Keren! Warga RT 11 Gandaria Utara Kembali Luncurkan Inovasi Baru untuk Lawan Curanmor, Dari Gerbang Pintar Kini ke GPS
- Ist
Jakarta, tvOnenews.com - Inovasi keamanan lingkungan berbasis teknologi digital kembali lahir dari tingkat warga. Setelah sukses dengan program Gerbang Pintar e-Gate 11, warga RT 11 Gandaria Utara Jakarta Selatan kini menghadirkan terobosan baru berupa pemasangan perangkat GPS pada kendaraan sebagai upaya mencegah pencurian kendaraan bermotor.
Ketua RT 11 RW 07 Gandaria Utara, Iptu Imam Basori, menjelaskan bahwa program ini merupakan pengembangan dari sistem e-Gate 11 berbasis kartu akses yang sebelumnya telah membantu menekan potensi kejahatan curanmor.
Dalam program terbaru ini, perangkat GPS akan dibagikan secara bertahap kepada warga, dengan alokasi dua unit setiap bulan untuk tiap kepala keluarga secara bergiliran.
Kebijakan ini diterapkan sebagai langkah antisipasi dini terhadap maraknya kasus pencurian kendaraan, khususnya di kawasan perkotaan.
“Setelah cluster luar yakni keamanan gerbang e-Gate 11, kami selanjutnya memaksimalkan ke cluster rumah yakni sistem keamanan kepada motor kendaraan warga. Kita gunakan dana operasional RT sebesar 2.5 juta untuk alokasi alat GPS tersebut. Harga GPS ini juga murah senilai 300 s.d 400 ribu, tapi bisa bermanfaat," tegas Imam Basori saat memberikan sambutan acara Halal Bihalal warga RT 11, dikutip Minggu (12/4/2026).
Pria yang akrab disapa Ibas itu menilai inovasi e-Gate 11 dan GPS 11 dapat menjadi contoh bagi lingkungan lain untuk lebih peduli terhadap sistem keamanan mandiri.
"Semoga inovasi ini bisa memberikan dampak positif serta manfaat nyata bagi seluruh warga, khususnya dalam menjaga keamanan lingkungan. Kembali lagi, dana operasional ini tujuannya adalah dari warga, oleh warga dan untuk warga," tambahnya
Ketua RT yang juga anggota Polisi ini menyampaikan apresiasi kepada warga atas kekompakan dan semangat gotong royong yang dinilai menjadi kunci lahirnya inovasi tersebut.
"Dengan hadirnya program GPS 11, warga RT 11 Gandaria Utara kembali menegaskan diri sebagai pelopor lingkungan berbasis keamanan dan solidaritas sosial di tingkat akar rumput," ucapnya.
Pada kesempatan yang sama, Kapolsek Metro Kebayoran Baru Nugrahadi Kusuma memberikan apresiasi atas inisiatif tersebut. Ia menilai program ini tidak hanya meningkatkan rasa aman warga, tetapi juga mendukung kinerja kepolisian dalam menjaga ketertiban wilayah.
“Kalau sudah terlindungi, warga jadi nyaman dan tenang. Ini juga membantu tugas kami di lapangan,” ujarnya.
Ia menambahkan, pelaksanaan program dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan, sehingga ke depan semakin banyak warga yang dapat merasakan perlindungan berbasis teknologi.
Penggunaan GPS juga dinilai efektif untuk mencegah kejahatan, baik pada malam maupun siang hari yang sering kali terabaikan.
Sementara itu, Ketua RW 07 Gandaria Utara, Sudarwo, menyampaikan apresiasi atas partisipasi aktif warga RT 11 yang dinilai menjadi contoh bagi wilayah lain.
“RT 11 kini menjadi yang terdepan dalam kegiatan masyarakat, khususnya dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan,” ungkapnya.
Ia turut mengajak warga untuk mempertahankan semangat kebersamaan demi menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.
Program ini menunjukkan bahwa kolaborasi antara masyarakat dan aparat mampu membangun sistem keamanan yang kuat, bahkan dari lingkup terkecil.
Selain memperkuat aspek keamanan, warga RT 11 juga mengembangkan ketahanan pangan mandiri. Dalam kesempatan yang sama, mereka menggelar kegiatan “Makan Bareng Bergizi” dengan menyajikan hasil budidaya sendiri, seperti ikan lele dan nila.
Kegiatan ini menjadi simbol nyata keberhasilan kolaborasi warga dalam menciptakan lingkungan yang tidak hanya aman, tetapi juga mandiri dalam pemenuhan pangan.
Load more