News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Lama Berseteru Dua Organisasi Betawi Sepakat Akur, Marullah Matali Jadi Ketua Pimpinan

Badan Musyawarah (Bamus) Betawi yang dipimpin oleh Riano Ahmad dan Bamus Suku Betawi 1982 dengan pimpinan Zainuddin atau Oding sepakat bersatu, ini alasannya.
Rabu, 7 Desember 2022 - 17:09 WIB
Kepaala Badan Musyawarah (Bamus) Betawi Riano Ahmad dan Bamus Suku Betawi 1982 dengan pimpinan Zainuddin atau Oding sepakat bersatu.
Sumber :
  • Abdul Gani Siregar/tvonenews.com

Jakarta, tvOnenews.com - Lama berseteru akhirnya organisasi induk masyarakat Betawi kembali akur. 

Badan Musyawarah (Bamus) Betawi yang dipimpin oleh Riano Ahmad dan Bamus Suku Betawi 1982 dengan pimpinan Zainuddin atau Oding sepakat bersatu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Persatuan ini pun dibentuk dengan nama baru yakni Majelis Amanah Masyarakat Betawi. 

Nama Marullah Matali mencuat digadang-gadang menjadi ketua pimpinan yang baru organisasi Betawi.

tvonenews

Oding menjelaskan alasan Marullah diangkat menjadi Ketua Pimpinan lantaran dinilai sebagai inisiator yang mempersatukan kedua organisasi yang sempat terpecah belah ini.

“Memang karena beliau (Marullah) sebagai inisiator untuk mempersatukan ini, akhirnya para tokoh-tokoh Betawi melihat cara pandangnya, cara pikirannya, dan kesungguhannya. Akhirnya kita sepakat untuk menjadikan beliau sebagai pemimpinnya, sebagai imam kita,” kata Oding, saat dihubungi media, Rabu (7/12/2022).

Kendati demikian, tidak ada masalah dengan jabatan baru Marullah yang sekarang sebagai Deputi Gubernur DKI Jakarta. 

Justru saat Marullah menjabat sebagai Sekda DKI Jakarta sulit untuk mengemban tugas sebagai Ketua Pimpinan Majelis Amanah Masyarakat Betawi.

“Ya, kan kalau dia sebagai Sekda kan mengurusi administratif ke dalam. Justru dengan dia menjadi Deputi, dia punya waktu untuk tugas-tugas ke luar,” tuturnya.

“Bisa mewakili Gubernur dalam berbagai hal, dinamika kemasyarakatan, salah satunya adalah membuat harmonisasi antara penduduk inti Jakarta yaitu Betawi dengan pemerintah daerah,” pungkasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebagai informasi, organisasi induk masyarakat Betawi ini diketahui pernah berseteru pada Musyawarah Besar (Mubes) Bamus Betawi pada 2018 silam. 

Sejak saat itu lah terjadi dualisme organisasi antara Bamus Betawi dan Bamus Suku Betawi 1982. (agr/muu)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT