News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

KPU Gelar Rapat Koordinasi Konsolidasi Nasional, Persiapan Menuju Pemilu 2024

Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU) menyelenggarakan rapat koordinasi Konsolidasi Nasional dalam menyambut Pemilu serentak 2024 pada 1-3 Desember 2022.
Jumat, 2 Desember 2022 - 13:29 WIB
Ketua KPU Hasyim Asy'ari di Ancol, Jakarta Utara, Jumat (2/12/2022).
Sumber :
  • KPU

Jakarta - Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU RI) menyelenggarakan rapat koordinasi Konsolidasi Nasional dalam menyambut Pemilu serentak 2024. 

Ketua KPU Hasyim Asy'ari sebut kegiatan ini berlangsung selama tiga hari sejak tanggal 1 hingga 3 Desember 2022, di Convention Hall Beach City Entertainment Center (BCEC), Ancol, Jakarta Utara, Jumat (2/12/2022).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Peserta yang hadir di dalam konsolnas ini berjumlah sekitar 6.341, terdiri dari para anggota KPU pusat, KPU provinsi, KPU kabupaten kota, jajaran kesekjenan KPU pusat, sekretariat KPU provinsi, dan sekretariat KPU kabupaten kota se-Indonesia," jelasnya. 

Adapun, kegiatan Konsolnas ini meliputi verifikasi partai politik, persiapan untuk pemutakhiran daftar pemilih, penetapan daerah pemilihan DPRD Kabupaten Kota, pembentukan badan ADHOC panitia pemilihan tingkat Kecamatan, dan juga persiapan untuk pemuktahiran daftar pemilih. 

"Nanti pada tanggal 16 Desember mulai penyerahan dukungan bagi bakal calon anggota DPD. Oleh karena itu pada kesempatan ini kami ucapkan terima kasih atas nama KPU, jajaran KPU, keluarga besar KPU kepada Presiden," tuturnya. 

"Nanti kami berdiskusi dengan para Menteri dan pimpinan lembaga yang berkaitan dengan kepemiluan dari bapak Menteri Dalam Negeri, Bapak Kapolri, Kejaksaan Agung, Pimpinan KPK, dan juga pimpinan LKPP," sambungnya. 

Sebagai informasi, rapat koordinasi Konsolidasi Nasional ini bertema Konsolidasi KPU untuk meningkatkan pelayanan Pemilu 2024.

"Mengapa topik ini kami angkat? Karena kami menyadari bahwa amanat Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu memberikan amanat kepada KPU adalah lembaga layanan terutama untuk melayani dua pihak," pungkasnya. 

Pertama, adalah melayani pemilih untuk dapat menggunakan hak pilihnya. Kemudian yang kedua, adalah melayani peserta pemilu baik itu partai politik, peserta pemilu perseorangan, pemilu DPD, pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden, pasangan Gubernur, Bupati, Wali Kota dalam Pilkada, untuk melakukan kompetisi yang adil di dalam Pemilu dan Pilkada. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Tentu beban kerja yang kami hadapi berbeda dengan pemilu-pemilu sebelumnya. Demikian kami akhiri, terima kasih," pungkasnya.  

Kegiatan ini turut dihadiri langsung oleh Presiden Indonesia Joko Widodo beserta jajarannya. (agr/put)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT