GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Siap Kerja di Jepang? Simak Tips dan Trik Masuk Dunia Kerja di Jepang, Cocok untuk Pengemudi dan SDM Logistik

Tips dan trik yang bisa menjadi pondasi awal sebelum memutuskan meniti karier di Jepang, terutama di sektor logistik dan transportasi. Kuasai keterampilan dasar
Minggu, 7 Desember 2025 - 00:34 WIB
Ilustrasi Siap Kerja di Jepang? Simak Tips dan Trik Masuk Dunia Kerja di Jepang, Cocok untuk Pengemudi dan SDM Logistik
Sumber :
  • Istockphoto

tvOnenews.com - Bekerja di Jepang kini menjadi salah satu tujuan terbesar bagi tenaga kerja Indonesia yang ingin mendapatkan penghasilan lebih tinggi sekaligus pengalaman profesional yang lebih disiplin dan terukur. 

Namun, peluang tersebut baru bisa diraih oleh mereka yang paham persyaratan teknis, budaya kerja, hingga standar keselamatan yang sangat dijunjung tinggi di negeri tersebut. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Agar prosesnya lebih mudah, berikut tips dan trik yang bisa menjadi pondasi awal sebelum memutuskan meniti karier di Jepang, terutama di sektor logistik dan transportasi.

Pertama, kuasai keterampilan dasar sesuai kebutuhan pekerjaan. Dalam bidang logistik dan mengemudi profesional, Jepang sangat menekankan kompetensi teknis dan sertifikasi resmi. Pelamar umumnya harus memiliki pelatihan dasar yang terstruktur, memahami prosedur keselamatan, dan mampu mengikuti standar operasional yang ketat. 

Sumber seperti Japan International Trainee & Skilled Worker Cooperation Organization (JITCO) juga menegaskan pentingnya pelatihan intensif bagi tenaga kerja asing agar dapat beradaptasi dengan sistem kerja Jepang yang presisi dan disiplin.

Kedua, tingkatkan kemampuan bahasa Jepang sejak dini. Minimal level JLPT N4 atau N3 biasanya menjadi syarat masuk terutama pada sektor logistik dan transportasi. Kemampuan ini tidak hanya untuk komunikasi, tetapi juga untuk memahami perintah, SOP keselamatan, serta instruksi teknis. 

Banyak lembaga pendidikan dan institusi kerja sama Jepang–Indonesia yang kini menyediakan program bahasa untuk calon pekerja migran.

Ketiga, persiapkan kesehatan fisik dan mental. Profesi pengemudi, baik kendaraan barang maupun transportasi publik, sangat menuntut stamina, fokus, dan kondisi fisik yang stabil. 

Panduan dari World Health Organization (WHO) menegaskan bahwa pekerja migran wajib menjalani pemeriksaan kesehatan lengkap, termasuk tes penglihatan, pendengaran, dan kebugaran fisik, demi mengurangi potensi kecelakaan kerja.

Kesempatan untuk bekerja di Jepang kini semakin terbuka lebar seiring adanya kolaborasi strategis antara Indonesia dan Jepang. Salah satu inisiatif besar yang mendukung hal ini adalah kerja sama antara TDG, Institut STIAMI, dan Indonesia Research Institute Japan (IRIJ) dalam penyelenggaraan Indonesia Logistic & Driver Symposium 2025 di Jakarta. 

Melansir dari berbagai sumber, simposium bertema “Empowering Safe & Skilled Drivers to Drive Indonesia’s Logistic Future” ini menyoroti pentingnya peningkatan kompetensi pengemudi untuk menjawab kebutuhan industri logistik, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Dibuka oleh Rektor Institut STIAMI, Prof. Dr. Hj. Sylviana Murni, S.H., M.Si., CEO TDG Koichi Kato, dan CEO IRIJ Albertus Prasetyo Heri Nugroho. Hadir pula Wakil Menteri Ketenagakerjaan RI, Dr. Afriyansyah Noor, M.Si., yang menegaskan bahwa pengemudi harus menjadi pilar utama efisiensi logistik di Indonesia. 

