ini Tak Selalu Adil

Reaksi Francis Ngannou Usai Israel Adesanya Tersungkur di UFC Seattle: Olahraga Ini Tak Selalu Adil

Mantan juara kelas berat UFC, Francis Ngannou, mengaku patah hati menyaksikan sahabatnya, Israel Adesanya, kalah TKO dari Joe Pyfer dalam UFC Fight Night 271.
Media Vietnam Tak Habis Pikir Kesalahan Fatal saat Timnas Indonesia Takluk dari Bulgaria

Media Vietnam Tak Habis Pikir Kesalahan Fatal saat Timnas Indonesia Takluk dari Bulgaria

Media Vietnam soroti kekalahan Timnas Indonesia 0-1 dari Bulgaria di final FIFA Series 2026, beberkan kesalahan penalti menjadi faktor fatal bagi skuad Garuda.
Selengkapnya

Viral