News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mengenal Kota Ende, Tempat Soekarno Diasingkan dan Merenungkan Butir Butir Pancasila

Ende merupakan sebuah kabupaten yang terletak di Pulau Flores, provinsi Nusa Tenggara Timur. Kabupaten Ende  memiliki luas wilayah kurang lebih 2.067,75 km².
Rabu, 1 Juni 2022 - 07:48 WIB
Rumah Museum - Rumah tempat pengasinga Soekarno di Ende, Nusa Tenggara Timur
Sumber :
  • Tim tvOne

Ende, Nusa Tenggara Timur - Tanggal 1 Juni menjadi hari yang selalu diperingati masyarakat Indonesia sebagai Hari Lahir Pancasila. Di hari peringatan lahirnya ini, mari kita menengok ke masa lalu, tempat dimana Presiden Soekarno (Bung Karno) merenungkan butir butir Pancasila.

Tempat itu adalah Kota Ende, lokasi Bung Karno pernah diasingkan sebagai tahanan politik. Dirangkum dari laman resmi Cagar Budaya Kemendikbud, berikut sejarah singkat pengasingan Presiden Soekarno di Ende.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ende merupakan sebuah kabupaten yang terletak di Pulau Flores, provinsi Nusa Tenggara Timur. Kabupaten Ende  memiliki luas wilayah sekitar 2.067,75 km².

Pengasingan Ir. Soekarno bermula ketika ia menghadiri pertemuan politik di rumah Muhammad Husni Thamrin di Jakarta, pada Agustus 1933.

Ketika ia keluar dari rumah tersebut, Bung Karno ditangkap oleh seorang Komisaris Polisi kemudian dipenjarakan selama delapan bulan tanpa melalui proses pengadilan.

Kemudian, pada tanggal 28 Desember 1933, Gubernur Jenderal Pemerintah Kolonial Hindia Belanda, De Jonge, mengeluarkan surat keputusan pengasingan ke Ende untuk Soekarno. Hal tersebut dilakukan karena kegiatan politik Bung Karno dianggap membahayakan Pemerintah Kolonial Hindia Belanda.

Soekarno bersama keluarganya bertolak dari Surabaya menuju Flores menggunakan kapal barang KM van Riebeeck dan berlayar selama delapan hari hingga tiba di Pelabuhan Ende.

Ia dan keluarganya lalu dibawa ke rumah pengasingan yang terletak di Kampung Ambugaga, Kelurahan Kotaraja. Rumah yang digunakan adalah rumah milik Haji Abdullah Ambuwaru.

Di rumah pengasingan inilah Ir. Soekarno beserta istrinya Inggit Garnasih, mertuanya Ibu Amsi dan kedua anak angkatnya, Ratna Juami dan Kartika menghabiskan waktu mereka selama empat tahun.

Bung Karno tinggal di Ende sejak tahun 1934-1938. Selama masa pengasingannya, salah satu hal yang dikenang hingga saat ia merumuskan butir-butir Pancasila. Ia merenungkan cikal bakal Pancasila tersebut di bawah pohon sukun.

Lokasi pohon sukun tersebut berada sebuah taman sekitar 700 meter dari rumah pengasingan Bung Karno. Taman tersebut kini dikenal dengan nama Taman Renungan Bung Karno atau Taman Renungan Pancasila.

Pemikiran Soekarno tentang dasar Negara itulah yang kemudian dirumuskan oleh Panitia Sembilan menjadi Pancasila pada tahun 1945.

Kemudian pada tanggal 18 Oktober 1938, pengasingan Soekarno dipindah dari Ende ke Bengkulu.

Setelah Indonesia merdeka, tepatnya pada tahun 1951, Soekarno yang saat itu menjadi Presiden Republik Indonesia, mengunjungi Ende untuk pertama kalinya semenjak ia diasingkan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bung Karno menemui Haji Abdullah Ambuwaru dan meminta agar rumah tersebut dijadikan museum. Kemudian pada kesempatan kunjungan berikutnya tahun 1954, Presiden Soekarno meresmikan tersebut menjadi “Rumah Museum” pada tanggal 16 Mei 1954.

Kini rumah museum tersebut menjadi salah satu objek wisata di Kota Ende dan bisa dikunjungi oleh masyarakat umum. (Mzn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Trending: Volimania Tinggalkan Red Sparks Usai Coret Megawati, Jay Idzes Jadi Transfer Termahal Sassuolo, Profil Reno Munz

Trending: Volimania Tinggalkan Red Sparks Usai Coret Megawati, Jay Idzes Jadi Transfer Termahal Sassuolo, Profil Reno Munz

Jagat olahraga kembali diramaikan sejumlah kabar panas yang langsung menyita perhatian publik. Mulai dari soal Megawati Hangestri di voli hingga isu sepak bola.
Komentar 'Pedas' Dugaan Malapraktik di RS Muhammadiyah Medan, DPR RI: Karena Sikap Arogansi Dokter

Komentar 'Pedas' Dugaan Malapraktik di RS Muhammadiyah Medan, DPR RI: Karena Sikap Arogansi Dokter

Kasus dugaan malapraktik di RS Muhammadiyah Medan yang menyasar seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) bernama Mimi Maisyarah turut menyita perhatian publik.
Navigasi Produk dan Kenyamanan Jadi Fokus Pengembangan Toko Modern

Navigasi Produk dan Kenyamanan Jadi Fokus Pengembangan Toko Modern

Perkembangan pola konsumsi keluarga, khususnya bagi ibu dan anak, mendorong hadirnya konsep ritel yang tidak hanya berfokus pada penjualan produk, tetapi juga pengalaman berbelanja. 
Inter Milan Lakukan Transfer Cerdas, Amankan Manuel Akanji dari Man City dengan Harga Masuk Akal

Inter Milan Lakukan Transfer Cerdas, Amankan Manuel Akanji dari Man City dengan Harga Masuk Akal

Inter Milan kian dekat meresmikan status permanen Manuel Akanji dari Manchester City. Proses transfer bek Swiss tersebut hanya tinggal tahap administratif.
Kabar Baik Datang dari Dedi Mulyadi, Warga Miskin Jabar Kini Dapat Bersekolah Gratis di Sekolah Unggulan Industri

Kabar Baik Datang dari Dedi Mulyadi, Warga Miskin Jabar Kini Dapat Bersekolah Gratis di Sekolah Unggulan Industri

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi terus membuat terobosan kebijakan dalam menopang kesetaraan ekonomi bagi warganya.
Jemaah Haji Wajib Tahu, Ini Cara Aman Menyimpan Obat di Tengah Suhu Panas agar Tidak Rusak

Jemaah Haji Wajib Tahu, Ini Cara Aman Menyimpan Obat di Tengah Suhu Panas agar Tidak Rusak

Cuaca panas ekstrem saat ibadah haji bisa merusak obat. Simak cara aman menyimpan obat agar tetap efektif dan tidak berisiko bagi kesehatan jemaah.

Trending

Inter Milan Lakukan Transfer Cerdas, Amankan Manuel Akanji dari Man City dengan Harga Masuk Akal

Inter Milan Lakukan Transfer Cerdas, Amankan Manuel Akanji dari Man City dengan Harga Masuk Akal

Inter Milan kian dekat meresmikan status permanen Manuel Akanji dari Manchester City. Proses transfer bek Swiss tersebut hanya tinggal tahap administratif.
Navigasi Produk dan Kenyamanan Jadi Fokus Pengembangan Toko Modern

Navigasi Produk dan Kenyamanan Jadi Fokus Pengembangan Toko Modern

Perkembangan pola konsumsi keluarga, khususnya bagi ibu dan anak, mendorong hadirnya konsep ritel yang tidak hanya berfokus pada penjualan produk, tetapi juga pengalaman berbelanja. 
Kabar Baik Datang dari Dedi Mulyadi, Warga Miskin Jabar Kini Dapat Bersekolah Gratis di Sekolah Unggulan Industri

Kabar Baik Datang dari Dedi Mulyadi, Warga Miskin Jabar Kini Dapat Bersekolah Gratis di Sekolah Unggulan Industri

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi terus membuat terobosan kebijakan dalam menopang kesetaraan ekonomi bagi warganya.
Jemaah Haji Wajib Tahu, Ini Cara Aman Menyimpan Obat di Tengah Suhu Panas agar Tidak Rusak

Jemaah Haji Wajib Tahu, Ini Cara Aman Menyimpan Obat di Tengah Suhu Panas agar Tidak Rusak

Cuaca panas ekstrem saat ibadah haji bisa merusak obat. Simak cara aman menyimpan obat agar tetap efektif dan tidak berisiko bagi kesehatan jemaah.
DKI Jakarta Sibuk Tangkap Ikan Sapu-sapu, Dedi Mulyadi: Selama Ini Sudah Diambil Warga Jabar

DKI Jakarta Sibuk Tangkap Ikan Sapu-sapu, Dedi Mulyadi: Selama Ini Sudah Diambil Warga Jabar

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi tak mau kalah dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terkait kegiatan pembersihan ikan sapu-sapu.
Terpopuler Trend: Harta Kekayaan Dedi Mulyadi Bisa Berbagi Kepada Warga, hingga Permintaan KDM untuk Persib Bandung

Terpopuler Trend: Harta Kekayaan Dedi Mulyadi Bisa Berbagi Kepada Warga, hingga Permintaan KDM untuk Persib Bandung

Harta kekayaan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi suka berbagi kepada warga. Permintaan Kang Dedi Mulyadi (KDM) sebelum Gedung Sate jadi lokasi perayaan Persib
Volimania Indonesia Ramai-ramai Beralih Dukung Hillstate Usai Red Sparks Tak Pilih Megawati Hangestri untuk Isi Kuota Asia

Volimania Indonesia Ramai-ramai Beralih Dukung Hillstate Usai Red Sparks Tak Pilih Megawati Hangestri untuk Isi Kuota Asia

Penggemar voli Indonesia ramai-ramai ajak alihkan dukungan ke Hillstate setelah Red Sparks tidak memilih Megawati Hangestri untuk isi kuota pemain Asia V-League
Selengkapnya

Viral