GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kunjungan Presiden ke Rusia Dinilai Strategis untuk Perdamaian Global dan Ketahanan Pangan dan Energi

Di tengah sorotan publik mengenai waktu kunjungan kenegaraan Presiden Prabowo Subianto ke Rusia saat Indonesia menghadapi bencana di Sumatra, sejumlah pakar menilai langkah tersebut memiliki nilai strategis yang tidak bisa diabaikan.
Sabtu, 13 Desember 2025 - 21:27 WIB
Presiden RI Prabowo Subianto mengunjungi Aceh, Jumat (12/12/2025)
Sumber :
  • Istimewa

tvOnenews.com - Di tengah sorotan publik mengenai waktu kunjungan kenegaraan Presiden Prabowo Subianto ke Rusia saat Indonesia menghadapi bencana di Sumatra, sejumlah pakar menilai langkah tersebut memiliki nilai strategis yang tidak bisa diabaikan. Community Director Evident Institute, Algooth Putranto, menyatakan bahwa pertemuan dengan Presiden Vladimir Putin justru krusial untuk menyikapi eskalasi geopolitik global yang dapat berdampak langsung pada Indonesia.

“Kunjungan kenegaraan Presiden Prabowo menemui Presiden Putin memiliki nilai strategis di tengah kondisi geopolitik di Eropa Timur (Ukraina) dan Timur Tengah (Palestina),” ujar Algooth. Menurutnya, posisi Rusia yang sentral dalam kedua konflik tersebut menempatkan Indonesia pada peran penting untuk mendorong dialog dan resolusi damai.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Algooth, yang pernah mengunjungi Ukraina di tengah kondisi perang pada akhir 2023, menjelaskan bahwa eskalasi konflik di Ukraina menunjukkan tren yang meresahkan dan berpotensi mengganggu stabilitas global. “Konflik di Ukraina kini menunjukkan peningkatan eskalasi ke taraf yang meresahkan karena berpotensi mengulang terganggunya pasokan minyak dunia dan bahan pangan akibat saling serang kapal pengangkut di Laut Hitam,” jelasnya. Dalam konteks ini, dialog langsung dengan Rusia menjadi penting untuk mengamankan kepentingan nasional Indonesia, terutama terkait ketahanan pangan dan energi.

Selain itu, isu Palestina juga menjadi agenda utama. Algooth menekankan bahwa Indonesia memiliki tanggung jawab moral dan konstitusional untuk turut serta dalam upaya perdamaian. “Sementara, Palestina menjadi utang Indonesia untuk menghadirkan perdamaian sesegera mungkin,” katanya. Ia menambahkan bahwa Rusia, yang hingga kini enggan berpartisipasi aktif dalam resolusi damai PBB untuk Palestina, perlu terus didorong untuk mengambil peran yang lebih konstruktif.

Dalam kunjungan terbarunya ke Ukraina pada awal 2025, Algooth tidak hanya melakukan perjalanan jurnalistik, tetapi juga memenuhi undangan KBRI Kyiv untuk memberikan kuliah umum di sejumlah kampus di Ukraina. Pengalaman langsungnya di zona konflik memberikan perspektif mendalam tentang pentingnya peran diplomasi Indonesia dalam meredakan ketegangan global.

Menanggapi kritik terkait penanganan bencana di dalam negeri, Algooth menegaskan bahwa keduanya tidak bisa dipertentangkan. Menurutnya, penanganan bencana di Sumatra telah berjalan dengan baik di bawah koordinasi pemerintah pusat dan daerah, sehingga kehadiran Presiden di tingkat global untuk menjalankan misi diplomatik tidak mengurangi fokus pemerintah terhadap urusan domestik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kunjungan Presiden Prabowo tidak bisa secara langsung dikaitkan dengan kondisi di Sumatra yang sudah tertangani oleh Pemerintah Pusat dan Daerah,” tutupnya. 

Dengan demikian, kunjungan ini harus dilihat sebagai bagian dari upaya proaktif Indonesia dalam menjaga stabilitas global demi kepentingan nasional jangka panjang.(chm)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ketum PAN Zulhas Lontarkan Pesan Menohok ke Kadernya: Jadi Pejabat Jangan Sok

Ketum PAN Zulhas Lontarkan Pesan Menohok ke Kadernya: Jadi Pejabat Jangan Sok

Ketum PAN, Zulkifli Hasan yang akrab disapa Zulhas melontarkan pesan menohok untuk kadernya, terkait menjadi pejabat agar tidak sombong kepada rakyat.
Detik-detik Polda Metro Jaya Bekuk 3 Pria Ingin Edarkan Ganja 15,5 Kg

Detik-detik Polda Metro Jaya Bekuk 3 Pria Ingin Edarkan Ganja 15,5 Kg

Mencuat kabar terkait detik-detik Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya bekuk 3 pria yang ingin edarkan ganja 15,5 Kg pada Jumat (13/2/2026).
Lewat Program ENTREV, Pemerintah Genjot Penguatan Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional

Lewat Program ENTREV, Pemerintah Genjot Penguatan Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional

Pemerintah Indonesia terus memperkuat ekosistem kendaraan listrik melalui serangkaian program dan kebijakannya.
Pesulap Merah Akui Tak Selalu Dampingi Istri Saat Dirawat di Rumah Sakit, Ini Alasannya

Pesulap Merah Akui Tak Selalu Dampingi Istri Saat Dirawat di Rumah Sakit, Ini Alasannya

Pesulap Merah akui jarang mendampingi sang istri, Tika Mega Lestari, saat dirawat di rumah sakit. Ia ungkap alasan mengapa tak bisa selalu hadir.
Barcelona Dipermalukan 0-4, Alvaro Arbeloa Kirim Pesan Menohok ke Hansi Flick

Barcelona Dipermalukan 0-4, Alvaro Arbeloa Kirim Pesan Menohok ke Hansi Flick

Adu mulut tidak langsung antara pelatih Alvaro Arbeloa dan juru taktik Barcelona, Hansi Flick, menjadi sorotan usai kekalahan telak Blaugrana 0-4 dari Atletico Madrid di semifinal Copa del Rey.
PF dan UPER Teken 23 MoU Strategis Sekaligus, Misi Perluas Dampak Pendidikan hingga Keberlanjutan

PF dan UPER Teken 23 MoU Strategis Sekaligus, Misi Perluas Dampak Pendidikan hingga Keberlanjutan

23 kesepakatan yang diteken PF dan UPER ini melibatkan unsur pemerintah, perguruan tinggi, industri, hingga komunitas sebagai bagian dari penguatan kolaborasi lintas sektor.

Trending

Ketum PAN Zulhas Lontarkan Pesan Menohok ke Kadernya: Jadi Pejabat Jangan Sok

Ketum PAN Zulhas Lontarkan Pesan Menohok ke Kadernya: Jadi Pejabat Jangan Sok

Ketum PAN, Zulkifli Hasan yang akrab disapa Zulhas melontarkan pesan menohok untuk kadernya, terkait menjadi pejabat agar tidak sombong kepada rakyat.
Detik-detik Polda Metro Jaya Bekuk 3 Pria Ingin Edarkan Ganja 15,5 Kg

Detik-detik Polda Metro Jaya Bekuk 3 Pria Ingin Edarkan Ganja 15,5 Kg

Mencuat kabar terkait detik-detik Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya bekuk 3 pria yang ingin edarkan ganja 15,5 Kg pada Jumat (13/2/2026).
Lewat Program ENTREV, Pemerintah Genjot Penguatan Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional

Lewat Program ENTREV, Pemerintah Genjot Penguatan Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional

Pemerintah Indonesia terus memperkuat ekosistem kendaraan listrik melalui serangkaian program dan kebijakannya.
John Herdman Full Senyum Jelang FIFA Series 2026, "Si Anak Hilang" Timnas Indonesia Comeback sebagai Starter di Inggris

John Herdman Full Senyum Jelang FIFA Series 2026, "Si Anak Hilang" Timnas Indonesia Comeback sebagai Starter di Inggris

Elkan Baggott kembali starter bersama Ipswich Town. Comeback ini jadi kabar baik bagi pelatih Timnas Indonesia John Herdman jelang FIFA Series 2026 di SUGBK
FIFA Sudah Resmi ACC, 3 Pemain Keturunan Ini Berpotensi Jadi Senjata Mematikan Baru John Herdman di Timnas Indonesia

FIFA Sudah Resmi ACC, 3 Pemain Keturunan Ini Berpotensi Jadi Senjata Mematikan Baru John Herdman di Timnas Indonesia

Tiga pemain keturunan dikabarkan sudah mendapat ACC FIFA untuk dinaturalisasi Timnas Indonesia. Salah satunya kiper yang berpotensi jadi pesaing Paes dan Audero
Dibungkam Yolla Yuliana Cs, Pelatih Jakarta Pertamina Enduro Ungkap Biang Kerok Megawati Hangestri Cs Telan Kekalahan

Dibungkam Yolla Yuliana Cs, Pelatih Jakarta Pertamina Enduro Ungkap Biang Kerok Megawati Hangestri Cs Telan Kekalahan

Tim yang diperkuat Megawati Hangestri, Jakarta Pertamina Enduro, menelan pil pahit pada pertandingan perdana mereka pada seri ke-6 Proliga 2026 di Bojonegoro
Maarten Paes Gigit Jari, John Herdman Mulai Kepincut Kiper Arema untuk Gabung Timnas Indonesia?

Maarten Paes Gigit Jari, John Herdman Mulai Kepincut Kiper Arema untuk Gabung Timnas Indonesia?

Penampilan gemilang Adi Satryo bersama Arema FC di hadapan John Herdman membuka peluang kembali ke Timnas Indonesia. Akankah posisi Maarten Paes terancam?
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT