Perkembangan Pesat, Indonesia Jadi Indikator Bertumbuhnya E-Sports di Global
- Istimewa
Jakarta, tvOnenews.com - Kemajuan teknologi digital turut mendongkrak pertumbuhan E-Sports di Indonesia hingga banyak digandrungi kaum muda.
Esports World Cup (EWC) Foundation menilai Indonesia sebagai salah satu indikator utama yang mendorong pertumbuhan E-Sports global khususnya di segmen game mobile.
Chief Operating Officer (COO) EWC Foundation, Mike McCabe mengatakan dukungan ekosistem esports Indonesia mulai dari pemain, klub, hingga komunitas memberikan dampak signifikan terhadap cara Arab Saudi memandang lanskap E-Sports dunia.
“Bagi kami, Indonesia adalah mesin yang sangat penting dalam mendorong pertumbuhan esports secara global. Pasar Indonesia yang sangat kuat di mobile gaming berkontribusi besar terhadap peningkatan adopsi dan jumlah penonton di berbagai judul Esports World Cup,” kata McCabe dalam keterangnnya, Jakarta, Sabtu (13/12/2025).
Ia menilai dominasi E-Sports mobile di Indonesia sejalan dengan tren global.
Menurutnya ponsel merupakan perangkat gaming paling mudah diakses dan akan terus menjadi platform utama industri E-Sports ke depan.
Karena itu, EWC menghadirkan berbagai judul mobile besar seperti Free Fire, Mobile Legends, Bang Bang, hingga Honor of Kings dalam ajang EWC.
McCabe menegaskan pengembangan talenta muda menjadi pilar utama visi EWC Foundation. Ia mencontohkan keberhasilan pemain Indonesia berusia 15 tahun yang mampu menjuarai salah satu turnamen Free Fire terbesar tahun ini.
“Ini menunjukkan betapa kuatnya talenta muda Indonesia. Namun, kami tidak hanya fokus pada atlet, melainkan juga menciptakan jalur karier di seluruh ekosistem E-Sports mulai dari penyiaran, penyelenggaraan event, hingga industri kreatif dan pengembangan gim,” jelasnya.
Upaya tersebut sejalan dengan strategi nasional gaming dan esports Arab Saudi yang mencakup seluruh rantai industri video game, dari pengembangan seni, gameplay, hingga quality assurance, sekaligus membuka peluang karier jangka panjang bagi generasi muda.
EWC Foundation juga memberikan perhatian khusus pada pengembangan esports perempuan. McCabe menyebut kerja sama erat dengan Saudi Esports Federation dan publisher gim sebagai langkah strategis membangun ekosistem kompetitif yang inklusif.
“Tahun ini, tim perempuan Indonesia menjuarai MLBB Invitational. Itu pencapaian luar biasa dan bukti bahwa investasi jangka panjang di esports perempuan mulai membuahkan hasil,” ungkapnya.
Menurut McCabe, skala populasi, tingkat literasi teknologi, serta passion masyarakat terhadap gaming membuat Indonesia menonjol dibanding negara Asia Tenggara lainnya.
Ia menyebut Indonesia sebagai pasar yang 'melompat satu generasi' langsung menuju masa depan hiburan interaktif.
“Indonesia bukan hanya pasar besar, tetapi juga penggerak masa depan esports di kawasan,” ujarnya.
Dalam konteks Asia Tenggara, Indonesia dinilai berperan penting dalam membentuk infrastruktur esports, audiens, hingga lanskap sponsorship. Pengakuan pemerintah terhadap E-Sports sebagai cabang olahraga resmi juga disebut sebagai langkah maju yang signifikan.
Ke depan, EWC Foundation menaruh harapan besar pada Indonesia, termasuk dalam ajang Esports Nations Cup yang akan pertama kali digelar pada 2026.
“Saya melihat Indonesia berada dalam kondisi yang sangat baik untuk berkompetisi sebagai tim nasional. Kami sangat menantikan kehadiran Indonesia di Riyadh pada November 2026,” katanya.
Selain kompetisi, EWC Foundation melihat potensi besar kolaborasi dengan Indonesia di bidang media dan pembuatan konten. Tren co-streaming dan konten sosial yang berkembang pesat di Indonesia dinilai mampu menjembatani E-Sports dengan audiens hiburan arus utama.
“Indonesia memimpin dalam mengaburkan batas antara media tradisional dan media sosial. Banyak inovasi baru justru lahir dari sini, dan kami melihat potensi itu akan terus tumbuh,” pungkasnya. (raa)
Load more