News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

No One Left Behind, KemenKopUKM Asah Skill Wirausaha Penyandang Disabilitas Lewat Workshop

“No one left behind”, menjadi kalimat yang sering kali dimaknai untuk menggambarkan inklusifitas, menjadi pengingat dalam memastikan bahwa tidak ada satupun yang tertinggal.
Kamis, 22 Desember 2022 - 17:59 WIB
Kementerian Koperasi dan UKM (KemenKopUKM) menyelenggarakan workshop sebagai rangkaian dari ajang “Karya Tanpa Batas”
Sumber :
  • Humas Kemenkopukm

Jakarta – “No one left behind”, menjadi kalimat yang sering kali dimaknai untuk menggambarkan inklusifitas, menjadi pengingat dalam memastikan bahwa tidak ada satupun orang yang tertinggal, termasuk para penyandang disabilitas.

Begitupun dalam menciptakan ekosistem ekonomi yang inklusif, Kementerian Koperasi dan UKM (KemenKopUKM) menyelenggarakan workshop sebagai rangkaian dari ajang “Karya Tanpa Batas” yang bertujuan untuk mendorong kemandirian ekonomi kepada para penyandang disibalitas dengan berwirausaha.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Workshop yang digelar di ruang Smesco Labo pada beberapa waktu lalu terdiri dari berbagai kelas inovatif, mulai dari kelas fesyen, home decor macrame, hingga kelas aplikasi Microsoft yang disediakan untuk menambah skill para penyandang disabilitas dalam berkarya, maupun kelas pemasaran produk melalui TikTok Shop, dan pengembangan bisnis impian di Tokopedia.

Zikra Afifah Salsabila, teman tuli yang juga merupakan seorang ibu rumah tangga dan berprofesi sebagai penjahit, mengaku sangat antusias dengan adanya workshop tersebut. Zika mengaku dirinya mengikuti kelas macrame karena penasaran dengan proses pembuatan salah satu jenis dekorasi rumahan kekinian tersebut.

“Pertama saya lihat di internet ada macrame yang bagus, jadi ingin belajar tapi bingung caranya, dan akhirnya saya sangat senang karena bisa menemukan workshop macrame di sini,” kata Zikra.

Sebagai seorang penjahit baju gamis dan hijab, Zikra mengaku ingin mengembangkan usahanya tersebut di bidang yang lebih luas namun masih tidak jauh dengan kerajinan tangan. Oleh karena itu, Zikra berharap bisa membuka usaha dekorasi macrame suatu saat nanti.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Saya mau terus belajar, nanti kalau sudah bisa saya mau ikut pameran dan memasarkan hasil kerajinan tangan saya, baik hasil jahitan baju saya maupun macrame yang saya buat, karena saya jarang lihat ada macrame di pameran,” kata Zikra.

Di tempat yang sama, Maisty Akhdaniyah yang merupakan seorang tuna daksa sekaligus model, juga mengikuti kelas fesyen. Maisty sangat senang karena bisa mengetahui lebih jauh terkait industri fesyen khususnya untuk proses desainnya. Pada kelas ini, para peserta diberikan materi desain fesyen secara langsung oleh desainer kenamaan Indonesia Musa Widyatmodjo.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral