News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ketinggian Air di Kota Pekalongan Naik Mencapai 1 Meter, Jumlah Pengungsi Terus Bertambah

Kondisi banjir yang merendam ratusan rumah warga di Kota Pekalongan, Jawa Tengah, hingga saat ini ketinggian air naik mencapai satu meter lebih.
Minggu, 1 Januari 2023 - 13:41 WIB
Kondisi rumah warga yang terendam banjir (1/1/2023).
Sumber :
  • tvOnenews/Edy Mustofa

Pekalongan, Jawa Tengah - Kondisi banjir yang merendam ratusan rumah warga di Kota Pekalongan, Jawa Tengah, hingga saat ini ketinggian air naik mencapai satu meter lebih. Hal ini disebabkan meluap nya Sungai Bremi dan Sungai Meduri

HAl ini diutarakan oleh Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pekalongan, Dimas Arga Yudha menjelaskan, banjir yang diakibatkan curah hujan yang tinggi dan juga limpasan air dari sungai Bremi dan Meduri, Minggu (01/01/2023).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Banjir yang masih menggenangi pemukiman di beberapa wilayah di Kota Pekalongan dengan ketinggian  variatif 20 sentimeter hingga satu meter," kata Dimas Arga Yudha.

Hasil pantauan tvOnenews di wilayah Kelurahan Tirto, Kecamatan Pekalongan Barat ketinggian air naik sejak tadi malam. Warga yang bertahan dirumah terpaksa harus mengungsi karena air yang menggenangi dalam rumah juga naik.

Salah satu warga yang bertahan di rumah, Slamet (45) mengatakan bahwa dirinya tidak mengungsi karena juga menjaga keamanan desa.

"Disini sudah banyak warga yang mengungsi karena airnya tinggi. Sehingga banyak yang dievakuasi ke lokasi pengungsian," kata Slamet.

Berdasarkan data dari BPBD Kota Pekalongan, Minggu (01/01/2023) pukul 07.00 WIB, jumlah pengungsi mencapai 1.246 jiwa di 18 titik lokasi pengungsian. 

Warga yang mengungsi di lokasi pengungsian Masjid Al Karomah (1/1/2023)

"Warga yang mengungsi terus bertambah karena ketinggian banjir naik, sehingga warga yang bertahan di rumah terpaksa harus mengungsi. Air mulai naik tadi sekitar jam 3 pagi," lanjutnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Adapun titik lokasi pengungsian diantaranya: 
Wilayah Kecamatan Pekalongan Barat : 
1. Aula Kec. Barat 334 jiwa
2. Mushola Al-Hikmah Tirto 104 jiwa
3. Masjid Al-Ikhlas Tirto 5 jiwa
4. Mushola Al - Ihsan Tirto 49 jiwa
5. Masjid Khusnul Khuluk Tirto 55 jiwa
6. Masjid Al-Karomah Tirto 286 jiwa
7. TPQ At-taubah Tirto 35 jiwa
8. Masjid Al Kausar SDIT 79 jiwa
9. TPQ Al Falah Pasirsari 8 jiwa
10. Masjid Baiturrahman Tirto 93

Untuk wilayah kecamatan Pekalongan Timur diantaranya: 
1. Aula serbaguna Sampangan 21 jiwa
2. Aula Kecamatan Timur 11 jiwa
3. Ar robitoh Klego 47 jiwa
4. SD Klego 4 6 jiwa
5. Mushola Al Ikhlas Poncol 5 jiwa
6. Mushola Bani Ilyas 6 jiwa
7. Amanjiba Klego 41 jiwa
8. SD Klego 1 61 jiwa

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT