News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mahasiswa Wajib Tahu! Tips Memilih Laptop Berkualitas Sesuai Budget di Era Teknologi Canggih Tanpa Bikin Dompet Boncos

Bagi mahasiswa, memilih laptop yang tepat menjadi keputusan penting agar proses belajar tidak terganggu. Memahami kebutuhan, spesifikasi minimal, hingga opsi
Rabu, 3 Desember 2025 - 23:33 WIB
Ilustrasi Mahasiswa Wajib Tahu! Tips Memilih Laptop Berkualitas Sesuai Budget di Era Teknologi Canggih Tanpa Bikin Dompet Boncos
Sumber :
  • Istockphoto

tvOnenews.com - Di tengah kebutuhan pembelajaran modern yang semakin bergantung pada teknologi, laptop bukan lagi barang pelengkap bagi mahasiswa, melainkan kebutuhan utama. 

Hampir semua aktivitas akademik, mulai dari mengerjakan tugas, riset, rapat daring, hingga mengakses platform pembelajaran, membutuhkan perangkat yang memadai. Karena itu, memilih laptop yang tepat menjadi keputusan penting agar proses belajar tidak terganggu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, kebutuhan tersebut seringkali berbenturan dengan realitas anggaran mahasiswa. Harga perangkat baru yang terus meningkat membuat banyak pelajar harus berpikir dua kali sebelum membeli. 

Untuk itu, mahasiswa perlu memahami cara memilih laptop yang sesuai kebutuhan akademik tetapi tetap ramah di kantong. Memahami kebutuhan, spesifikasi minimal, hingga mempertimbangkan opsi laptop terkurasi menjadi bagian dari strategi yang dapat membantu mahasiswa tetap produktif tanpa harus mengeluarkan biaya besar.

Di era berkembangnya teknologi, pasar laptop kini jauh lebih beragam. Ada perangkat yang fokus pada performa, ada yang unggul di daya tahan baterai, ada pula yang menawarkan harga ekonomis dengan performa memadai. 

Di tengah banyaknya pilihan ini, mahasiswa harus lebih cermat agar tidak salah pilih. Memahami dasar-dasar sebelum membeli dapat menjadi langkah awal untuk mendapatkan perangkat yang tepat dan efisien.

Melansir dari berbagai sumber, berikut 5 tips memilih laptop berkualitas tanpa bikin dompet boncos:

Tips 1: Tentukan Kebutuhan Akademik Terlebih Dahulu

Mahasiswa seringkali salah kaprah dengan membeli laptop hanya karena tampilan menarik atau sedang populer. Padahal, kebutuhan setiap jurusan berbeda.
* Mahasiswa teknik, arsitektur, atau desain memerlukan laptop dengan prosesor minimal Core i5/i7 atau Ryzen 5/7, RAM 16 GB, dan GPU yang kuat.
* Mahasiswa sosial, ekonomi, hukum, atau pendidikan biasanya cukup dengan prosesor entry-level seperti Core i3/Ryzen 3 dan RAM 8 GB.
* Untuk mahasiswa kreatif seperti penyunting video atau pembuat konten, kapasitas penyimpanan dan performa grafis menjadi kunci.

Dengan memahami kebutuhan utama, mahasiswa dapat menghindari pengeluaran berlebih sekaligus memastikan laptop mampu menjalankan aplikasi yang dibutuhkan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tips 2: Perhatikan Spesifikasi Minimal untuk Kuliah Modern

Selain menyesuaikan dengan jurusan, ada standar minimal yang disarankan agar laptop nyaman digunakan dalam jangka panjang.
Beberapa di antaranya:

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi tegur kontraktor yang bangun gedung memakan jalan provinsi tanpa IMB. Proyek harus dibongkar, ia sebut kontraktor ‘Bapak Pelit'. Simak beritanya!
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak besok, 10 April 2026, untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Panduan strategi finansial harian.
Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, membeberkan kondisi terkini timnya jelang laga lawan Bali United pada pekan ke-27 BRI Super League 2025-2026.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.

Trending

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 10 April 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Panduan harian agar keputusan uang lebih bijak dan strategis.
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Seorang pemain timnas memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi. Hal ini seiring dengan larangan bermain di Liga Belanda.
Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung imbas temuan dugaan abaikan aturan pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) tanpa KTP pemilik pertama.
Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Seorang pemain timnas telah memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi usai kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026. Hal ini bisa berimplikasi kepada ketersediaannya di FIFA Matchday.
Selengkapnya

Viral