Keynote lainnya disampaikan oleh Wakil Menteri Perhubungan RI, Komjen Pol. (Purn.) Drs. Suntana, M.Si., yang mengungkapkan fakta penting: “hanya sekitar 83.000 pengemudi yang memiliki sertifikasi B3”, sementara mayoritas pengemudi angkutan barang belum tersertifikasi. 

Kondisi ini meningkatkan risiko kecelakaan dan menghambat arus logistik nasional sehingga peningkatan standar pelatihan dan pengawasan menjadi mendesak. Dalam sesi diskusi panel, Direktur Utama TransJakarta Welfion Yuza menguraikan struktur profesi pengemudi transportasi publik, implementasi Public Service Obligation (PSO), hingga rencana pengembangan armada listrik. 

Dari sisi akademik, Dr. Degdo Suprayitno, S.E., Ketua Program Studi Manajemen Logistik Institut STIAMI, menegaskan perlunya kurikulum yang selaras dengan industri serta kerja sama dengan SMK dan perguruan tinggi.

Sementara itu, CEO TDG Koichi Kato dan Country Manager TDG Toshihiko Iseki membahas tingginya kebutuhan tenaga pengemudi di Jepang dan standar keselamatan yang telah diterapkan secara global. Mereka memperkenalkan pelatihan berstandar Jepang yang dapat diterapkan di Indonesia sebagai jembatan menuju peluang kerja di negeri tersebut.

Siap Kerja di Jepang Simak Tips dan Trik Masuk Dunia Kerja di Jepang, Cocok untuk Pengemudi dan SDM Logistik
Siap Kerja di Jepang Simak Tips dan Trik Masuk Dunia Kerja di Jepang, Cocok untuk Pengemudi dan SDM Logistik
Sumber :
  • Ist

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

TDG juga menyerahkan hibah satu unit kendaraan pelatihan kepada Institut STIAMI sebagai bentuk dukungan jangka panjang untuk program pelatihan pengemudi profesional. Ajang ini turut dihadiri kementerian, asosiasi logistik, industri transportasi, akademisi, dan bahkan diliput media Jepang seperti Jakarta Shimbun.

Melalui pameran program pelatihan, budaya Jepang, hingga peluang studi dan karier, ajang ini menegaskan bahwa kerja sama Indonesia, Jepang sedang memasuki babak baru. Dengan skill yang tepat, sertifikasi lengkap, dan kesiapan mental serta kesehatan, pekerja Indonesia, khususnya di bidang logistik dan transportasi—memiliki peluang besar untuk berkarier hingga level global. (udn)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ketum PAN Zulhas Lontarkan Pesan Menohok ke Kadernya: Jadi Pejabat Jangan Sok

Ketum PAN Zulhas Lontarkan Pesan Menohok ke Kadernya: Jadi Pejabat Jangan Sok

Ketum PAN, Zulkifli Hasan yang akrab disapa Zulhas melontarkan pesan menohok untuk kadernya, terkait menjadi pejabat agar tidak sombong kepada rakyat.
Detik-detik Polda Metro Jaya Bekuk 3 Pria Ingin Edarkan Ganja 15,5 Kg

Detik-detik Polda Metro Jaya Bekuk 3 Pria Ingin Edarkan Ganja 15,5 Kg

Mencuat kabar terkait detik-detik Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya bekuk 3 pria yang ingin edarkan ganja 15,5 Kg pada Jumat (13/2/2026).
Lewat Program ENTREV, Pemerintah Genjot Penguatan Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional

Lewat Program ENTREV, Pemerintah Genjot Penguatan Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional

Pemerintah Indonesia terus memperkuat ekosistem kendaraan listrik melalui serangkaian program dan kebijakannya.
Pesulap Merah Akui Tak Selalu Dampingi Istri Saat Dirawat di Rumah Sakit, Ini Alasannya

Pesulap Merah Akui Tak Selalu Dampingi Istri Saat Dirawat di Rumah Sakit, Ini Alasannya

Pesulap Merah akui jarang mendampingi sang istri, Tika Mega Lestari, saat dirawat di rumah sakit. Ia ungkap alasan mengapa tak bisa selalu hadir.
Barcelona Dipermalukan 0-4, Alvaro Arbeloa Kirim Pesan Menohok ke Hansi Flick

Barcelona Dipermalukan 0-4, Alvaro Arbeloa Kirim Pesan Menohok ke Hansi Flick

Adu mulut tidak langsung antara pelatih Alvaro Arbeloa dan juru taktik Barcelona, Hansi Flick, menjadi sorotan usai kekalahan telak Blaugrana 0-4 dari Atletico Madrid di semifinal Copa del Rey.
PF dan UPER Teken 23 MoU Strategis Sekaligus, Misi Perluas Dampak Pendidikan hingga Keberlanjutan

PF dan UPER Teken 23 MoU Strategis Sekaligus, Misi Perluas Dampak Pendidikan hingga Keberlanjutan

23 kesepakatan yang diteken PF dan UPER ini melibatkan unsur pemerintah, perguruan tinggi, industri, hingga komunitas sebagai bagian dari penguatan kolaborasi lintas sektor.

Trending

Ketum PAN Zulhas Lontarkan Pesan Menohok ke Kadernya: Jadi Pejabat Jangan Sok

Ketum PAN Zulhas Lontarkan Pesan Menohok ke Kadernya: Jadi Pejabat Jangan Sok

Ketum PAN, Zulkifli Hasan yang akrab disapa Zulhas melontarkan pesan menohok untuk kadernya, terkait menjadi pejabat agar tidak sombong kepada rakyat.
Detik-detik Polda Metro Jaya Bekuk 3 Pria Ingin Edarkan Ganja 15,5 Kg

Detik-detik Polda Metro Jaya Bekuk 3 Pria Ingin Edarkan Ganja 15,5 Kg

Mencuat kabar terkait detik-detik Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya bekuk 3 pria yang ingin edarkan ganja 15,5 Kg pada Jumat (13/2/2026).
Lewat Program ENTREV, Pemerintah Genjot Penguatan Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional

Lewat Program ENTREV, Pemerintah Genjot Penguatan Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional

Pemerintah Indonesia terus memperkuat ekosistem kendaraan listrik melalui serangkaian program dan kebijakannya.
John Herdman Full Senyum Jelang FIFA Series 2026, "Si Anak Hilang" Timnas Indonesia Comeback sebagai Starter di Inggris

John Herdman Full Senyum Jelang FIFA Series 2026, "Si Anak Hilang" Timnas Indonesia Comeback sebagai Starter di Inggris

Elkan Baggott kembali starter bersama Ipswich Town. Comeback ini jadi kabar baik bagi pelatih Timnas Indonesia John Herdman jelang FIFA Series 2026 di SUGBK
FIFA Sudah Resmi ACC, 3 Pemain Keturunan Ini Berpotensi Jadi Senjata Mematikan Baru John Herdman di Timnas Indonesia

FIFA Sudah Resmi ACC, 3 Pemain Keturunan Ini Berpotensi Jadi Senjata Mematikan Baru John Herdman di Timnas Indonesia

Tiga pemain keturunan dikabarkan sudah mendapat ACC FIFA untuk dinaturalisasi Timnas Indonesia. Salah satunya kiper yang berpotensi jadi pesaing Paes dan Audero
Dibungkam Yolla Yuliana Cs, Pelatih Jakarta Pertamina Enduro Ungkap Biang Kerok Megawati Hangestri Cs Telan Kekalahan

Dibungkam Yolla Yuliana Cs, Pelatih Jakarta Pertamina Enduro Ungkap Biang Kerok Megawati Hangestri Cs Telan Kekalahan

Tim yang diperkuat Megawati Hangestri, Jakarta Pertamina Enduro, menelan pil pahit pada pertandingan perdana mereka pada seri ke-6 Proliga 2026 di Bojonegoro
Maarten Paes Gigit Jari, John Herdman Mulai Kepincut Kiper Arema untuk Gabung Timnas Indonesia?

Maarten Paes Gigit Jari, John Herdman Mulai Kepincut Kiper Arema untuk Gabung Timnas Indonesia?

Penampilan gemilang Adi Satryo bersama Arema FC di hadapan John Herdman membuka peluang kembali ke Timnas Indonesia. Akankah posisi Maarten Paes terancam?
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT