News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Belajar Mengajar Kini Makin Canggih: Visual Learning Bisa Bantu Anak Lebih Mudah Pahami Materi di Sekolah

Pendekatan visual learning juga membuat siswa lebih terlibat selama proses belajar. Guru dapat memperkaya metode penyampaian, mulai dari pemutaran eksperimen sains
Sabtu, 22 November 2025 - 22:38 WIB
Ilustrasi Belajar Mengajar Kini Makin Canggih: Visual Learning Bisa Bantu Anak Lebih Mudah Pahami Materi
Sumber :
  • Istockphoto

tvOnenews.com - Di banyak sekolah berstandar internasional, penggunaan TV di ruang kelas sudah menjadi bagian dari metode belajar sehari-hari. Mulai dari level pra-sekolah hingga SMA, perangkat visual ini membantu guru menyampaikan materi dengan cara yang lebih interaktif dan mudah dicerna. 

Anak-anak usia dini, misalnya, lebih cepat memahami konsep warna, bentuk, atau angka ketika ditampilkan melalui video edukasi yang menarik. Sementara di jenjang menengah, tayangan dokumenter, simulasi, hingga animasi pembelajaran menjadi pelengkap efektif untuk materi yang sulit dijelaskan secara lisan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pendekatan visual learning juga membuat siswa lebih terlibat selama proses belajar. Guru dapat memperkaya metode penyampaian, mulai dari pemutaran rekaman eksperimen sains, penjelasan konsep matematika berbasis animasi, hingga video interaktif yang mendorong diskusi kelas. 

Melansir dari berbagai sumber, banyak sekolah internasional di berbagai negara bahkan mengintegrasikan materi pembelajaran berbasis TV dengan kurikulum digital mereka, sehingga anak-anak terbiasa melihat konsep abstrak menjadi lebih konkret melalui tampilan visual.

Tren yang sama kini semakin banyak diterapkan di sekolah-sekolah Indonesia. Selain karena kebutuhan pembelajaran yang berkembang, perangkat visual seperti TV membantu sekolah menjangkau sumber belajar yang lebih luas, termasuk konten edukasi daring, video pembelajaran internasional, hingga tayangan budaya dunia. 

Dengan pendekatan seperti ini, ruang kelas tidak lagi terbatas oleh papan tulis, tetapi berubah menjadi jendela yang memungkinkan siswa melihat dunia lebih luas.

Dalam semangat mendorong pembelajaran visual yang lebih modern, TCL Indonesia bersama Electronic City menggelar acara simbolis penyerahan TV sebagai bagian dari program kontribusi sosial bertajuk “Ber-Layar Meraih Cita-Cita.” 

Program ini menandai distribusi 200 unit TV LED 43 inci kepada lebih dari 150 sekolah publik terpilih di wilayah Jabodetabek dan Kalimantan. Acara penyerahan pertama digelar di SDN 08 Ragunan, Jakarta Selatan.

“Program ini adalah wujud terima kasih kami atas dukungan setia pelanggan terhadap penjualan TV premium 85 inci dan 98 inci kami yang eksklusif di Electronic City. Kami percaya bahwa ketika bisnis kami sukses, kami harus memberikan kembali kepada masyarakat,” ujar Mr. Evan Tang, CEO TCL Indonesia.

Keberhasilan penjualan TV berlayar besar tersebut telah mendapat pengakuan melalui dua penghargaan Electronic City Award, yakni kategori The Smart Growth dan The Smartest Category TV Ultra Big Screen. 

Menurutnya, pembelajaran visual adalah salah satu bentuk kontribusi penting bagi sekolah-sekolah yang membutuhkan.

Di sisi lain, Electronic City menyebut program ini sebagai bagian dari komitmen mereka mendukung perkembangan teknologi dalam dunia pendidikan.

 “Ini merupakan langkah konkrit untuk mendukung pengenalan teknologi dalam sistem pembelajaran bagi anak-anak Indonesia,” ujar Lyvia Mariana, Direktur Utama PT Electronic City Indonesia, Tbk. Kolaborasi ini dapat terus memberikan manfaat nyata bagi sekolah dan masyarakat.

Tema ini dipilih untuk menggambarkan peran visual dalam membantu anak-anak belajar dan bermimpi lebih besar. “Kami memilih tema ini karena kami percaya pada kekuatan pembelajaran visual. ‘Ber-Layar’ adalah tentang ‘berlayar’ dengan layar baru ini. TV ini adalah jendela untuk melihat seluruh dunia,” jelas Mr. William, TV Product Manager TCL Indonesia.

Dengan hadirnya TV ini, siswa dapat menikmati bentuk pembelajaran yang lebih variatif, mulai dari video edukasi berkualitas, tayangan eksperimen, konten budaya global, hingga sumber belajar daring. Pendekatan visual dipercaya membantu siswa memahami konsep lebih cepat sekaligus meningkatkan minat belajar.

Inisiatif ini juga selaras dengan misi TCL Indonesia, “Inspire Greatness,” serta visi Electronic City untuk “Light Up Your Moment.” TV yang disalurkan diharapkan dapat mendukung inovasi kelas, memberi dampak positif terhadap cara siswa menerima informasi, dan membuka peluang baru dalam proses pembelajaran.

