News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dibangun Tahun 1919, Jaringan Listrik di Lapas Madiun Diremajakan

Kalapas mengatakan, kondisi jaringan listrik di Lapas Madiun memang sudah tua, seusia bangunan lapas yang dibangun sejak 1919.
  • Reporter :
  • Editor :
Rabu, 22 September 2021 - 10:31 WIB
Lapas Madiun Remajakan Jaringan Listrik
Sumber :
  • Miftakhul Erfan

Madiun, Jawa Timur - Guna mengantisipasi terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban narapidana pasca-tragedi kebakaran di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Tangerang, Lapas Kelas 1 Madiun Jawa Timur, telah melakukan deteksi dini dengan peremajaan jaringan listrik di seluruh blok tahanan, yang diakui kondisinya sudah membahayakan.

“Untuk mengantisipasi kebakaran dan gangguan keamanan ketertiban, kita telah melakukan beberapa kegiatan deteksi dini. Seperti peremajaan jaringan listrik di seluruh blok tahanan yang memang usianya sudah tua seusia bangunan lapas,” kata Kepala Lapas Kelas 1 Madiun Asep Sutandar saat ditemui di Lapas Madiun, Selasa (21/9) kemarin.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kalapas mengatakan, kondisi jaringan listrik di Lapas Madiun memang sudah tua, seusia bangunan lapas yang dibangun sejak 1919. Dirinya telah meminta bantuan pihak PLN untuk mengganti seluruh kabel jaringan listrik di seluruh blok tahanan.

“Kita minta bantuan kepada PLN untuk mengaudit dan hasilnya memang sudah membahayakan. Kita juga telah perbarui semua termasuk buat pembagian arus listrik antar blok, sehingga nanti jika terjadi korsleting listrik di satu blok, maka blok yang lain tidak terganggu,” tambahnya.

Selain peremajaan jaringan listrik pihak lapas juga memberikan banyak kegiatan pelatihan kerja untuk menyalurkan hobi dan kreativitas para narapidana  di dalam lapas. Seperti, membatik, mebeler dan juga memproduksi aneka jajanan kue bagi napi wanita.

Bahkan hasil karya para napi ini laku di pasaran lokal Madiun, sehingga hasilnya langsung diberikan kepada napi untuk bisa dikirim kepada keluarga sebagai nafkah mereka.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Hobi saya dulu adalah tato, tapi disini diganti dengan membatik. Awalnya sulit tapi karena ikut pelatihan jadi lama lama bisa. Seneng ada kegiatan dilapas tidak jenuh,” kata Wayan John Lennon, napi kasus narkoba asal Bali yang menjadi kreator motif batik khas lapas Madiun.

Langkah ini dilakukan oleh Lapas Kelas 1 Madiun untuk menciptakan suasana di tempat ini kondusif dan kejiwaan para napi terkontrol, akibat tragedi kebakaran di lapas tangerang yang menewaskan puluhan narapidana. (Miftakhul Erfan/act)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT