News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tangsel Marathon Santuni Runner yang Meninggal Saat Ikut Jakmar 21K

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan santuni keluarga seorang pelari bernama H Iwan Pestalozzi wafat pada satu race di Jakarta.
Selasa, 1 November 2022 - 12:50 WIB
Perwakilan BPJS, Elvis Febriani Anizar saat Bersama Istri dan Anak Pelari Tangsel Marathon H Iwan Pestalozzi
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta -Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan santuni keluarga seorang pelari bernama H Iwan Pestalozzi wafat pada satu race di Jakarta pada Sabtu (16/10/2022).

Iwan merupakan  peserta Tangsel Marathon yang diadakan pada Kamis (1/9/2022) dengan jarak 21K/HM.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Almarhum mendapatkan perlindungan jaminan sosial tenaga kerja," kata Haryani Rotua Melasari, Kepala Kantor BPJAMSOSTEK Jakarta Cilincing melalui keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Selasa (1/1/2022).

Sebagai informasi, Almarhum pelari Iwan merupakan peserta BPJAMSOSTKEK pada program Bukan Penerima Upah (BPU).

Peserta BPU sendiri memiliki manfaat perlindungan yang sama seperti Peserta Penerima Upah (PU).

“Untuk peserta BPU jika terjadi resiko kerja dapat manfaat Jaminan Kecelakaan Kerja, dan jika terjadi resiko meninggal dunia juga dapat manfaat Jaminan Kematian ditambah jika didaftarkan Jaminan Hari Tua juga termasuk di dalamnya.” tambah Haryani.

Sebagaimana diketahui, menurut undang- undang, BPJAMSOSTEK diberikan amanah untuk menyelenggarakan 5 program jaminan sosial ketenagakerjaan yaitu Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Pensiun (JP), dan Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP). 

BPJAMSOSTEK mendorong seluruh pekerja BPU atau pekerja informal untuk ikut mendaftarkan diri menjadi peserta.

“Saya mengajak, pekerja dengan profesi apapun, ojol, petani, guru honorer, artis, atlet dan lainnya bisa mendaftar di BPJAMSOSTEK untuk proteksi diri dari resiko kerja, seperti yang terjadi pada Almarhum Iwan walaupun santunan yang diberikan tidak sebanding dengan duka yang dirasakan keluarga namun melalui BPJAMSOSTEK negara hadir memberikan kepastian melalui jaminan sosial ketenagakerjaan,” tutup Haryani.

Keluarga Almarhum pelari Iwan mendapatkan santunan kematian dari BPJamsostek sebesar Rp42 juta sebagaimana pertanggungan meninggal dunia pada asuransi BPJamsostek untuk Tangsel Marathon.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Santunan tersebut telah disampaikan kepada keluarga almarhum pada pekan lalu.

"Tanggal 20 Oktober 2022 perwakilan dari BPJS kunjungan ke rumah ahli waris untuk memberikan ucapan belasungkawa, juga memberitahukan tentang santunan jaminan kematian dari program BPJamsostek yang menjadi hak keluarga alm. Iwan P sebagai peserta BPJamsostek segmen BPU untuk pekerjaan sebagai atlet pelari," jelas Haryani. (put)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral