GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sepanjang 2025, Sejumlah Desa Jadi Target Penguatan Berdaya dan Mandiri

Astra Group terus memperkuat kontribusi sosial berbasis komunitas dengan mendampingi masyarakat desa dalam membangun fondasi pembangunan berkelanjutan.
Selasa, 30 Desember 2025 - 04:11 WIB
Sepanjang 2025, Sejumlah Desa Jadi Target Penguatan Berdaya dan Mandiri
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Astra Group terus memperkuat kontribusi sosial berbasis komunitas dengan mendampingi masyarakat desa dalam membangun fondasi pembangunan berkelanjutan. 

Sepanjang 2025, Astra melalui PT Astra International Tbk menitikberatkan pendekatan pada penguatan kapasitas, kemandirian serta optimalisasi potensi lokal desa agar mampu tumbuh secara inklusif dan berdaya saing.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Program pemberdayaan desa Astra Internasional dijalankan berlandaskan empat pilar utama dalam mengembangkan berbagai inisiatif sosial yang menyasar kebutuhan riil masyarakat desa di berbagai wilayah Indonesia.

Pendekatan tersebut diwujudkan melalui integrasi program unggulan yang berorientasi pada komunitas diantaranya adalah Semangat Astra Terpadu Untuk (SATU) Indonesia Awards sebagai wadah lahirnya penggerak perubahan, serta pendampingan berkelanjutan melalui Kampung Berseri Astra dan Desa Sejahtera Astra yang berfokus pada pengembangan desa secara menyeluruh.

Presiden Direktur Astra, Djony Bunarto Tjondro menegaskan bahwa pemberdayaan desa merupakan proses jangka panjang yang membutuhkan kolaborasi lintas pemangku kepentingan dan keberlanjutan pendampingan.

“Pemberdayaan desa merupakan sebuah perjalanan yang membutuhkan kemitraan jangka panjang. Astra hadir untuk mendampingi komunitas dalam memperkuat kapasitas, membuka akses, dan mengoptimalkan potensi lokal agar desa dapat tumbuh secara mandiri dan berkelanjutan," kata Djony kepada awak media, Jakarta, Senin (29/12/2025).

"Ketika masyarakat desa memiliki ruang untuk berinovasi dan berkembang, maka kontribusi sosial yang dihasilkan akan memberi dampak nyata bagi pembangunan bangsa, untuk hari ini dan masa depan Indonesia,” lanjutnya.

Hingga akhir 2025, program SATU Indonesia Awards telah memberikan apresiasi kepada 79 penerima tingkat nasional dan 713 penerima tingkat provinsi. 

Sejalan dengan penguatan ekosistem pemberdayaan masyarakat, peran generasi muda penerima SATU Indonesia Awards turut diintegrasikan ke dalam program Kampung dan Desa binaan Astra. 

Djony menekankan integrasi ini memungkinkan kolaborasi antara inovator muda dengan masyarakat desa dalam menciptakan dampak yang berkelanjutan.

"Program Desa Sejahtera Astra yang diluncurkan sejak 2018 melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah pusat dan daerah, perguruan tinggi, komunitas, start-up, hingga Kelompok Usaha Desa (KUD). Pengembangan desa binaan Astra difokuskan pada tiga klaster utama, yakni pertanian dan produk olahannya, kelautan dan perikanan, serta wisata, kriya, dan budaya," katanya.

Hingga akhir 2025, Desa Sejahtera Astra telah menjangkau lebih dari 210.426 penerima manfaat dengan total mendampingi lebih dari 1.515 kampung dan desa di sejumlah provinsi sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat desa dan aktivitas ekspor dengan nilai mencapai Rp411 miliar.

Pada pilar kesehatan, Astra Group mengembangkan berbagai inisiatif yang menyasar peningkatan kualitas kesehatan ibu, anak, remaja, serta masyarakat desa secara luas.

Sedangkan, pilar pendidikan, Astra Internasional memperkuat kualitas sumber daya manusia desa melalui pendekatan pembelajaran berbasis komunitas. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada pilar lingkungan, Astra terus memperkuat pemulihan ekosistem dan penerapan praktik berkelanjutan berbasis partisipasi masyarakat. 

Sementara itu, melalui pilar kewirausahaan, Astra Group mendorong penguatan ekonomi lokal berbasis potensi unggulan desa sekaligus memperluas akses pasar.(raa)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sesumbar Donald Trump Jika Dirinya Mati Kena Serangan Iran, Maka Ini yang Akan Dilakukan Amerika

Sesumbar Donald Trump Jika Dirinya Mati Kena Serangan Iran, Maka Ini yang Akan Dilakukan Amerika

Pernyataan lama Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali menjadi perbincangan hangat. Ucapan tersebut ramai dibahas ulang setelah serangan gabungan Amerika
Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Masjid Jami'e Darussalam di Jalan Kotabumi Ujung No. 23, Tanah Abang, Jakarta Pusat, menghadirkan konsep arsitektur berbeda dengan bentuk bangunan segitiga. 
Pihak Ibu Tiri Curiga Ayah Kandung Diduga Paksa Nizam Syafei Minum Air Mendidih