Belajar Mengajar Kini Makin Canggih Visual Learning Bisa Bantu Anak Lebih Mudah Pahami Materi
Belajar Mengajar Kini Makin Canggih Visual Learning Bisa Bantu Anak Lebih Mudah Pahami Materi
Sumber :
  • Istockphoto

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Secara keseluruhan, program ini hadir sebagai bentuk kontribusi nyata bagi pendidikan nasional. Dengan pembelajaran visual yang lebih mudah diakses, generasi muda Indonesia diharapkan dapat memperoleh pengalaman belajar yang lebih kaya, relevan, dan inspiratif, serta semakin percaya diri dalam meraih cita-cita mereka.  (udn)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ratusan Ton Sampah 3 Daerah di Sulsel Diubah Jadi Energi Listrik

Ratusan Ton Sampah 3 Daerah di Sulsel Diubah Jadi Energi Listrik

Ratusan ton sampah dari tiga daerah di Provinsi Sulawesi Selatan yakni Kota Makassar, Kabupaten Gowa, dan Kabupaten Maros akan diolah menjadi tenaga listrik
Final Four Proliga 2026: Nizar Zulfikar Beberkan Kunci Kemenangan Bhayangkara Presisi atas Garuda Jaya

Final Four Proliga 2026: Nizar Zulfikar Beberkan Kunci Kemenangan Bhayangkara Presisi atas Garuda Jaya

Kapten Jakarta Bhayangkara Presisi, Nizar Zulfikar, menilai performa timnya saat mengalahkan Jakarta Garuda Jaya berjalan cukup optimal.
Mabes Polri Kirim 148 Personel Gabungan ke Papua Tengah: Penguatan Keamanan dan Harkamtibmas

Mabes Polri Kirim 148 Personel Gabungan ke Papua Tengah: Penguatan Keamanan dan Harkamtibmas

Mabes Polri mengirim 148 personel gabungan ke Provinsi Papua Tengah dalam rangka penguatan pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas). 
Warga Lampung Kaget, Benda Bercahaya Bak Roket Melintas di Langit Malam Hari

Warga Lampung Kaget, Benda Bercahaya Bak Roket Melintas di Langit Malam Hari

Warga Lampung kaget dengan adanya penampakan benda bercahaya misterius bak roket melintasi di atas langit saat malam hari di Provinsi Lampung. 
Pembangunan IKN Dongkrak Permintaan Rumah di Balikpapan

Pembangunan IKN Dongkrak Permintaan Rumah di Balikpapan

Bank Indonesia (BI) memperkirakan permintaan rumah di Balikpapan, Kalimantan Timur, berpotensi meningkat pada 2026, seiring dengan kelanjutan pembangunan
aespa Challenge Kata Bahasa Indonesia, Niat Beli Nasi Padang dan Martabak Usai Konser

aespa Challenge Kata Bahasa Indonesia, Niat Beli Nasi Padang dan Martabak Usai Konser

Girl band bersutan SM Entertainment ini bahkan melakukan tantangan alias challenge untuk menyebutkan beberapa kata dalam Bahasa Indonesia di tengah konser mereka, 2025-26 aespa LIVE TOUR SYNK: aeXIS LINE in Jakarta. 

Trending

Dampak Konflik Timur Tengah, Harga BBM Naik, Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Selama Sebulan

Dampak Konflik Timur Tengah, Harga BBM Naik, Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Selama Sebulan

Pakistan pada hari Jumat menggratiskan transportasi umum di ibu kotanya, Islamabad, selama satu bulan, sebagai langkah pemerintah untuk meringankan beban kenaik
aespa Challenge Kata Bahasa Indonesia, Niat Beli Nasi Padang dan Martabak Usai Konser

aespa Challenge Kata Bahasa Indonesia, Niat Beli Nasi Padang dan Martabak Usai Konser

Girl band bersutan SM Entertainment ini bahkan melakukan tantangan alias challenge untuk menyebutkan beberapa kata dalam Bahasa Indonesia di tengah konser mereka, 2025-26 aespa LIVE TOUR SYNK: aeXIS LINE in Jakarta. 
Timnas Indonesia Terpopuler: Lama-lama Proyek Naturalisasi Gagal, Media Vietnam Heran dengan PSSI, hingga Jadwal Garuda 2026

Timnas Indonesia Terpopuler: Lama-lama Proyek Naturalisasi Gagal, Media Vietnam Heran dengan PSSI, hingga Jadwal Garuda 2026

Rangkuman 3 berita Timnas Indonesia terpopuler: ancaman proyek naturalisasi, sorotan media Vietnam soal Paspoorgate, hingga jadwal lengkap Garuda tahun 2026.
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Belum Lama Sampai di Inggris, Menit Bermain Elkan Baggott Bersama Timnas Indonesia Disorot Ipswich Town

Belum Lama Sampai di Inggris, Menit Bermain Elkan Baggott Bersama Timnas Indonesia Disorot Ipswich Town

Baru beberapa hari kembali ke Inggris, Ipswich Town justru soroti menit bermain yang diberikan pelatih John Herdman untuk Elkan Baggott bersama Timnas Indonesia
Bung Ropan Mulai Curiga dengan PSSI, Jangan-jangan Timnas Indonesia akan Lawan Negara Ini di FIFA Matchday Juni

Bung Ropan Mulai Curiga dengan PSSI, Jangan-jangan Timnas Indonesia akan Lawan Negara Ini di FIFA Matchday Juni

Bung Ropan memberikan prediksinya soal lawan yang akan dihadapi Timnas Indonesia untuk FIFA Matchday yang berlangsung di bulan Juni. Kira-kira siapakah lawannya
Erick Thohir Isyaratkan Timnas Indonesia akan Main di FIFA Matchday Juni 2026, 4 Negara Ini Jadi Kandidat Kuat Lawan Pasukan John Herdman?

Erick Thohir Isyaratkan Timnas Indonesia akan Main di FIFA Matchday Juni 2026, 4 Negara Ini Jadi Kandidat Kuat Lawan Pasukan John Herdman?

PSSI tengah berburu lawan ideal untuk Timnas Indonesia di FIFA Matchday 1-9 Juni 2026. Ada Italia, Serbia, hingga tim Asia Tenggara yang siap uji mental Garuda.
Selengkapnya

Viral