Pihak Ibu Tiri Curiga Ayah Kandung Diduga Paksa Nizam Syafei Minum Air Mendidih

​​​​​​​Kasus Nizam Syafei memanas, kuasa hukum ibu tiri curiga ayah kandung diduga paksa Nizam minum air mendidih. Acong Latif ungkap dugaan kekerasan.
Karier Mentereng di Korea dan Turki, Megawati Hangestri Blak-blakan soal Perbedaan Pembinaan Voli di Luar Negeri dan Indonesia

Karier Mentereng di Korea dan Turki, Megawati Hangestri Blak-blakan soal Perbedaan Pembinaan Voli di Luar Negeri dan Indonesia

Megawati Hangestri, yang memiliki pengalaman karier internasional di Korea dan Turki, ungkap perbedaan sistem pembinaan voli di luar negeri dibanding Indonesia.
Inginkan Rematch, Dricus du Plessis Klaim Sudah Temukan Celah Tumbangkan Khamzat Chimaev

Inginkan Rematch, Dricus du Plessis Klaim Sudah Temukan Celah Tumbangkan Khamzat Chimaev

Dricus du Plessis menyatakan siap menantang rematch melawan Khamzat Chimaev. Mantan juara kelas menengah UFC itu yakin telah menemukan kelemahan sang juara.
Bukan Tonali! Miralem Pjanic Sebut Sosok Ini Lebih Layak Diboyong Juventus

Bukan Tonali! Miralem Pjanic Sebut Sosok Ini Lebih Layak Diboyong Juventus

Mantan gelandang Juventus, Miralem Pjanic, menyarankan mantan klubnya untuk membidik Bernardo Silva pada bursa transfer musim panas mendatang jika gagal mengamankan tanda tangan Sandro Tonali.

Trending

Karier Mentereng di Korea dan Turki, Megawati Hangestri Blak-blakan soal Perbedaan Pembinaan Voli di Luar Negeri dan Indonesia

Karier Mentereng di Korea dan Turki, Megawati Hangestri Blak-blakan soal Perbedaan Pembinaan Voli di Luar Negeri dan Indonesia

Megawati Hangestri, yang memiliki pengalaman karier internasional di Korea dan Turki, ungkap perbedaan sistem pembinaan voli di luar negeri dibanding Indonesia.
Inginkan Rematch, Dricus du Plessis Klaim Sudah Temukan Celah Tumbangkan Khamzat Chimaev

Inginkan Rematch, Dricus du Plessis Klaim Sudah Temukan Celah Tumbangkan Khamzat Chimaev

Dricus du Plessis menyatakan siap menantang rematch melawan Khamzat Chimaev. Mantan juara kelas menengah UFC itu yakin telah menemukan kelemahan sang juara.
Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Masjid Jami'e Darussalam di Jalan Kotabumi Ujung No. 23, Tanah Abang, Jakarta Pusat, menghadirkan konsep arsitektur berbeda dengan bentuk bangunan segitiga. 
Pihak Ibu Tiri Curiga Ayah Kandung Diduga Paksa Nizam Syafei Minum Air Mendidih

Pihak Ibu Tiri Curiga Ayah Kandung Diduga Paksa Nizam Syafei Minum Air Mendidih

​​​​​​​Kasus Nizam Syafei memanas, kuasa hukum ibu tiri curiga ayah kandung diduga paksa Nizam minum air mendidih. Acong Latif ungkap dugaan kekerasan.
Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komdis Terbaru, Persib Bandung Dapat Sanksi Berat usai Kericuhan di ACL 2 Lawan Ratchaburi?

Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komdis Terbaru, Persib Bandung Dapat Sanksi Berat usai Kericuhan di ACL 2 Lawan Ratchaburi?

AFC merilis hasil sidang Komite Disiplin usai kericuhan laga Persib vs Ratchaburi di ACL 2. Apakah Maung Bandung dijatuhi sanksi? Ini keputusan resmi dari AFC.
Dulu Kiper Andalan Timnas Indonesia, Eks Pemain Arema FC Ini Kini Aktif Live di TikTok

Dulu Kiper Andalan Timnas Indonesia, Eks Pemain Arema FC Ini Kini Aktif Live di TikTok

Dulu jadi kiper andalan Timnas Indonesia, mantan pemain Arema FC ini kini aktif live di TikTok untuk berjualan keripik.
Siapa Sangka Takdir Megawati Hangestri Memang di Red Sparks: Dari Lawan Asian Games 2018 Menjadi Rekan Setim

Siapa Sangka Takdir Megawati Hangestri Memang di Red Sparks: Dari Lawan Asian Games 2018 Menjadi Rekan Setim

Menghadapi pemain Red Sparks sebagai lawan di Asian Games 2018. Pertemuan kembali seolah menegaskan perjalanan takdir yang mempertemukan Megawati Hangestri.
Selengkapnya

Viral